Nama Generik: Tizanidine Merek: Myores, Phardex, Sirdalud, Zitanid dan Tizacom.

Penggunaan

Untuk apa Tizanidine?

Tizanidine adalah obat dengan fungsi untuk mengobati kejang-kejang pada otot yang disebabkan oleh kondisi tertentu (seperti multiple sclerosis, cedera tulang belakang). Obat ini bekerja dengan mengendurkan otot.

Dosis tizanidine dan efek samping tizanidine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Tizanidine?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum obat ini sesuai petunjuk dokter, biasanya 6 sampai 8 jam.

Dosis ditentukan berdasarkan kondisi medis, respon terhadap pengobatan, dan obat-obatan lain yang Anda gunakan. Pastikan untuk memberi tahu dokter Anda dan apoteker mengenai produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep/non-resep, dan produk herbal). Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter Anda akan memberikan dosis yang rendah pada awal pengobatan dan secara perlahan dosis Anda akan dinaikkan. Ikuti instruksi dokter Anda. Jangan minum lebih dari 36 miligram dalam satu hari atau lebih dari 3 dosis dalam jangka waktu 24 jam.

Tubuh Anda akan menyerap obat ini secara berbeda tergantung Anda meminumnya dalam bentuk tablet atau kapsul, setelah makan atau sebelum makan, atau jika Anda menaburkan isi kapsul pada makanan. Diskusikan dengan dokter Anda untuk menentukan cara terbaik meminum dosis Anda, terutama ketika ada pertimbangan untuk mengubah dosis atau jika dokter meresepkan tizanidine dalam bentuk lain (tablet atau kapsul).

Obat ini dapat menyebabkan reaksi kecanduan, terutama jika sudah sering digunakan untuk waktu yang lama atau dalam dosis yang tinggi. Dalam kasus tersebut, gejala kecanduan (seperti, cemas, tremor, peningkatan tekanan darah/detak jantung/ketegangan otot) dapat terjadi jika Anda secara mendadak berhenti menggunakan obat. Jangan hentikan penggunaan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Untuk mencegah reaksi kecanduan, dokter akan menurunkan dosis Anda secara perlahan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk lebih rinci, dan segera laporkan jika ada reaksi kecanduan.

Bagaimana cara penyimpanan Tizanidine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Tizanidine untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk otot kejang:

Dosis awal tizanidine yang direkomendasikan bagi pasien ini dengan meningkatnya bentuk otot terkait spastisitas yang berhubungan dengan multiple sclerosis atau cedera tulang belakang adalah 4 mg diminum sehari sekali.

 

Dosis tizanidine dapat diberikan ulang saat diperlukan dengan jarak waktu 6 sampai 8 jam dan maksimal 3 dosis per 24 jam. Dosis dapat dinaikkan secara bertahap (setiap 4 sampai 7 hari) dengan kenaikan 1 hingga 2 mg sampai respon yang diharapkan tercapai. Produsen merekomendasikan total dosis harian tidak melebihi 36 mg. Sebagai tambahan, penggunaan dosis tunggal lebih dari 12 mg tidak dianjurkan.

 

Memulai dari dosis terendah dan kemudian titrasi dinaikkan perlahan dapat memperkecil risiko efek samping yang merugikan.  Percobaan dengan dosis tunggal lebih dari 8 mg dan total dosis harian lebih dari 24 mg sangat dibatasi.

 

Efek akan terlihat dan secara bertahap berkurang dalam kurun waktu 3 sampai 6 jam setelah pemberian dosis. Digunakan secara individual dan pada waktu dimana manfaat paling terasa.

 

Standar dosis untuk manula untuk otot kejang:

Bagi pasien lansia pemberian dosis awal 2 mg diminum sehari sekali dianggap tepat.

Bagaimana dosis Tizanidine untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak (kurang dari 18 tahun). Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Tizanidine tersedia?

Tizanidine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

Kapsul

Tablet.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Tizanidine?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Langsung hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping yang serius:

  • Merasa pusing, pingsan, detak jantung lambat;
  • Halusinasi, bingung, pikiran atau tingkah laku yang berbeda dari biasanya;
  • Mual, perut sakit, demam, hilang nafsu makan, air seni berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguning pada kulit dan mata); atau
  • Terasa terbakar atau sakit saat buang air kecil.

Efek samping tizanidine yang tidak terlalu serius dapat terjadi, seperti:

  • Kantuk atau pusing;
  • Perasaan cemas atau gelisah;
  • Mati rasa atau merasa geli;
  • Sakit perut, diare, sembelit, muntah-muntah;
  • Demam;
  • Mulut terasa kering;
  • Otot lemas, sakit punggung;
  • Kejang pada otot meningkat; atau
  • Berkeringat atau terdapat ruam kulit.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Tizanidine?

Dalam memutuskan menggunakan obat ini, risiko dari penggunaan obat harus dipertimbangkan baik-baik dengan manfaat yang diperoleh nantinya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan ambil. Untuk obat ini, berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat ini atau obat lainnya. Serta beritahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang. Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.

 

Anak-anak

Penelitan lebih lanjut belum dilakukan antara hubungan usia terhadap pengaruh tizanidine dalam populasi pediatrik. Keselamatan dan keberhasilan belum dibuktikan.

 

Lansia

Penelitian yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada geriatri terkait terbatasnya kegunaan tizanidine pada lanjut usia. Namun, pasien lanjut usia cenderung lebih sering memiliki masalah pada ginjal yang memerlukan adanya kewaspadaan pada pasien penerima obat ini.

Apakah Tizanidine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Tizanidine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan, pada kasus lain dua obat berbeda mungkin dapat digunakan secara bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin akan diperlukan. Beritahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat resep lain atau obat non-resep (over-the-counter [OTC]).

 

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.

  • Amifampridine
  • Bepridil
  • Ciprofloxacin
  • Cisapride
  • Dronedarone
  • Fluvoxamine
  • Mesoridazine
  • Pimozide
  • Saquinavir
  • Sparfloxacin
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Ziprasidone

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat itu diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau mengurangi frekuensi penggunaan  salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Acyclovir
  • Alfentanil
  • Alfuzosin
  • Amiodarone
  • Anagrelide
  • Anileridine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Bedaquiline
  • Buprenorphine
  • Buserelin
  • Cimetidine
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Codeine
  • Crizotinib
  • Cyclobenzaprine
  • Dabrafenib
  • Degarelix
  • Delamanid
  • Deslorelin
  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Domperidone
  • Droperidol
  • Drospirenone
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Famotidine
  • Fentanyl
  • Flecainide
  • Fluconazole
  • Fluoxetine
  • Gatifloxacin
  • Gestodene
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Histrelin
  • Hydrocodone
  • Hydromorphone
  • Hydroquinidine
  • Hydroxychloroquine
  • Ibutilide
  • Iloperidone
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Levonorgestrel
  • Levorphanol
  • Lumefantrine
  • Mefloquine
  • Meperidine
  • Mestranol
  • Methadone
  • Metronidazole
  • Mexiletine
  • Mizolastine
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Nilotinib
  • Norethindrone
  • Norfloxacin
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Ofloxacin
  • Ondansetron
  • Oxycodone
  • Oxymorphone
  • Paliperidone
  • Panobinostat
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Peginterferon Alfa-2b
  • Pentamidine
  • Pixantrone
  • Posaconazole
  • Procainamide
  • Propafenone
  • Propoxyphene
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Ranolazine
  • Remifentanil
  • Rofecoxib
  • Sertindole
  • Sevoflurane
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Sotalol
  • Sufentanil
  • Sunitinib
  • Suvorexant
  • Tacrolimus
  • Tapentadol
  • Telithromycin
  • Tetrabenazine
  • Ticlopidine
  • Triptorelin
  • Umeclidinium
  • Vandetanib
  • Vemurafenib
  • Verapamil
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Zileuton

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut akan meningkatkan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat secara bersamaan mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi penggunaan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Fosphenytoin
  • Lisinopril
  • Phenytoin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Tizanidine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Tizanidine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyakit ginjal atau
  • Penyakit hati—Gunakan dengan hati-hati. Efeknya mungkin akan meningkat dikarenakan lambatnya obat keluar dari dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis di antaranya:

  • Mengantuk
  • Rasa lelah yang berlebih
  • Merasa bingung
  • Detak jantung lambat
  • Pingsan
  • Pusing
  • Napas sesak
  • Hilang kesadaran

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan