Amfetamin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/04/2020
Bagikan sekarang

Kegunaan Amfetamin

Untuk apa obat amfetamin?

Amfetamin adalah obat yang digunakan untuk menangani gangguan narkolepsi, attention deficit disorder with hyperactivity (ADHD), penyakit Parkinson, dan obesitas.

Amfetamin adalah stimulan kuat yang bekerja memengaruhi sistem saraf pusat untuk meningkatkan kadar dopamin dalam otak. Dopamin adalah zat kimia yang dikaitkan dengan rasa senang, tenang, dan bahagia.

Obat amfetamin hanya tersedia dengan resep dokter dan harus digunakan dengan sangat hati-hati. Orang yang diresepkan obat amfetamin juga harus diawasi secara ketat oleh dokter karena obat ini berpotensi tinggi menyebabkan kecanduan.

Bagaimana aturan minum obat amfetamin?

Minum obat amfetamin sesuai yang diresepkan dokter. Ikuti semua petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan atau resep. Jangan menambahkan dosis atau mengonsumsi lebih lama dari yang dianjurkan dokter.

Apabila gejala tak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter.

Bagaimana cara menyimpan obat amfetamin?

Amfetamin adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan obat amfetamin dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi atau membekukan.

Merek lain dari obat amfetamin mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda.

Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis amfetamin untuk orang dewasa?

Konsultasikan dosis yang tepat dengan dokter. Dosis obat amfetamin berbeda-beda disesuaikan dengan usia, tingkat keparahan penyakit, riwayat medis, serta kondisi pasien secara menyeluruh.

Amfetamin hanya tersedia lewat resep dokter. Pastikan Anda meminumnya dengan hati-hati sesuai petunjuk dokter. Anda juga akan diawasi lebih ketat karena obat ini berpotensi tinggi menyebabkan kecanduan.

Bagaimana dosis amfetamin untuk anak-anak?

Konsultasikan dengan dokter terkait dosis yang harus diberikan untuk anak-anak.

Dalam dosis apakah obat amfetamin tersedia?

Sediaan dosis obat amfetamin adalah tablet 5 mg dan 10 mg.

Efek Samping

Apa efek samping obat amfetamin yang mungkin terjadi?

Beberapa efek samping paling umum dari penggunaan obat amfetamin adalah:

  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Gugup
  • Gelisah
  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Kram perut
  • Diare atau sembelit
  • Nafsu makan menurun
  • Penurunan berat badan
  • Insomnia
  • Tremor

Efek samping obat ini mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat amfetamin?

Amfetamin sangat rentan disalahgunakan. Obat ini juga berpotensi tinggi menyebabkan kecanduan.

Oleh karena itu sebelum minum obat amfetamin, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan segala manfaat dan risiko dari obat amfetamin.

Beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan obat amfetamin adalah:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi atau gejala tidak biasa setelah menggunakan obat ini atau obat-obatan lainnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit kardiovaskuler, termasuk serangan jantung, stroke, hipertensi, diabetes, dan lain sebagainya.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit ginjal dan hati.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengalami masalah psikologis gangguan bipolar, atau depresi berat.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit kejang dan sindrom Tourette.
  • Beri tahu dokter tentang semua obat yang sedang Anda konsumsi, termasuk vitamin, suplemen, dan herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah menggunakan narkoba atau kecanduan alkohol.
  • Obat ini dapat memberikan efek mengantuk. Jadi, hindari mengendarai kendaraan bermotor atau mengoperasikan mesin setelah Anda mengonsumsi obat.
  • Obat ini tidak untuk digunakan dalam jangka panjang.

Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dokter mungkin akan memberikan informasi yang lebih lengkap, termasuk dosis, keamanan, serta interaksi obat ini. Simak dengan baik semua informasi yang dijelaskan dokter agar pengobatan yang Anda lakukan berjalan secara optimal.

Apakah obat amfetamin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan amfetamin untuk ibu hamil dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, yang setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah obat amfetamin dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat amfetamin tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Adakah obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan obat amfetamin?

Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus di mana obat bisa diminum serentak jika ada interaksi.

Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis atau melakukan beberapa pencegahan. Beri tahu petugas kesehatan profesional bila Anda minum obat dengan atau tanpa resep.

Beberapa obat yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat amfetamin adalah:

Mungkin ada pula obat lain yang berinteraksi dengan amfetamin yang belum disebutkan. Pastikan Anda memberi tahu dokter atau apoteker terkait semua obat yang sedang dikonsumsi, baik obat resep, nonresep, vitamin, maupun produk herbal.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan ketika waktu makan atau dibarengi dengan makanan tertentu.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan tenaga medis yang menangani Anda.

Apa saja kondisi yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • Aterosklerosis
  • Hipertensi
  • Serangan jantung
  • Aritmia
  • Kardiomiopati
  • Gangguan bipolar
  • Kejang
  • Gangguan hati dan ginjal
  • Stroke
  • Depresi berat
  • Pasien dengan riwayat penyalahgunaan narkoba
  • Pasien dengan riwayat kecanduan alkohol

Mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Tidak Hanya untuk Fisik, Puasa Juga Memiliki Manfaat Psikologis

    Puasa menyebabkan banyak perubahan fisiologis, biokimiawi, dan metabolisme dalam tubuh, juga memberikan ragam manfaat kesehatan psikologis.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Hari Raya, Ramadan 10/05/2020

    5 Alasan Seseorang Memiliki Ketertarikan Fisik pada Orang Lain

    Banyak tips untuk meningkatkan ketertarikan pasangan pada penampilan fisik. Namun, apa sebetulnya yang membuat seseorang tertarik pada pasangannya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Seks & Asmara 05/05/2020

    Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengatasi Patah Hati?

    Mengatasi patah hati adalah hal yang kompleks. Ada harapan yang pupus dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab. Begini cara mengatasinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

    Tips Mengajari Anak ADHD agar Mau Minum Obat

    Menyuruh anak yang memiliki kondisi ADHD untuk minum obat memang butuh perhatian khusus, berikut hal yang bisa dilakukan untuk membantunya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    minyak esensial untuk meredakan stres

    Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
    penyebab tidur berlebihan

    Terus Mengantuk dan Ingin Tidur, Ini Berbagai Penyebab Anda Tidur Berlebihan

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    Bunuh diri covid-19

    Kasus Bunuh Diri Selama Pandemi dan Cara Mencegahnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020