Cardiocom

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Penggunaan

Untuk apa cardiocom digunakan?

Cardiocom merupakan salah satu merek dari obat minum yang berbentuk tablet salut selaput. Obat ini mengandung irbesartan sebagai salah satu bahan aktif utamanya. Irbesartan termasuk ke dalam kelas obat angiotensin II receptor antagonists. 

Kelas obat ini bekerja dengan cara menghalangi kerja zat alami tertentu di dalam tubuh yang dapat mempersempit pembuluh darah. Dengan begitu, kelas obat-obatan ini dapat memudahkan darah untuk mengalir di dalam tubuh dan jantung akan memompa darah lebih efisien.

Fungsi utama dari obat ini adalah untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan melindungi kondisi ginjal pada pasien penderita diabetes yang mengalami kehilangan protein. Sebagai obat resep, obat ini tidak bisa Anda dapatkan secara bebas di apotek.

Bagaimana cara penggunaan cardiocom?

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat menggunakan cardiocom:

  • Dokter biasanya akan menentukan dosis untuk Anda. Dosis ini ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi kesehatan dan bagaimana Anda merespon pengobatan menggunakan obat ini.
  • Anda boleh menggunakan obat ini baik sebelum maupun sesudah makan.
  • Sebaiknya, Anda menggunakan obat ini di waktu yang sama setiap hari.
  • Anda tidak boleh berhenti menggunakan obat hingga waktu yang telah ditentukan oleh dokter, bahkan saat Anda merasa kondisi Anda telah membaik.
  • Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Anda disarankan agar tidak meninggalkan dosis penggunaan.
  • Saat menggunakan obat ini, Anda disarankan untuk mengonsumsi banyak cairan atau minuman yang tidak mengandung kafein.

Bagaimana cara penyimpanan cardiocom?

Selain penggunaan, Anda juga harus memahami cara menyimpan obat ini, agar obat tidak mudah rusak. Ada tata aturan yang harus Anda ikuti, seperti:

  • Sebaiknya obat ini disimpan di tempat dengan suhu ruang. Tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas kurang baik untuk obat ini.
  • Anda juga tidak disarankan untuk menyimpan obat ini di tempat yang terlalu lembap, contohnya di dalam kamar mandi.
  • Jauhkan obat ini dari tempat yang mudah membuatnya terpapar sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Jauhkan pula obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Obat ini sebaiknya tidak disimpan di dalam freezer, apalagi hingga membeku.
  • Irbesartan, kandungan bahan aktif obat ini, tersedia dalam berbagai merek. Belum tentu merek obat yang berbeda-beda memiliki aturan penyimpanan yang sama.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi atau jika obat telah kedaluwarsa, sudah saatnya Anda untuk membuang obat. Jangan mencampurkan sampah obat dengan sampah rumah tangga lainnya.

Jangan pula menyiramkan obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet. Apabila Anda tidak yakin bagaimana cara membuang obat ini, Anda boleh bertanya kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang sampah obat yang baik dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dewasa untuk cardiocom?

Dosis dewasa untuk tekanan darah tinggi

  • Dosis awal: 150 miligram (mg) yang diminum satu kali sehari, setiap hari.
  • Dosis maksimum: 300 miligram (mg) yang digunakan satu kali sehari, setiap hari.

Dosis dewasa untuk kerusakan ginjal akibat penyakit diabetes

  • Dosis perawatan: 300 mg yang digunakan satu kali sehari, setiap hari.

Bagaimana dosis anak-anak untuk cardiocom?

Dosis penggunaan obat ini untuk anak-anak masih belum ditentukan. Jika Anda ingin memberikan obat ini kepada anak, Anda harus mengetahui apakah obat ini aman atau tidak untuk anak. Jika Anda tidak mengetahuinya, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter. Jangan menggunakan obat ini sembarangan.

Dalam dosis apa cardiocom tersedia?

Cardiocom tersedia dalam bentuk kapsul tablet salut selaput dengan kekuatan 300 mg.

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan cardiocom?

Pada umumnya, semua penggunaan berbagai obat-obatan memang memiliki risiko efek samping. Biasanya, gejala yang timbul adalah kondisi kesehatan; ringan hingga berat. Saat menggunakan obat ini, Anda juga harus berhati-hati dengan risiko efek sampingnya.

Risiko efek samping ringan yang mungkin terjadi, termasuk:

  • Pusing kepala, khususnya saat mengubah posisi dari duduk menjadi berdiri maupun dari tidur menjadi duduk atau berdiri.
  • Diare
  • Heartburn, atau sensasi seperti terbakar di bagian dada
  • Tubuh mudah merasa lelah tanpa sebab

Namun, Anda tidak perlu merasa khawatir karena efek samping yang tergolong ringan ini akan mereda seiring berjalannya waktu. Hanya saja, jika kondisi ini tidak membaik atau justru memburuk, Anda sebaiknya menghubungi dokter.

Sementara itu, ada juga efek samping yang cukup serius, meski lebih jarang terjadi. Di antaranya:

  • Dada terasa sakit
  • Kepala terasa amat sangat sakit
  • Reaksi alergi yang biasanya ditandai dengan kesulitan bernapas hingga muncul bentol-bentol di sekitar tubuh.

Kondisi ini cukup mengkhawatirkan, jadi tak heran jika Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter dan mendapatkan perawatan medis.

Peringatan & Pencegahan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan cardiocom?

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat ini, ada baiknya jika Anda memahami beberapa hal berikut ini:

  • Penggunaan obat ini dapat menyebabkan reaksi alergi seperti kesulitan bernapas, pembengkakan pada tenggorokan dan lidah, serta bentol-bentol yang bermunculan.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap cardiocom atau bahan aktif utamanya, yaitu irbesartan.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, zat pengawet, zat pewarna, dan hewan peliharaan.
  • Beri tahu dokter segala jenis obat yang Anda gunakan, mulai dari obat resep, obat nonresep, multivitamin, suplemen makan, dan obat herbal. Salah satunhya adalah aliskiren.
  • Beri tahu dokter semua riwayat kesehatan Anda, mulai dari diabetes atau masalah ginjal.

Apakah cardiocom aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa obat ini dapat menimbulkan efek yang berbahaya pada ibu hamil, menyusui, dan bayi. Namun, obat ini sudah masuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut Food and Drugs Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C= Mungkin berisiko,
  •     D= Ada bukti positif dari risiko,
  •     X= Kontraindikasi,
  •     N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan cardiocom?

Interaksi antar obat mungkin saja terjadi jika ada dua obat yang digunakan dalam waktu yang bersamaan. Dalam hal ini, cardiocom juga dapat berinteraksi dengan berbagai obat-obatan lain.

Interaksi yang terjadi bisa meningkatkan risiko efek samping penggunaan salah satu atau kedua obat, atau justru mengubah cara kerja obat. Tetapi, ada juga interaksi yang mungkin menjadi alternatif pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Oleh karena itu, penting untuk Anda memberi tahu segala jenis obat yang Anda gunakan agar dokter dapat membantu Anda menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan cardiocom, termasuk:

  • Advil (ibuprofen)
  • Aspir 81 (aspirin)
  • aspirin
  • codeine
  • ibuprofen
  • lithium
  • Lyrica (pregabalin)
  • Viagra (sildanefil)

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan cardiocom?

Obat-obat tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi pada waktu makan atau saat memakan jenis makanan tertentu karena dapat terjadi interaksi. Mengonsumsi alkohol atau produk yang berasal dari tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi. Diskusikan dengan ahli kesehatan Anda untuk penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau produk yang berasal dari tembakau.

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan cardiocom?

Selain obat dan makanan, kondisi kesehatan yang terdapat di dalam tubuh Anda juga dapat berinteraksi dengan cardiocom. Interaksi yang terjadi mungkin meningkatkan efek samping penggunaan, namun bisa juga justru memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Beri tahu dokter segala jenis kondisi kesehatan yang Anda miliki agar dokter bisa menentukan apakah obat ini aman atau tidak untuk Anda gunakan. Berikut adalah kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan cardiocom:

  • Diabetes
  • Angioedema
  • Hipotensi
  • Hiperkalemia
  • Masalah ginjal
  • Gangguan liver

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan jika melewatkan satu dosis?

Jika Anda melupakan satu dosis penggunaan obat, segera minum dosis yang terlewat saat Anda ingat. Namun, jika waktu sudah terlambat dan sudah memasuki waktu untuk menggunakan dosis berikutnya, lupakan dosis yang terlewat dan gunakan dosis obat berikutnya sesuai jadwal. Jangan pernah menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: April 20, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 31, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca