Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Sufentanil

Sufentanil

Obat pereda nyeri terdiri dari tiga tingkatan. Pertama, obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Kedua, obat keras yang hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter. Ketiga, analgesik opioid yang pemberiannya hanya boleh dilakukan oleh dokter anestesi. Salah satu contoh obat pereda nyeri tingkat ketiga adalah sufentenil.

Golongan obat: Obat antinyeri golongan opioid

Merek dagang: Sufenta

Apa itu obat sufentanil?

Operasi abses

Sufentanil adalah obat penghilang nyeri kuat dan termasuk golongan opioid. Obat pereda nyeri yang kuat ini berisiko menimbulkan kecanduan, overdosis, dan mengancam jiwa jika salah digunakan.

Obat ini digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri serius dan tiba-tiba setelah operasi. Bisa juga menjadi obat pilihan jika pasien tidak dapat menoleransi atau tidak merespons obat penghilang nyeri lainnya.

Pemberian obat ini hanya boleh diberikan untuk tindakan anestesi oleh dokter anestesi.

Dosis sufentanil

Infeksi silang dari infus

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Obat ini hanya tersedia dalam bentuk cairan injeksi 5 mcg/mL. Dosis bersifat individual berdasarkan beberapa faktor, misalnya berat badan, respons, kondisi yang mendasari, anestesi yang digunakan, sifat, dan durasi operasi.

Dosis tambahan dapat diberikan berdasarkan pergerakan pasien dan/atau perubahan tanda vital, dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan respons individu serta perkiraan durasi prosedur yang tersisa.

Berikut ini adalah aturan dosis untuk obat penghilang rasa nyeri yang dikutip dari MIMS.

Penghilang rasa sakit saat persalinan

  • Dewasa: Dalam kombinasi dengan 10 mL bupivakain 0,125% dengan atau tanpa epinefrin, yakni 10-15 mcg melalui injeksi lambat, dapat diulang dua kali dengan interval minimal 1 jam sampai persalinan. Dosis total maksimum adalah 30 mcg.

Anestesi umum dengan infus melalui intravena

  • Dewasa: Dalam kombinasi dengan nitrous oxide dan oksigen pada pasien yang diintubasi dan diventilasi, untuk durasi anestesi yang diharapkan 1-2 jam, dan dosis totalnya 1-2 mcg/kg; dapat memberikan 75% dari dosis total melalui injeksi lambat atau infus sebelum intubasi. Untuk dosis pemeliharaan adalah 10-25 mcg dapat diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan. Sebagai alternatif, infus pemeliharaan terus menerus dapat diberikan sesuai kebutuhan; menyesuaikan tarif berdasarkan dosis induksi yang digunakan. Dosis total maksimalnya adalah 1 mcg/kg/jam. Untuk durasi anestesi yang diharapkan 2-8 jam, dosis totalnya 2-8 mcg/kg; dapat memberikan 75% dari dosis total melalui injeksi lambat atau infus sebelum intubasi. Untuk dosis pemeliharaan adalah 10-50 mcg dapat diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan. Dosis total maksimalnya adalah 1 mcg/kg/jam.
  • Lansia: Dosis awal yang lebih rendah mungkin diperlukan.

Aturan pakai sufentanil

Obat ini hanya boleh diberikan oleh dokter anestesi di rumah sakit. Jadi, baik dosis maupun pemberiannya akan diawasi oleh dokter.

Konsultasikan kepada dokter apa saja hal yang sebaiknya dihindari sebelum dan sesudah perawatan untuk menghindari terjadinya efek samping.

Efek samping sufentanil

sakit kepala gejala covid-19

Obat penghilang nyeri ini dapat menyebabkan pusing, kantuk, atau beberapa masalah dengan penglihatan. Jika terpengaruh, jangan mengemudi atau ikut serta dalam aktivitas apa pun yang membutuhkan konsentrasi penuh.

Efek samping lainnya termasuk mual, muntah, sembelit, gangguan pencernaan, otot berkedut atau kram, demam, sakit kepala, sulit tidur, dan kulit gatal.

Obat ini dapat menyebabkan tekanan darah Anda turun secara tiba-tiba ketika Anda bangun dari posisi duduk atau berbaring dan Anda mungkin merasa pusing. Untuk meminimalkan masalah ini, cobalah untuk berdiri perlahan.

Beberapa efek samping mungkin memerlukan bantuan medis segera. Peringatkan dokter Anda dengan cepat jika Anda mengalami salah satu dari berikut ini.

  • Kesulitan bernapas
  • Pusing esktrem atau pingsan
  • Napas pendek saat tidur
  • Detak jantung lambat, dan nyeri dada
  • Kejang
  • Kelemahan, kelelahan, kehilangan nafsu makan

Efek samping apa pun yang Anda rasakan beri tahukan ke dokter. Apalagi jika gejala tersebut cukup mengganggu Anda.

Peringatan dan perhatian pakai obat sufentanil

aturan pakai obat sufentanil

Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat yang mengandung opioid di dalamnya. Selain itu, beri tahu juga jika Anda memilki masalah kesehatan lain seperti berikut ini.

Ketahui juga gejala overdosis opioid akibat penyalahgunaan obat pereda nyeri ini.

  • Pingsan
  • Kulit menjadi dingin dan kembap
  • Pupil mata menyempit
  • Kekakuan dan kelemahan otot tubuh
  • Hipoventilasi (napas terlalu pendek)
  • Nafas berhenti
  • Koma
  • Edema paru
  • Detak jantung sangat lambat
  • Hipotensi

Amankah obat sufentanil untuk ibu hamil dan menyusui?

sufentanil untuk ibu hamil dan menyusui

Ibu hamil dan menyusui masuk dalam kategori orang yang perlu pengawasan ketat penggunaannya. Menggunakan obat ini selama masa kehamilan dapat menyebabkan gejala penarikan opioid pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini bisa mengancam jiwa.

Di samping itu, bila digunakan di saat menyusui, kandungan obat bisa mengalir ke dalam ASI dan masuk ke tubuh bayi.

Jadi, beri tahu dokter jika Anda berencana hamil dalam waktu dekat atau sedang hamil dan menyusui. Dokter akan mempertimbangan penggunaan obat lebih banyak memberikan manfaat atau tidak.

Interaksi obat sufentanil dengan obat lain

Beru tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan berikut ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cek Produk BPOM. Retrieved January 13, 2022, from https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/0lgb5rfrum5umcl3o1rm6r6ta4/all/row/10/page/0/order/4/DESC/search/1/codein

KMK No. HK.01.07-MENKES-350-2020 ttg Formularium Nasional. Farmalkes.kemkes.go.id. (2021). Retrieved January 13, 2022, from https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/a85e064985b713815222f9a4ca213f94.pdf

Team, C. by M. I. M. S. O. (n.d.). Sufentanil. Sufentanil: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. Retrieved January 13, 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sufentanil?mtype=generic

Sufentanil. Memorial Sloan Kettering Cancer Center. (n.d.). Retrieved January 13, 2022, from https://www.mskcc.org/cancer-care/patient-education/sufentanil

Sufentanil. (n.d.). Retrieved January 13, 2022, from https://www.mskcc.org/cancer-care/patient-education/sufentanil

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui Jan 17
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.