home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Metilat

Metilat

Metilat adalah obat keluaran Metiska Farma yang memiliki kandungan methylergometrine maleate. Manfaat dari obat ini adalah mencegah perdarahan rahim setelah melahirkan.

Perdarahan setelah melahirkan bisa membahayakan nyawa ibu sehingga butuh obat untuk menghentikannya.

Golongan obat: Oksitosik

Kandungan obat: Methylergometrine maleate

Apa itu Metilat?

Metilat adalah obat untuk menghentikan perdarahan setelah persalinan dengan cara merangsang kontraksi otot rahim.

Metilat mengandung Methylergometrine maleate sebagai bahan aktif sehingga memiliki manfaat untuk membantu mengatasi perdarahan pospartum.

Lebih rincinya, obat ini menangani perdarahan setelah pemisahan plasenta, atonia uterin, subinvolusi rahim nifas, atau lochiometra (infeksi yang membuat darah nifas sedikit).

Perdarahan setelah melahirkan harus dokter hentikan karena bisa mengancam nyawa ibu dan berisiko fatal.

Manfaat obat Metilat tidak hanya untuk ibu yang melahirkan normal, tetapi juga operasi caesar yang mengalami perdarahan parah.

Bahkan, obat ini juga juga dokter gunakan untuk mengatasi perdarahan setelah keguguran.

Hal yang perlu Anda pahami, perdarahan postpartum adalah kondisi darah keluar dengan sangat parah.

Ini berbeda dengan perdarahan lokia yang keluar selama masa nifas.

Sediaan dan dosis Metilat

Obat yang satu ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 0,125 miligram per tablet.

Dalam satu kemasan terdiri dari satu strip berisi 10 tablet salut selaput.

Umumnya, harga dari obat Metilat untuk menghentikan perdarahan adalah Rp23 ribu – Rp42 ribu satu strip.

Jenis obat ini termasuk golongan obat keras dan hanya bisa Anda dapatkan dengan resep dokter.

Setelah mendapat resep, dosis obatnya adalah 3-4x sehari sebanyak 200 mcg. Minum obat ini selama masa nifas sekitar 2-7 hari.

Simpan obat pereda perdarahan setelah melahirkan ini pada suhu 20-25 derajat Celsius dan hindari dari paparan sinar matahari langsung.

Efek samping Metilat

Seperti obat-obatan pada umumnya, pemakaian Metilat bisa menimbulkan efek samping, yaitu:

  • mual,
  • muntah,
  • diare,
  • nyeri dada,
  • hipertensi,
  • alergi,
  • hidung tersumbat,
  • jantung berdegup kencang, dan
  • kram kaki.

Efek samping yang parah dari Metilat adalah syok yang membahayakan.

Untuk meredakan efek samping di atas biasanya tidak perlu pengobatan tambahan.

Selain itu, tidak semua orang mengalami efek samping ini.

Akan tetapi, bila Anda merasakan efek obat, segera konsultasi ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Apakah Metilat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan kalau obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui gunakan.

US Food and Drugs Administrator (FDA) atau BPOM Amerika Serikat memasukkan Metilat ke dalam risiko kehamilan kategori C.

Artinya, obat ini sudah melalui uji coba pada hewan yang sedang mengandung dan menunjukkan efek buruk.

Akan tetapi, belum ada penelitian lebih lanjut tentang efek obat pereda perdarahan setelah melahirkan pada manusia yang sedang hamil.

Interaksi obat Metilat dengan obat lain

Tidak semua obat bisa Anda konsumsi secara bersamaan karena bisa mengganggu cara kerja dari obat lain.

Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan di bawah ini:

  • antibiotik tertentu (eritromisin dan klaritromisin),
  • obat untuk mengobati infeksi jamur (ketoconazole, itraconazole, voriconazole),
  • pengobatan untuk darah tinggi, dan
  • obat nyeri dada.

Selalu memberi tahu dokter dan apoteker kalau sedang mengonsumsi obat lain, termasuk obat herbal dan tradisional yang Anda dapatkan tanpa resep dokter.

Dokter akan menyarankan Anda untuk tidak menggunakan obat ini bila memiliki kontraindikasi.

Beberapa kondisi yang membuat Anda tidak bisa mengonsumsi Metilat yaitu:

Bila Anda memiliki salah satu atau beberapa kondisi tersebut, hindari pemakaian obat yang menghentikan perdarahan setelah melahirkan.

Sebelum mengonsumsi obat, pastikan sudah konsultasi dengan dokter. Hindari membeli obat secara bebas, seperti apotek atau online tanpa resep dokter.

Saat konsultasi, beritahu dokter bila Anda memiliki alergi terhadap bahan obat-obatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Metilat | PIO Nas. (2021). Retrieved 13 October 2021, from http://pionas.pom.go.id/obat/metilat

Methylergometrine: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution | MIMS Indonesia. (2021). Retrieved 13 October 2021, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methylergometrine?mtype=generic

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh Apt. Seruni Puspa Rahadianti, S.Farm.