Bacbutol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/12/2019 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Untuk apa bacbutol digunakan?

Bacbutol adalah obat tablet minum yang mengandung bahan aktif ethambutol. Ethambutol merupakan antibiotik yang berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab tuberkulosis (TB)Mycobacterium tuberculosis.

Maka itu, Bacbutol dipakai sebagai salah satu obat dalam pengobatan pasien TB. Tak haya untuk mengatasi infeksi bakteri, obat ini juga berfungsi untuk mencegah menyebarkan penyebaran bakteri TB ke orang lain. Obat ini biasanya digunakan sebagai obat tambahan atau obat pendamping terapi pengobatan tuberkulosis paru-paru. 

Obat ini termasuk obat resep sehingga Anda harus mendapat resep dari dokter jika ingin menggunakan obat ini. 

Bagaimana cara penggunaan bacbutol?

Obat ini digunakan dengan cara seperti berikut: 

  • Anda boleh mengonsumsi obat ini pada saat perut kosong atau sudah terisi makanan. Tetapi, obat ini dapat menyebabkan nyeri perut. Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsinya setelah makan. 
  • Jika Anda juga mengonsumsi antasida saat mengonsumsi obat ini, minum bacbutol 4 jam sebelum Anda mengonsumsi antasida. 
  • Dosis yang diberikan oleh dokter disesuaikan dengan usia, berat badan, kondisi kesehatan, dan respon Anda terhadap pengobatan. 
  • Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, konsumsi obat ini dengan jarak waktu yang tepat. Agar Anda tidak mudah lupa dalam mengonsumsi obat ini, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari. 
  • Tetap gunakan obat ini hingga masa waktu penggunaan yang telah ditentukan oleh dokter habis. Jangan berhenti menggunakan obat ini sekalipun Anda merasa kondisi Anda sudah jauh lebih baik karena hal ini akan mengembalikan penyakit Anda seperti semula. 
  • Lakukan pengecekan darah secara rutin dengan dokter Anda. 
  • Ikuti tes mata yang telah diinstruksikan oleh dokter Anda. 
  • Jangan sampai ketinggalan dosis penggunaan obat. 

Bagaimana cara penyimpanan bacbutol?

Bacbutol disimpan dengan cara sebagai berikut: 

  • Jangan meletakkan obat ini di sebuah tempat yang lembap. 
  • Jangan pula meletakkannya di tempat yang mudah terpapar cahaya atau sinar matahari langsung. 
  • Obat ini sebaiknya diletakkan di tempat dengan suhu ruangan. 
  • Hindari meletakkan obat ini di dalam kamar mandi, karena kamar mandi adalah tempat yang lembap. 
  • Jangan pula menyimpan dan membekukannya di dalam freezer. 
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 
  • Tidak semua ethambutol memiliki aturan penyimpanan obat yang sama, mungkin merek lain dari obat ini memiliki cara penyimpanan yang berbeda. 

Jika obat ini sudah tidak digunakan lagi, lakukan hal-hal berikut untuk membuang obat: 

  • Jangan membuang obat ini di saluran pembuangan air atau di toilet. 
  • Jika Anda tidak tahu cara membuang obat ini, tanyakan kepada apoteker atau petugas instansi pembuangan sampah setempat yang lebih mengetahui cara yang baik dan aman untuk membuang sampah obat. 

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis bacbutol untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk tuberkulosis aktif

Pasien yang belum pernah menjalani perawatan sebelumnya: 15 miligram (mg)/kilogram (kg) berat badan diminum sekali sehari. 

Pasien yang sudah pernah menjalani perawatan sebelumnya: 

  • Dosis awal: 25 mg/kg berat badan diminum setiap satu kali sehari dan dilakukan selama 2 bulan (60 hari). 
  • Dosis perawatan: 15 mg/kg berat badan diminum sekali sehari. 

Berapa dosis bacbutol untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk tuberkulosis aktif

Untuk remaja usia 13 tahun ke atas yang belum pernah menjalani perawatan sebelumnya:  15 mg/kg berat badan diminum sekali sehari 

Untuk remaja yang sudah pernah menjalani perawatan sebelumnya: 

  • Dosis awal: 25 mg/kg berat badan diminum sekali sehari dan dilakukan selama 60 hari. 
  • Dosis perawatan: 15 mg/kg berat badan diminum sekali sehari. 

Dalam dosis apa bacbutol tersedia?

Tablet: 250 mg, 500 mg

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi bacbutol?

Ada beberapa efek samping yang umum terjadi dan tidak terlalu mengkhawatirkan. Artinya, efek samping ini akan menghilang dengan sendirinya, seperti: 

  • Kehilangan nafsu makan
  • Perut terasa sakit
  • Muntah
  • Tangan dan kaki mati rasa

Namun, jika efek samping di atas tidak kunjung hilang dan justru bertambah semakin parah, Anda mungkin harus menghubungi dokter Anda. Sementara itu, efek samping lain yang cukup berbahaya dan mungkin muncul adalah sebagai berikut: 

  • Pandangan mata buram
  • Ketidak mampuan melihat warna merah dan hijau 
  • Terjadi perubahan pada pandangan mata Anda
  • Ruam kulit
  • Kulit terasa gatal
  • Berhalusinasi
  • Pembengkakan 
  • Demam atau tubuh menggigil
  • Sakit tenggorokan

Peringatan & Pencegahan

Apa hal yang harus diketahui sebelum menggunakan bacbutol?

Hal yang harus Anda lakukan sebelum menggunakan bacbutol antara lain: 

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap bacbutol atau bahan aktif utamanya, ethambutol, dan bahan-bahan lain yang terdapat di dalam obat. Jika Anda tidak tahu apa saja bahan lain tersebut, tanyakan kepada apoteker atau baca di kemasan obat. 
  • Beri tahu dokter jika Anda mengalami alergi terhadap obat-obatan lain, makanan, zat pewarna, zat pengawet, atau hewan. 
  • Beri tahu dokter jika mata Anda sedang dalam keadaan bengkak. 
  • Beri tahu dokter jika terdapat perubahan pada pandangan mata Anda. 
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit ginjal, peradangan sendi akibat kadar asam urat yang tinggi (artritis gout) maupun penyakit mata seperti katarak.
  • Jangan berikan obat ini kepada anak di bawah usia 13 tahun. 

Apa bacbutol aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui?

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C oleh US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A: Tidak berisiko,
  •     B: Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C: Mungkin berisiko,
  •     D: Ada bukti positif dari risiko,
  •     X: Kontraindikasi,
  •     N: Tidak diketahui

Sementara, obat ini masih belum diketahui apakah akan keluar dari Air Susu Ibu (ASI). Jika Anda hendak menggunakannya, pastikan bahwa Anda telah berdiskusi dengan dokter mengenai manfaat dan risiko penggunaan obat.

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan bacbutol?

Ada 103 jenis obat-obatan lain yang dapat berinteraksi dengan bacbutol. Namun, di antaranya adalah jenis obat-obatan yang harus dihindari untuk digunakan bersamaan dengan bacbutol.

Hal ini disebabkan interaksi yang mungkin terjadi antara bacbutol dengan obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping obat atau mengubah cara kerja obat. Obat-obatan tersebut adalah: 

  • bcg
  • cholera vaccine
  • leflunomide
  • lomitapide
  • mipomersen
  • teriflunomide
  • typhoid vaccine
  • vigabatrin

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan bacbutol?

Belum diketahui dengan pasti apakah ada makanan tertentu yang dapat berinteraksi dengan bacbutol. Namun, konsumsi makanan sehat dan hindari mengonsumsi alkohol terlalu banyak karena hal ini mungkin dapat menimbulkan interaksi dengan bacbutol saat dikonsumsi. 

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan bacbutol?

Bacbutol dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan di dalam tubuh Anda. Ada empat jenis kondisi kesehatan yang mungkin berinteraksi, di antaranya adalah: 

  • Optic neuritis, yaitu peradangan pada saraf optik atau saraf mata. 
  • Gangguan liver 
  • Gagal ginjal
  • Hiperurisemia, yaitu kondisi di mana pasien mengalami kelebihan kadar asam urat di dalam darah. 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan jika saya melewatkan satu dosis obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin dosis yang terlupa. Namun bila ternyata saat Anda hendak mengonsumsi dosis yang terlupa, waktu sudah menunjukkan untuk mengonsumsi dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis penggunaan obat tanpa sepengetahuan dan seizin dokter Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyakit TBC Bisa Kambuh, Ini Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    Penyakit tuberkulosis (TBC) tidak hanya sulit diobati, tapi juga berisiko muncul kembali. Lalu, bagaimana cara mencegah agar TBC tidak kambuh?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Kesehatan Pernapasan, TBC 04/01/2020 . Waktu baca 6 menit

    Kenali Perbedaan Penyakit TBC Pada Anak dan Orang Dewasa

    Penyakit tuberkulosis (TBC) pada anak sedikit berbeda dengan TBC pada orang dewasa dalam beberapa aspek. Lantas, apa saja perbedaan tersebut?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Batuk, Health Centers 01/08/2019 . Waktu baca 4 menit

    Apa Akibatnya Jika Diabetesi Terjangkit Tuberkulosis (TBC)?

    Diabetes melitus dan tuberkulosis (TBC) merupakan dua penyakit berbeda, tapi ternyata saling berhubungan dan memengaruhi. Bagaimana?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Ivena
    Diabetes, Health Centers 11/07/2019 . Waktu baca 4 menit

    TB MDR (TBC Resistan Obat)

    TB MDR adalah kondisi di mana seseorang dengan TB bisa menjadi kebal obat sehingga sulit sembuh. Apa penyebab seseorang mengalami resistansi obat TBC?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Kesehatan Pernapasan, TBC 09/05/2019 . Waktu baca 12 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat alami tbc herbal atau tradisional

    Berbagai Macam Pengobatan Alami untuk Mengatasi Gejala TBC

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    olahraga untuk pasien tuberkulosis

    Bantu Masa Penyembuhan, Berikut Pilihan Olahraga Aman untuk Pasien TBC

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 7 menit
    mencegah tbc

    Tips Sederhana Terhindar dari Penyebaran dan Penularan TBC

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 24/03/2020 . Waktu baca 4 menit
    perawatan pasien tbc di rumah

    Panduan Merawat Orang yang Menderita Tuberkulosis di Rumah

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020 . Waktu baca 5 menit