Dofetilide Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Dofetilide Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Dofetilide digunakan?

Dofetilide adalah obat untuk mengobati denyut jantung tidak teratur yang dapat berakibat fatal (seperti fibrilasi atrial atau atrial flutter). Obat ini digunakan untuk mengembalikan irama jantung menjadi normal dan mempertahankan detak jantung yang stabil.

Dofetilide dikenal sebagai obat anti-aritmia. Obat ini bekerja dengan menghalangi aktivitas sinyal listrik tertentu pada jantung yang dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur.

Mengobati detak jantung yang tidak teratur dapat menurunkan risiko pembekuan darah dan efek ini dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Bagaimana aturan pakai obat Dofetilide?

Gunakan obat ini dofetilide dua kali sehari dengan atau tanpa makanan atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Untuk mengurangi risiko efek samping yang serius, sangat penting untuk menggunakan obat ini persis seperti yang ditentukan.

Dosis didasarkan pada kondisi medis, fungsi ginjal, dan respon terhadap pengobatan.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Dofetilide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Dofetilide?

Sebelum menggunakan dofetilide,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap dofetilide, obat lain, atau salah satu bahan dalam kapsul dofetilide. Tanyakan apoteker atau periksa informasi pasien dari produsen untuk daftar bahan penyusun.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan cimetidine (Tagamet), Dolutegravir (Tivicay), hidroklorotiazid (Microzide, Oretic), hidroklorotiazid dan triamterene (Dyazide, Maxzide), ketoconazole (Nizoral), megestrol (Megace), proklorperazin (Compro, Procomp), trimethoprim (Primsol), trimethoprim dan sulfamethoxazole (Bactrim, Septra, Sulfatrim), dan verapamil (Calan, Covera, Verelan). Dokter Anda mungkin akan memberi tahu Anda untuk tidak mengambil dofetilide jika Anda mengambil satu atau lebih obat-obat ini.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: antikoagulan lain seperti amilorida (Midamor); antibiotik seperti eritromisin (E.E.S., E-Mycin) dan norfloksasin (Noroxin); obat antijamur tertentu seperti flukonazol (Diflucan), itrakonazol (Sporanox), dan ketoconazole (Nizoral); bepridil (Vascor); cannabinoids seperti dronabinol (Marinol), nabilone (Cesamet) atau marijuana (ganja); digoxin (Lanoxin); diltiazem (Cardizem, Cartia XT, Dilacor XR, Taxtia XT, Tiazac); diuretik ( ‘pil air’); PI termasuk atazanavir (Reyataz), darunavir (Prezista), fosamprenavir (Lexiva), indinavir (Crixivan), nelfinavir (Viracept), ritonavir (ritonavir, di Kaletra), saquinavir (Invirase) dan tipranavir (Aptivus); obat untuk asma seperti zafirlukast (Accolate); obat untuk depresi, penyakit mental, atau mual; obat untuk meredakan jantung yang tidak teratur seperti amiodarone (Cordarone, Pacerone); metformin (Fortamet, Glucophage, Glumetza, Riomet); nefazodone; atau kina (Qualquin). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki sindrom QT panjang (kondisi yang meningkatkan risiko mengalami detak jantung yang tidak teratur yang dapat menyebabkan pingsan atau kematian mendadak), atau penyakit ginjal.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki diare yang berlebihan, berkeringat, muntah, kehilangan nafsu makan, atau rasa haus menurun atau tingkat rendah kalium dalam darah Anda, dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit jantung atau penyakit hati.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan dofetilide, hubungi dokter Anda.

Apakah obat Dofetilide aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa dofetilide mungkin berisiko bagi janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, dokter mungkin akan mempertimbangkan apakah manfaat obat ini lebih besar dibandingkan risikonya, jika kondisi ibu fatal apabila tidak diobati.

Selalu konsultasi dulu pada dokter atau bidan sebelum Anda meminum obat apapun selama hamil maupun menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Dofetilide yang mungkin terjadi?

Efek samping dofetilide yang umum terjadi adalah:

  • Sakit kepala ringan
  • Pusing ringan
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Sakit punggung
  • Mual, diare, sakit perut
  • Gejala pilek seperti hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan
  • Ruam kulit ringan

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • Sakit kepala dengan nyeri dada dan pusing berat
  • Detak jantung cepat atau detak jantung berdebar, perasaan seperti akan pingsan
  • Magnesium yang rendah (kebingungan, denyut jantung tidak merata, kejang otot, kelemahan otot, atau perasaan lemas); atau
  • Kalium rendah (kebingungan, denyut jantung tidak merata, rasa haus yang ekstrim, peningkatan buang air kecil, rasa tidak nyaman pada kaki, kelemahan otot atau perasaan lemas).

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Dofetilide?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya mungkin diperlukan.

Ketika Anda menggunakan obat ini,  sangat penting bagi ahli kesehatan Anda tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semuanya termasuk.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin memutuskan untuk tidak memperlakukan Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda ambil.

  • Amifampridine
  • Bepridil
  • Cimetidine
  • Cisapride
  • Dolutegravir Sodium
  • Dronedarone
  • Fingolimod
  • Fluconazole
  • Hydrochlorothiazide
  • Itraconazole
  • Ketoconazole
  • Levomethadyl
  • Megestrol
  • Mesoridazine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Posaconazole
  • Prochlorperazine
  • Saquinavir
  • Sparfloxacin
  • Sulfamethoxazole
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Trimethoprim
  • Verapamil
  • Ziprasidone

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Acecainide
  • Alfuzosin
  • Amiloride
  • Amiodarone
  • Amisulpride
  • Amitriptyline
  • Amoxapine
  • Anagrelide
  • Apomorphine
  • Aprindine
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Astemizole
  • Azimilide
  • Azithromycin
  • Azosemide
  • Bedaquiline
  • Bemetizide
  • Bendroflumethiazide
  • Benzthiazide
  • Bretylium
  • Bumetanide
  • Buserelin
  • Buthiazide
  • Chloral Hydrate
  • Chloroquine
  • Chlorothiazide
  • Chlorpromazine
  • Chlorthalidone
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clomipramine
  • Clopamide
  • Clozapine
  • Crizotinib
  • Cyclobenzaprine
  • Cyclopenthiazide
  • Cyclothiazide
  • Dabrafenib
  • Dasatinib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Diazoxide
  • Dibenzepin
  • Digoxin
  • Dirithromycin
  • Disopyramide
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Doxepin
  • Droperidol
  • Enflurane
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Ethacrynic Acid
  • Etozolin
  • Fenquizone
  • Flecainide
  • Fluoxetine
  • Formoterol
  • Foscarnet
  • Furosemide
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Halothane
  • Histrelin
  • Hydroflumethiazide
  • Ibutilide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Indapamide
  • Isoflurane
  • Isradipine
  • Ivabradine
  • Josamycin
  • Lapatinib
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Lidocaine
  • Lidoflazine
  • Lopinavir
  • Lorcainide
  • Lumefantrine
  • Mefloquine
  • Metformin
  • Methadone
  • Methyclothiazide
  • Metolazone
  • Metronidazole
  • Mifepristone
  • Moricizine
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Nilotinib
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ofloxacin
  • Ondansetron
  • Paliperidone
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Pentamidine
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Piretanide
  • Polythiazide
  • Prilocaine
  • Probucol
  • Procainamide
  • Promethazine
  • Propafenone
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinethazone
  • Quinidine
  • Ranolazine
  • Risperidone
  • Roxithromycin
  • Salmeterol
  • Sematilide
  • Sertindole
  • Sevoflurane
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Spiramycin
  • Sultopride
  • Sunitinib
  • Tedisamil
  • Telavancin
  • Telithromycin
  • Tetrabenazine
  • Tizanidine
  • Toremifene
  • Torsemide
  • Trazodone
  • Triamterene
  • Trichlormethiazide
  • Trifluoperazine
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Troleandomycin
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vasopressin
  • Vemurafenib
  • Vilanterol
  • Vinflunine
  • Voriconazole
  • Xipamide
  • Zolmitriptan
  • Zotepine

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Dofetilide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Dofetilide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Ketidakseimbangan elektrolit (misalnya, rendahnya tingkat magnesium atau kalium dalam darah)
  • Penyakit jantung
  • Masalah irama jantung-gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk
  • Masalah irama jantung (misalnya,  sindrom QT panjang bawaan )
  • Penyakit ginjal berat
  • Pasien yang menerima pengobatan dialisis – Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Penyakit ginjal – tekanan darah tinggi dapat terjadi, yang dapat meningkatkan kemungkinan efek samping. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis Anda.
  • Penyakit hati berat – Gunakan dengan hati-hati. Obat ini belum diteliti pada pasien dengan kondisi ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat defotilide untuk dewasa?

125 mcg sekali sehari hingga 500 mcg dua kali sehari. Dosis didasarkan pada kreatinin dan perpanjangan selang QTc. Dosis disesuaikan 2 sampai 3 jam setelah selang waktu QTc basis dosis pertama.

 

Berapa dosis defotilide untuk anak-anak?

Dosis untuk anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa defotilide tersedia?

Kapsul, Oral: 125 mcg, 250 mcg, 500 mcg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 26, 2017 | Terakhir Diedit: September 26, 2017

Yang juga perlu Anda baca