Nama Generik: Erdosteine Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Erdosteine?

Erdosteine biasa digunakan untuk mengatasi gejala batuk akut dalam bronchitis kronis. Selain itu, erdosteine juga terbukti memiliki efek positif dalam mengatasi polypnea, ronki, dan suhu tubuh. Erdosteine bekerja dengan mengencerkan dahak, sehingga pasien lebih mudah mengeluarkan dahak saat batuk.

Bagaimana aturan pakai Erdosteine?

Konsumsi erdosteine berdasarkan informasi yang tertera di kertas petunjuk atau sebagaimana yang diarahkan oleh dokter Anda. Telan kapsul seutuhnya dengan segelas air. Anda bisa mengonsumsi obat ini baik sebelum atau sesudah makanan.

Bagaimana cara menyimpan Erdosteine?

Erdosteine paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan erdosteine di kamar mandi atau freezer. Merek lain dari erdosteine mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada dokter atau apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan membuang erdosteine ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan, kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Erdosteine untuk orang dewasa?

Merujuk pada formulasi pharmaceutical, dosis dari erdosteine yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

  • Kapsul: konsumsi kapsul secara utuh 2–3 kali sehari dan jangan melebihi 300 mg/hari.
  • Suspensi: 10 mL Erdosteine (atau 2 sendok makan) 2 kali sehari.

Bagaimana dosis Erdosteine untuk anak?

Suspensi:

  • Anak dengan berat badan lebih dari 30 kg: 10 mL Erdosteine suspensi (atau 2 sendok makan) 2 kali sehari.
  • Anak dengan berat badan antara 20 hingga 30 kg: 5 mL ectrin suspensi (atau 1 sendok makan) 3 kali sehari.
  • Anak dengan berat badan antara 15 hingga 19 kg: 5 mL ectrin suspensi (atau 1 sendok makan) 2 kali sehari.

Dalam dosis dan sediaan apakah Erdosteine tersedia?

Erdosteine tersedia dalam dosis dan bentuk:

  • 150 mg / 300 mg kapsul
  • 225 mg / 300 mg sachet
  • 175 mg sirup kering
  • 300 mg tablet dispersible

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Erdosteine?

Ketika mengonsumsi erdosteine, Anda mungkin akan merasakan beberapa efek samping seperti mual, muntah, sakit perut, mencret, spasmodic colitis, dan sakit kepala. Tidak semua merasakan efek samping seperti ini. Ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kecemasan tertentu tentang efek sampingnya silakan konsultasikan kepada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Erdosteine?

Sebelum mengonsumsi erdosteine, Anda harus memberitahu dokter Anda jika memiliki:

  • Alergi pada erdosteine, atau pada dosis yang mengandung erdosteine. Informasi ini tertera secara rinci di brosur.
  • Alergi obat, makanan, pewarna, pengawet, atau hewan.
  • Anak-anak: Erdosteine tidak seharusnya dikonsumsi oleh anak dibawah 6 tahun tanpa resep dokter.
  • Lansia.
  • Kondisi kesehatan lainnya atau operasi, seperti penyakit hati, nyeri perut.
  • Obat-obatan lain yang dikonsumsi.

Sebelum mengonsumsi erdosteine, Anda harus selalu mengutamakan risiko daripada keuntungan. Beberapa obat tidak cocok untuk orang dengan beberapa kondisi dan terkadang obat hanya bisa dikonsumsi jika ada perawatan tambahan yang diberikan. Tetapi, Anda harus memberitahu dokter Anda informasi ini sebelum mengonsumsi erdosteine.

Apakah Erdosteine aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)      

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C= Mungkin berisiko
  • D= Ada bukti positif dari risiko
  • X= Kontraindikasi
  • N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Erdosteine?

Tidak ada interaksi obat yang dilaporkan ketika menggunakan erdosteine. Bagaimanapun, erdosteine mungkin saja berinteraksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko atas efek samping serius. Untuk menghindari potensi interaksi obat, Anda harus menyimpan semua daftar obat yang sedang Anda konsumsi (termasuk obat resep, obat nonresep, dan produk herbal) dan beritahukan dokter dan apoteker Anda. Untuk keamanan Anda, jangan mulai, berhenti, atau mengubah dosis dari obat tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Erdosteine?

Erdosteine dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai makanan atau alkohol yang berpotensi menimbulkan interaksi sebelum mengonsumsi obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Erdosteine?

Erdosteine dapat berinteraksi dengan beberapa macam kondisi kesehatan seperti penyakit hati. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat. Sangatlah penting untuk memberitahu dokter dan apoteker Anda tentang kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau overdosis terdeteksi, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/ 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis erdosteine, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 14, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan