Nama Generik: Sumatriptan Merek: Cetatrex dan Triptagic.

Penggunaan

Untuk apa Sumatriptan?

Sumatriptan adalah obat dengan fungsi untuk mengobati migrain. Obat ini dapat membantu mengurangi sakit kepala, nyeri, dan gejala migrain lainnya (termasuk mual, muntah-muntah, sensitif terhadap cahaya/suara). Pengobatan yang tepat akan membantu Anda kembali ke rutinitas normal dan dapat menurunkan kebutuhan Anda terhadap obat sakit lainnya. Sumatriptan termasuk kategori obat yang dikenal sebagai triptans. Obat ini mempengaruhi zat alami tertentu (serotonin) yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak. Hal ini juga dapat mengurangi rasa sakit dengan mempengaruhi saraf tertentu dalam otak.

Dosis sumatriptan dan efek samping sumatriptan akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Sumatriptan tidak mencegah datangnya migrain atau mengurangi frekuensi migrain.

Bagaimana cara penggunaan Sumatriptan?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Baca brosur informasi pasien jika tersedia dari apoteker sebelum menggunakan sumatriptan dan setiap saat Anda mengisi kembali. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan tanyakan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan sesuai petunjuk dokter, pada tanda pertama terjadinya migrain. Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Jika tidak ada perkembangan, jangan menambahkan dosis obat ini sebelum konsultasi dengan dokter Anda. Jika sakit Anda hanya sembuh sebagian, atau sakit kepala kembali menyerang, Anda bisa mengambil dosis berikutnya setidaknya dua jam setelah dosis pertama. Jangan gunakan lebih dari 200 mg dalam kurun waktu 24 jam.

Obat ini juga bisa digunakan untuk membantu injeksi sumatriptan. Jika gejala hanya sembuh separuh atau sakit kepala Anda kembali, Anda dapat meminum sumatriptan setidaknya dua jam setelah injeksi, batas maksimal sampai dengan 100 mg dalam kurun waktu 24 jam.

Jika Anda berisiko tinggi terkena masalah jantung (lihat Pencegahan), dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan jantung sebelum Anda menggunakan sumatriptan. Dokter juga akan menganjurkan Anda untuk menggunakan dosis pertama obat ini di kantor/klinik untuk memantau bila terjadi efek samping serius (seperti, nyeri pada dada). Bicarakan dengan dokter untuk lebih rinci.

Penggunaan obat ini secara berlebih untuk mengobati serangan migrain dadakan terkadang dapat memperparah sakit kepala atau sakit kepala akan kembali terjadi. Oleh karena itu, jangan gunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang disarankan. Beri tahu dokter jika Anda perlu menggunakan obat ini lebih sering, bila obat ini tidak bekerja, atau bila sakit kepala Anda lebih sering terjadi atau makin parah. Dokter Anda mungkin perlu untuk mengganti obat atau menambahkan obat lain untuk mencegah sakit kepala.

Bagaimana cara penyimpanan Sumatriptan?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Sumatriptan untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk Sakit kepala Cluster

Injeksi subkutan:

Dosis awal: 6 mg subkutan, sekali. Jika simptom kembali terjadi, dosis dapat diberikan ulang setidaknya 1 jam setelah pemberian dosis pertama. Dosis maksimal: 12 mg per 24 jam

Standar dosis dewasa untuk Migrain:

Oral:

Dosis awal: 25 mg, 50 mg, atau 100 mg diminum, sekali. Jika gejala kembali terjadi, dosis dapat diberikan ulang setidaknya 2 jam setelah pemberian dosis pertama. Dosis maksimal: 200 mg per 24 jam

Semprotan hidung:

Dosis awal: 5 mg, 10 mg, atau 20 mg ke dalam salah satu lubang hidung, sekali. Jika gejala kembali terjadi, dosis dapat diberikan ulang setidaknya 2 jam setelah pemberian dosis pertama. Dosis maksimal: 40 mg per 24 jam

Injeksi subkutan

Dosis awal: 1 sampai 6 mg subkutan, sekali. Jika gejala kembali terjadi, dosis dapat diberikan ulang setidaknya 1 jam setelah pemberian dosis pertama. Dosis maksimal: 12 mg per 24 jam

Bagaimana dosis Sumatriptan untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak (kurang dari 18 tahun). Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Sumatriptan tersedia?

Sumatriptan tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Injeksi 6 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Sumatriptan?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan sumatriptan dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Terasa nyeri atau kaku pada rahang, leher, atau tenggorokan
  • Dada terasa nyeri atau merasa sesak, rasa nyeri menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, merasa sakit secara keseluruhan
  • Mati rasa tiba-tiba atau lemas, terutama pada satu sisi bagian tubuh
  • Sakit kepala parah, masalah dengan penglihatan, masalah bicara, atau keseimbangan
  • Sakit perut parah dan diare berdarah
  • Kejang-kejang
  • Mati rasa atau kesemutan dan nampak pucat atau kebiruan pada jari tangan atau kaki; atau
  • (jika Anda juga menggunakan antidepressant)—agitasi, halusinasi, demam, detak jantung cepat, reflek berlebihan, mual, muntah-muntah, kehilangan keseimbangan, pingsan.

Efek samping yang tidak begitu serius termasuk:

  • Sakit kepala ringan
  • Merasa sesak pada bagian tubuh Anda
  • Merasa tidak nyaman di hidung atau tenggorokan
  • Pusing
  • Nyeri otot, leher atau kaku
  • Hangat, kemerahan atau kesemutan pada bagian bawah kulit; atau
  • Nyeri, kemerahan, perdarahan, bengkak, atau memar dibagian yang diinjeksi obat.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Sumatriptan?

Dalam memutuskan menggunakan obat ini, risiko dari penggunaan obat harus dipertimbangkan baik-baik dengan manfaat yang diperoleh nantinya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan ambil. Untuk obat ini, berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat ini atau obat lainnya. Serta beritahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang. Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.

 

Anak-anak

Penelitian yang tepat belum dilaksanakan terkait hubungan usia dengan pengaruh injeksi sumatriptan pada populasi pediatrik. Keamanan dan efisiensi belum ditentukan.

 

Lansia

Penggunaan injeksi sumatriptan tidak direkomendasikan pada pasien lanjut usia dengan masalah ginjal, penyakit jantung atau pembuluh darah, dan tidak sebaiknya digunakan pada pasien lanjut usia dengan masalah hati.

Apakah Sumatriptan aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Sumatriptan?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan, pada kasus lain dua obat berbeda mungkin dapat digunakan secara bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin akan diperlukan. Beritahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat resep lain atau obat non-resep (over-the-counter [OTC]).

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.

  • Almotriptan
  • Bromocriptine
  • Dihydroergotamine
  • Eletriptan
  • Ergoloid Mesylates
  • Ergonovine
  • Ergotamine
  • Frovatriptan
  • Furazolidone
  • Iproniazid
  • Isocarboxazid
  • Linezolid
  • Methylene Blue
  • Methylergonovine
  • Methysergide
  • Moclobemide
  • Naratriptan
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Rasagiline
  • Rizatriptan
  • Selegiline
  • Tranylcypromine
  • Zolmitriptan

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat itu diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau mengurangi frekuensi penggunaan  salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Amineptine
  • Amitriptyline
  • Amitriptylinoxide
  • Amoxapine
  • Citalopram
  • Clomipramine
  • Cobicistat
  • Desipramine
  • Desvenlafaxine
  • Dexfenfluramine
  • Dibenzepin
  • Dolasetron
  • Doxepin
  • Duloxetine
  • Escitalopram
  • Fentanyl
  • Fluoxetine
  • Fluvoxamine
  • Granisetron
  • Imipramine
  • Levomilnacipran
  • Lofepramine
  • Lorcaserin
  • Melitracen
  • Meperidine
  • Milnacipran
  • Mirtazapine
  • Nefazodone
  • Nortriptyline
  • Opipramol
  • Palonosetron
  • Paroxetine
  • Protriptyline
  • Reboxetine
  • Sertraline
  • Sibutramine
  • St John’s Wort
  • Tapentadol
  • Tianeptine
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Trimipramine
  • Venlafaxine
  • Vilazodone
  • Vortioxetine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Sumatriptan?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Sumatriptan?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

  • Angina (nyeri dada)
  • Arrhythmia (masalah detak jantung)
  • Basilar migrain (migrain dengan masalah penglihatan atau pendengaran)
  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung atau pembuluh darah
  • Hemiplegic migrain (migrain dengan paralysis)
  • Hypertension (tekanan darah tinggi)
  • Ischemic bowel disease (suplai darah rendah pada perut)
  • Penyakit hati parah Liver
  • Peripheral vascular disease (penyumbatan arteri)
  • Stroke
  • Transient ischemic attack (TIA)
  • Wolff-Parkinson-White Syndrome (masalah detak jantung)—Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Masalah perdarahan
  • Masalah detak jantung (misal, ventricular fibrillation, ventricular tachycardia)
  • Kejang-kejang atau epilepsi
  • Perdarahan pada lambung atau usus—Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperparah kondisi.
  • Penyakit koroner arteri
  • Diabetes
  • Hypercholesterolemia (kolesterol tinggi pada darah)
  • Hypertension (tekanan darah tinggi)
  • Obesitas
  • Raynaud’s syndrome—Gunakan dengan hati-hati. Dapat meningkatkan risiko efek samping yang lebih serius.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan