Alogliptin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kegunaan

Untuk apa obat Alogliptin?

Alogliptin adalah obat untuk mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini tidak digunakan sebagai terapi obat untuk diabetesi tipe 1 dan diabetes ketoasidosis. Konsumsi Alogliptin dengan diimbangi diet dan latihan fisik akan memberikan hasil yang maksimal pada kontrol gula darah. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Alogliptin bekerja dengan meningkatkan jumlah substansi alami dalam tubuh yang disebut dengan inkretin. Inkretin berperan dalam kontrol gula darah dengan cara meningkatkan pelepasan jumlah insulin, terutama setelah makan. Inkretin juga menurunkan jumlah gula yang diproduksi oleh hati Anda.

Aturan pakai Alogliptin

Alogliptin merupakan obat oral yang biasanya dikonsumsi satu kali dalam sehari. Minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap harinya, sebelum ataupun setelah makan. Minumlah sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter Anda, jangan menguranginya atau menambahnya. Jika Anda merasa lebih baik setelah minum ini, tetap lanjutkan proses pengobatannya sampai dokter Anda menyatakan untuk menghentikannya. Namun, jika Anda merasa bertambah buruk, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk diabetes. Itu sebabnya, Alogliptin merupakan obat yang mengontrol diabetes, bukan menyembuhkan. Selalu minta saran pada ahli dokter Anda ketika hendak mengambil keputusan terkait konsumsi obat ini. Jangan mengonsumsinya tanpa pengawasan dari dokter.

Jangan lupa untuk terus memantau gula darah Anda dan menginformasikan kepada dokter. Dengan begitu, dokter Anda akan mengetahui sejauh mana keberhasilan pengobatan yang dijalani. Menginformasikan kondisi kadar gula darah juga dapat membantu Anda dan dokter Anda menentukan rencana pengobatan selanjutnya.

Cara Menyimpan Obat Alogliptin

Keadaan paling baik untuk menyimpan obat alogliptin adalah dengan meletakkannya pada suhu ruang. Hindari menyimpan obat ini di tempat yang lembap. Jauhkan alogliptin dari panas dan cahaya matahari langsung.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Dosis yang dianjurkan untuk penggunaan Alogliptin adalah 25 mg sekali dalam satu hari. Obat ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan antidiabetic agents lainnya.

Efek Samping

Efek samping akibat konsumsi Alogliptin

Mengonsumsi obat ini dapat memengaruhi kadar gula dalam darah Anda. Efek sampingnya juga dapat meliputi hipoglikemia dan hiperglikemia. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai antisipasi pengobatan yang diperlukan. Efek samping lainnya yang mungkin dibawa oleh Alogliptin adalah pankreatitis. Segera minta bantuan medis darurat jika Anda mendapati gejala berikut:

  • Sakit pada perut bagian atas yang menjalar sampai ke punggung
  • Mual dan muntah, kehilangan selera makan, dan degup jantung cepat
  • Kelelahan
  • Mata dan kulit yang menguning

Reaksi alergi yang serius pada penggunaan obat ini diketahui jarang terjadi, meski begitu segera hubungi bantuan medis jika Anda mendapati gejala reaksi alergi yang serius, seperti ruam, gatal, bengkak terutama pada daerah wajah/lidah/tenggorokan), kelemahan yang parah, dan masalah dalam bernapas.

Peringatan dan Pencegahan

Sebelum mengonsumsi Alogliptin, waspadailah riwayat alergi obat yang Anda miliki. Diskusikan dengan dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki, seperti masalah ginjal, gagal jantung, masalah hati, atau pankreatitis.

Anda mungkin mengalami pandangan kabur, lemas, dan badan gemetar karena penurunan atau peningkatan gula darah. Untuk itu, sebaiknya hindari mengemudi setelah mengonsumsi obat ini sebelum Anda mengetahui bagaimana cara kerja obat ini terhadap diri Anda.

Sebelum melakukan operasi, termasuk operasi gigi, informasikan kepada dokter atau dokter gigi Anda mengenai seluruh produk pengobatan yang Anda gunakan, termasuk obat-obatan yang diresepkan dan obat-obatan herbal.

Amankah jika digunakan untuk ibu hamil dan menyusui?

Studi yang dilakukan pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin, namun belum ada penelitian terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan). Obat ini juga belum diketahui apakah berpengaruh pada ASI atau tidak bagi ibu menyusui. Konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda tengah hamil atau menyusui dalam kondisi harus mengontrol gula darah.

Interaksi

Penggunaan obat diabetes golongan sulfonilurea (seperti metformin), thiazolidinedione (pioglitazone), dan insulin meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat?

Kenali tanda-tanda hipoglikemia dan cara menanganinya. Dalam keadaan darurat karena overdosis, segeralah meminta bantuan darurat medis (119).

Apa yang harus saya lakukan jika melewatkan jadwal minum obat?

Konsumsilah obat ini sesegera mungkin setelah Anda mengingatnya. Namun, apabila waktunya sudah terlalu dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya, abaikan jadwal yang telah terlewat dan lanjutkan jadwal minum obat pada saat yang telah Anda tentukan. Jangan meminum dosis yang terlewat secara bersamaan dengan jadwal minum obat selanjutnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Tips Panjang Umur Jika Anda Menderita Diabetes

Diabetes dulu disebut "penyakit orang tua" karena banyak menyerang orang-orang usia senja. Tapi sekarang lebih banyak penderita diabetes yang mati muda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Diabetes, Health Centers 14/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Panduan Tepat Merawat Anak yang Mengidap Diabetes

Menghadapi diabetes pada anak tentu tidak mudah. Namun, tak berarti mustahil dilakukan. Simak dulu 4 tips cerdas saat mengasuh anak dengan diabetes berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Diabetes, Health Centers 13/11/2019 . Waktu baca 7 menit

Efek Samping Obat Fenitoin (Phenytoin), Obat Kejang yang Biasa Diresepkan Dokter

Obat phenytoin (fenitoin) biasanya digunakan untuk mengatasi kejang akibat penyakit epilepsi. Namun, mungkinkan obat fenitoin menimbulkan efek samping?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/09/2019 . Waktu baca 5 menit

3 Gejala Paling Khas Diabetes Insipidus yang Perlu Diwaspadai

Mengenali gejala khasnya sejak dini bisa jadi cara efektif untuk mencegah komplikasi diabetes insipidus di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat prostat

Obat-obatan yang Bisa Digunakan untuk Mengatasi Penyakit Prostat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 8 menit
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit
jenis obat sirup yang harus dikocok

Mengapa Obat Sirup Harus Dikocok Sebelum Diminum?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . Waktu baca 4 menit
minum obat dengan air dingin

Bolehkah Minum Obat dengan Air Dingin? Apakah Ada Dampaknya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit