Nama Generik: Linezolid Merek: Zyvox.

Penggunaan

Untuk apa linezolid?

Linezolid adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri tertentu yang serius dan belum merespon pada antibiotik lainnya (infeksi kebal obat). Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri, tidak akan berpengaruh pada infeksi viral seperti demam dan influenza. Mengonsumsi antibiotik yang tidak diperlukan menyebabkan kurangnya efektivitas obat ini.

Bagaimana cara penggunaan linezolid?

Gunakan obat ini dengan cara diminum, pada waktu makan atau sesudahnya, biasanya tiap 12 jam atau sesuai anjuran dokter Anda.

Dosis tergantung pada kondisi kesehatan dan respon pada terapi. Pada anak-anak dosis juga didasari oleh berat badan, dan mereka mungkin akan dianjurkan untuk menggunakan obat ini tiap 8 jam.

Linezolid masih termasuk ke dalam kelompok obat yang disebut penghambat MAO. Makanan tertentu dapat berinteraksi dengan penghambat MAO, menyebabkan sakit kepala berat dan peningkatan tekanan darah. Ini dapat berujung pada situasi gawat darurat. Oleh karena itu, penting untuk menghindari atau membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut untuk mengurangi risiko masalah-masalah serius ini. (Lihat bagian interaksi obat)

Antibiotik bekerja paling baik saat kadar obat dalam tubuh tetap dalam tingkat yang konstan. Oleh karena itu gunakan obat ini pada interval yang sama rata. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan pada waktu yang sama setiap harinya.

Teruskan untuk menggunakan obat-obatan ini sampai jumlah yang diresepkan habis, meskipun gejala-gejala sudah hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu cepat dapat memungkinkan bakteri untuk tumbuh yang kemudian menyebabkan infeksi muncul kembali.

Beri tahu dokter Anda apabila kondisi tidak berubah atau semakin parah.

Bagaimana cara penyimpanan linezolid?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis linezolid untuk orang dewasa?

Dosis untuk Bacteremia Pada Orang Dewasa

Infeksi Vancomycin-resistant Enterococcus faecium, termasuk bersamaan dengan bacteremia: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam
Durasi: 14 – 28 hari

Dosis untuk Pneumonia Pada Orang Dewasa

600 mg IV atau oral tiap 12 jam
Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk Nosocomial Pneumonia Pada Orang Dewasa

600 mg IV atau oral tiap 12 jam
Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk infeksi kulit dan struktur Pada Orang Dewasa

Infeksi dengan komplikasi: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam
Durasi: 10 – 14 hari
infeksi tanpa komplikasi: 400 mg oral tiap 12 jam
Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk infeksi bakteri Pada Orang Dewasa

Ifkesi Vancomycin-resistant Enterococcus faecium: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam
Durasi: 14 – 28 hari

Bagaimana dosis linezolid untuk anak-anak?

Dosis untuk Bacteremia Pada Anak-anak

Infeksi Vancomycin-resistant Enterococcus faecium, termasuk bersamaan dengan bacteremia:
Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg IV atau oral tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
7 hari hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam

Dosis untuk Pneumonia Pada Anak-anak

Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg IV atau oral tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
7 hari hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam

Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk Nosocomial Pneumonia Pada Anak-anak

Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg IV atau oral tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
7 hari hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam

Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk Infeksi Kulit dan Struktur Pada Anak-anak

Infeksi dengan komplikasi:
Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg IV atau oral tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
7 hari hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam

Durasi: 10 – 14 hari

Infeksi tanpa komplikasi:
Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg orally tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg orally tiap 8 jam
7 hari through 4 years: 10 mg/kg orally tiap 8 jam
5 hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg orally tiap 12 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg orally tiap 12 jam

Durasi: 10 – 14 hari

Dosis untuk Infeksi Bakteri Pada Anak-anak

Infeksi Vancomycin-resistant Enterococcus faecium:
Kurang dari 7 hari, usia kandungan kurang dari 34 minggu: 10 mg/kg IV atau oral tiap 12 jam; dapat ditingkatkan hingga tiap 8 jam berdasarkan respon klinis
Kurang dari 7 hari, usia kandungan 34 minggu atau lebih: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
7 hari hingga usia 11 tahun: 10 mg/kg IV atau oral tiap 8 jam
usia 12 tahun keatas: 600 mg IV atau oral tiap 12 jam

Durasi: 14 – 28 hari

Dalam dosis apakah linezolid tersedia?

  • Tablet 400 mg (kadar sodium 1.95 mg per 400 mg tablet [0.1 mEq/tablet])
  • Tablet 600 mg (kadar sodium 2.92 mg per 600 mg tablet [0.1 mEq/tablet])
  • Bubuk untuk suspensi oral 100 mg per 5 mL (kadar sodium 8.52 mg per 5 mL [0.4 mEq per 5 mL])
  • Injeksi 2 mg/mL (kadar sodium 0.38 mg/mL [5 mEq per 300 mL kemasan, 3.3 mEq per 200 mL kemasan, 1.7 mEq per 100 mL kemasan)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena linezolid?

Segera cari pertolongan medis apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut: ruam; kesulitan bernapas; pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Apabila Anda mengonsumsi antidepresan atau obat-obatan gangguan mental, hubungi dokter Anda segera apabila Anda mengalami tanda-tanda interaksi obat yang serius, termasuk: kebingungan, masalah ingatan, hiperaktif (mental atau fisik), kehilangan koordinasi, kejang otot, menggigil, berkeringat, diare, dan atau demam.

Beberapa orang juga mengembangkan lacti acidosis saat menggunakan linezolid. Gejala dini dapat menjadi lebih parah seiring dengan waktu dan kondisi ini dapat berakibat fatal. Segera cari pertolongan medis walaupun Anda hanya mengalami gejala yang ringan seperti nyerti otot atau kelemahan, mati rasa atau perasaan dingin pada lengan dan kaki, kesulitan bernapas, sakit perut, mual dengan muntah, denyut jantung yang lambat atau tidak beraturan, pusing, merasa sangat lemah atau lelah.

Segera hubungi dokter apabila mengalami efek-efek samping serius, seperti:

  • demam, menggigil, nyeri tubuh, gejala-gejala flu, sariawan, atau sakit tenggorokan
  • mudah lebam atau berdarah, kulit berwarna pucat, perasaan ringan pada kepala, nafas pendek, denyut jantung cepat, sulit berkonsentrasi
  • diare yang cair atau berdarah
  • pengelihatan kabur, kesulitan melihat warna
  • mati rasa, perasaan terbakar, atau perasaan kesemutan pada tangan dan kaki;
  • kejang
  • gula darah rendah (sakit kepala, lapar, lemah, berkeringat, kebingungan, cepat marah, pusing, denyut jantung cepat, atau gelisah)

Efek samping yang kurang serius, termasuk:

  • sakit kepala, pusing, masalah tidur (insomnia)
  • mual, muntah, konstipasi
  • perubahan warna lidah, perasaan tidak biasa atau tidak enak di mulut
  • gatal atau keluar cairan pada vagina
  • infeksi ragi pada mulut

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan linezolid?

Sebelum menggunakan Linezolid,

  • beri tahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap linezolid, obat-obatan lain, atau komposisi apapun dalam produk linezolid yang diresepkan. Tanya daftar komposisi pada apoteker Anda
  • beri tahu dokter apabila Anda menggunakan buspirone (buspar); epinephrine (EpiPen); obat-obatan untuk migraine seperti almotriptan (Axert), eletriptan (Relpax), frovatriptan (Frova), naratriptan (Amerge), rizatriptan (Maxalt), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig); meperidine (Demerol); pseudoephedrine (Sudafed; in many cold or decongestant medications) selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem, Symbyax), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), sertraline (Zoloft),dan vilazodone (Vilbyrd); serotonin norepinephrine reuptake inhibitors (SNRIs) seperti desvenlafaxine (Pristiq), duloxetine (Cymbalta),dan venlafaxine (Effexor); dan tricyclic antidepressants seperti amitriptyline (Elavil), amoxapine (Asendin), clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), doxepin (Adapin, Sinequan), imipramine (Tofranil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), protriptyline (Vivactil),dan trimipramine (Surmontil). Beri tahu dokter atau apoteker Anda apabila Anda menggunakan atau menghentikan obat-obatan berikut dalam dua minggu terakhir: isocarboxazid (Marplan) phenelzine (Nardil), rasagiline (Azilect), selegiline (Eldepryl),dan tranylcypromine (Parnate). Dokter Anda mungkin akan menganjurkan Anda untuk tidak menggunakan linezolid apabila Anda menggunakan obat-obatan tersebut, atau telah menggunakannya dalam dua minggu terakhir
  • beri tahu dokter dan apoteker apa obat-obatan resep dan resep, vitamin, siplemen, dan produk herbal yang Anda konsumsi atau berencana untuk mengonsumsi. Pastikan Anda menyebutkan obat-obatan berikut: amphetamine (dalam Adderall); carbamazepine;phenylpropanolamine (tidak tersedia di Amerika); dextroamphetamine (Adderall,Dexedrine, DextroStat); dexmethylphenidate (Focalin); lisdexamfetamine (Vyvanase); methamphetamine (Desoxyn); methylphenidate (Concerta, Metadate, Methylin, Ritalin); antibiotic lain; phenobarbital; phenytoin (Dilantin, Phenytek); dan rifampin (Rifadin,Rimactance, dalam Rifamate atau Rifater). Dokter Anda mungkin perlu mengganti dosis obat-obatan atau mengawasi Anda untuk efek-efek samping. Banyak obat-obatan lain juga dapat berinteraksi dengan linezolid, jadi pastikan Anda memberitahu dokter mengenai obat-obatan yang Anda gunakan meskipun tidak ada dalam daftar ini
  • beri tahu dokter apabila Anda memiliki sindrom karsinoid (kondisi dimana tumor mensekresikan serotonin). Dokter Anda mungkin akan menganjurkan Anda untuk tidak menggunakan linezolid
  • beri tahu dokter apabila Anda memiliki atau pernah memiliki infeksi kronis (jangka panjang), tekanan darah tinggi, hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif), supresi imun (masalah pada sistem imun Anda), pheochromocytoma (tumor pada kelenjar adrenal), kejang, atau penyakit ginjal
  • beri tahu dokter apabila Anda hamil, merencanakan kehamilan, menyusui. Apabila Anda hamil saat menggunakan linezolid, hubungi dokter
  • apabila Anda melakukan operasi, termasuk operasi dental, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan linezolid
  • apabila Anda memiliki phenylketonuria (PKU, kondisi yang diturunkan dimana pasien harus mengikuti diet khusus untuk mencegah keterbelakangan mental), perlu Anda ketahui bahwa suspensi oral mengandung aspartame yang membentuk phenylalanine

Apakah linezolid aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Belum diketahui apakah linezolid dapat menyerap ke dalam ASI dan membahayakan bayi. Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan linezolid?

Interaksi obat dapat merubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko Anda untuk terkena efek samping serius. Dokumen ini tidak menyertakan semua interaksi obat yang dapat terjadi. Simpan daftar produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan beri tahu dokter dan apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa sepengetahuan dokter Anda.

Saat menggunakan linezolid, jangan memulai atau menghentikan penggunaan obat lain kecuali dengan instruksi dokter.

Apabila Anda mengonsumsi antidepresan atau obat-obatan psikis, hubungi dokter Anda segera apabila Anda mengalami tanda-tanda interaksi obat yang serius, termasuk: kebingungan, masalah ingatan, merasa hiperaktif (mental atau fisik), kehilangan koordinasi, kejang otot, menggigil, berkeringat, diare, dan atau demam.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan linezolid?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

  • makanan yang mengandung tyramine

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan linezolid?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • sindrom karsinoid
  • hipertensi yang tidak terkontrol
  • pheochromocytoma
  • masalah tiroid—jangan digunakan pada pasien dengan kondisi ini kecuali mereka diawasi oleh dokter untuk kondisi hipertensi dan sindrom serotonin
  • depresi tulang sumsum
  • diabetes
  • riwayat hipertensi
  • hipoglikemia (gula darah rendah)
  • riwayat kejang—gunakan dengan hati-hati, dapat memperparah kondisi ini
  • infeksi pada tempat kateter—jangan digunakan pada pasien dalam kondisi ini
  • phenylketonuria (PKU)—suspensi oral mengandung phenylalanine yang dapat memperparah kondisi ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan