home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips dan Suplemen Makanan untuk Daya Tahan Tubuh Orang Dewasa

Tips dan Suplemen Makanan untuk Daya Tahan Tubuh Orang Dewasa

Seiring bertambahnya usia, sistem imun pada orang dewasa mengalami penurunan sehingga lebih mudah terserang penyakit. Apalagi ketika memasuki usia lanjut, sumsum tulang dan kelenjar timus tidak lagi optimal memproduksi sel imun. Karena itu, perlu suplemen makanan untuk orang tua dan upaya menjaga daya tahan tubuhnya.

Pentingnya suplemen makanan untuk jaga daya tahan tubuh orang tua

Orang tua cenderung makan lebih sedikit. Makanan yang dimakan pun kurang bervariasi. Padahal asupan makanan yang cukup bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Nah, ini dia pentingnya suplemen makanan untuk orang tua. Di bawah ini adalah beberapa manfaat dari suplemen tersebut.

1. Mendapat tambahan nutrisi

Nutrisi yang kurang akibat asupan makanan yang tidak cukup bisa berdampak pada munculnya berbagai masalah kesehatan. Asupan dan nutrisi yang kurang juga bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Saat usia masih muda, sangat mudah mendapatkan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Ketika usia semakin lanjut, beberapa orang tidak mendapatkan cukup vitamin dan mineral dari makanan sehari-hari.

Suplemen makanan untuk orang tua dapat memberikan nutrisi yang mungkin hilang dari diet harian. Nah, saat memilih suplemen makanan, hendaknya dipastikan kandungan di dalamnya cukup lengkap. Pastikan mengandung protein, memiliki nutrisi seimbang, vitamin dan mineral yang lengkap, serta tinggi kalsium.

2. Mencegah tulang keropos

Saat usia semakin bertambah, risiko pengeroposan tulang semakin tinggi. Apalagi jika usia mencapai 50-an tahun. Pengeroposan tulang juga lebih berisiko terjadi pada perempuan.

Diane McKay, peneliti nutrisi di Universitas Tufts Boston, menjelaskan hal ini dikarenakan menurunnya estrogen. Setelah menopause, estrogen yang membantu mempertahankan massa tulang tak lagi optimal.

Suplemen makanan untuk orang tua yang mengandung kalsium dan vitamin D dapat menjaga kesehatan tulang. Dengan begitu, tulang keropos bisa dihindari.

3. Mengoptimalkan penyerapan nutrisi

Usia yang semakin lanjut membuat organ tubuh tak lagi prima. Tak terkecuali organ pencernaan. Sistem pencernaan tidak lagi efisien menyerap nutrisi dari makanan. Di saat seperti ini, suplemen makanan untuk orang tua sangat membantu.

Nutrisi dan vitamin penting untuk jaga daya tahan tubuh lansia

Di pasaran banyak beredar suplemen untuk orang tua, salah satunya susu khusus untuk pemenuhan kebutuhan gizi orang tua. Saat memilih, pastikan Anda memperhatikan komposisi kandungannya, ya. Berikut ini beberapa nutrisi dan vitamin penting untuk lansia.

1. Kalsium dan vitamin D

Penelitian menunjukkan bahwa asupan kalsium yang cukup dapat mengurangi risiko patah tulang, osteoporosis, dan bahkan diabetes pada beberapa orang. Kalsium juga berfungsi dalam meningkatkan fungsi otot, transmisi saraf, dan sekresi hormonal.

Kalsium bisa didapat dari produk susu. Untuk itu, suplemen makanan untuk orang tua dalam bentuk susu bisa jadi pilihan. Guna meningkatkan asupan kalsium, bisa ditambah dengan konsumsi keju dan yogurt.

Agar penyerapan kalsium lebih optimal, perlu dibantu oleh vitamin D. Vitamin D juga memiliki fungsi lain, yakni mengurangi rasa sakit, mencegah penyakit jantung, bahkan menangkal kanker.

2. Protein

Seiring bertambahnya usia, tubuh membutuhkan protein hingga 50 persen lebih tinggi. Bila asupan protein kurang, berpotensi kehilangan massa otot dan kekuatan tubuh.

Guna mendukung makanan sehat untuk orang tua, Anda bisa memilih suplemen makanan untuk orang tua dalam bentuk susu yang mengandung protein whey. Protein whey memiliki asam amino empat kali lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis protein lain. Bila asupan asam amino tidak memadai, maka dapat memperlambat fungsi kekebalan tubuh.

Protein whey juga meningkatkan produksi glutathione (GSH) dalam tubuh. Para ahli meyakini status GHS yang meningkat bisa mengoptimalkan fungsi kekebalan. Manfaat ini akan semakin kuat dengan dukungan kandungan protein lainnya, yakni casein dan soya. Triple protein ini memberikan asupan protein yang cukup sepanjang hari.

3. Omega-3 dan Omega-6

Nutrisi penting lain dalam suplemen makanan untuk orang tua adalah omega-3 dan omega-6. Omega-3 membantu mencegah detak jantung tidak teratur, mengurangi penumpukan plak di arteri, dan menghambat peradangan..

Omega-3 juga memberikan manfaat untuk otak. Seiring kemampuan jantung dan daya ingat yang menurun di masa tua, kandungan ini bisa membantu mempertahankan organ tubuh tertentu agar berfungsi lebih baik.

Dalam memaksimalkan kerja jantung, omega-6 turut berkontribusi. Dikutip dari Harvard Health Publishing, omega-6 bisa menurunkan Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Di saat yang sama, omega-6 juga bisa meningkatkan High-density lipoprotein (HDL) yang merupakan kolesterol baik.

Fungsi lain omega-3 dan omega-6 adalah membantu menjaga gula darah tetap terkendali. Sebab, keduanya dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

4. Serat prebiotik

Probiotik dan prebiotik terbukti bermanfaat dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Salah satu studi di Postgraduate Medical Journal menyebut probiotik dan prebiotik dapat membantu dalam kasus malnutrisi.

Serat tersebut juga dapat membantu membantu absorpsi kalsium. Masalah sembelit yang rentan dialami orang tua juga bisa diatasi oleh probiotik dan prebiotik.

5. Vitamin

Berbagai vitamin perlu dipastikan terkandung dalam suplemen makanan untuk orang tua. Misalnya vitamin C yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh. Ketika seseorang sakit, vitamin C membantu mengurangi durasi dan intensitas penyakitnya.

Vitamin penting lainnya adalah vitamin B. Ada beberapa jenis vitamin B yang memiliki fungsi berbeda di dalam tubuh. Misalnya ada yang membantu memecah energi dari makanan, menjaga kesehatan kulit, mata dan sistem saraf, serta membantu pembentukan sel darah merah.

Tips menjaga daya tahan tubuh orang tua

Setelah makanan sehat untuk orang tua terpenuhi, ada beberapa langkah untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut ini adalah tips menjaga kekebalan tubuh orang tua.

1. Tetap aktif bergerak

Kekuatan, stamina, dan kelenturan tubuh turun secara signifikan setelah usia 55 tahun. Demikian penelitian dari Framingham Disability Study.

Namun, ini bukan alasan bagi orang tua untuk menghindari banyak bergerak. Dengan aktif bergerak bisa mencegah para orang tua kehilangan kekuatan dan massa otot.

NHS bahkan menyebut orang tua yang aktif bergerak memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Selain itu, bisa terhindar dari stroke, diabetes tipe 2, beberapa jenis kanker, depresi, dan demensia.

Orang lanjut usia disarankan melakukan olahraga yang meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan kelenturan setidaknya 2 hari seminggu. Waktu untuk melakukan aktivitas ini setidaknya 150 menit dalam seminggu.

Orang tua juga disarankan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan-jalan di sekitar rumah. Bisa pula dengan membersihkan debu atau merapikan tempat tidur.

2. Mengurangi stres

Stres bisa berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh. Saat tubuh menua, stres yang tidak teratasi dengan baik akan membuat seseorang semakin rentan sakit.

Apalagi jika memiliki penyakit kronis. Secara fisik akan lebih sulit untuk bangkit dari dampak yang ditimbulkan oleh respons stres. Bagi orang tua, stres juga bisa berdampak pada memori jangka pendek.

Menurut Harvard Health Publishing, tanda stres yang bisa dialami orang tua antara lain:

  • Sakit kepala tegang
  • Sakit punggung
  • Gangguan pencernaan
  • Konsentrasi yang buruk
  • Menangis
  • Gampang marah
  • Gelisah.

Untuk mengurangi stres, bisa dengan mendapatkan pijat yang menenangkan. Bisa pula bergabung dengan komunitas dan terlibat aktif di dalamnya. Berolahraga teratur juga bisa jadi cara yang baik mengurangi stres. Selain itu, bisa dengan mengonsumsi makanan sehat untuk orang tua. Makanan yang dimaksud adalah yang padat nutrisi dan hindari gula.

3. Menghindari rokok

Makanan sehat untuk orang tua rasanya akan sia-sia jika yang bersangkutan terpapar rokok. Sebab, sistem kekebalan tubuh orang tua bisa terganggu oleh rokok.

Cleveland Clinic menyatakan rokok dapat memperpendek telomere. Akibatnya imunitas akan lebih mudah turun, jauh sebelum waktunya. Telomere adalah segmen DNA yang memiliki fungsi utama melindungi DNA dari kerusakan.

Rokok bisa menghancurkan antioksidan dalam darah, sehingga membuat tubuh rentan terkena penyakit. Rokok juga bisa mengakibatkan penyakit seperti radang paru-paru.

4. Rajin kontrol ke dokter

Bila ada masalah kesehatan tertentu, maka perlu kontrol ke dokter secara berkala. Menurunnya fungsi organ tubuh, butuh penjagaan dan perhatian lebih. Kontrol ke dokter akan membantu para senior menjalani hidup lebih sehat.

Menjaga imunitas ketika tubuh menua memang tidak semudah saat masih belia. Namun, jika makanan sehat untuk orang tua terpenuhi, bisa mendukung imunitas dan kekuatan tubuh yang lebih baik agar senantiasa aktif. Apalagi jika didukung dengan langkah lain seperti menjaga berat badan ideal dan mendapatkan tidur cukup.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

National Institute on Aging. Dietary Supplements. [online] Available at: <https://www.nia.nih.gov/health/dietary-supplements>  [Accessed 23 January 2020].

AARP. Supplements to Take in Your 50s, 60s and 70s. [online] Available at: <https://www.aarp.org/health/drugs-supplements/info-2015/must-have-supplements.html>  [Accessed 23 January 2020].

Beto J. A. (2015). The role of calcium in human aging. Clinical nutrition research, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.7762/cnr.2015.4.1.1

Hamilton-Miller J. M. (2004). Probiotics and prebiotics in the elderly. Postgraduate medical journal, 80(946), 447–451. https://doi.org/10.1136/pgmj.2003.015339

Harvard Health Publishing. No need to avoid healthy omega-6 fats. [online] Available at: <https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/no-need-to-avoid-healthy-omega-6-fats> [Accessed 23 January 2020].

 

Vantage Aging. 8 Immune-Boosting Foods for Seniors. [online] Available at: <https://vantageaging.org/blog/immune-boosting-foods-for-seniors/> [Accessed 23 January 2020].

 

Harvard Health Publishing. How to Boost Your Immune System. [online] Available at: <https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system>  [Accessed 23 January 2020].

 

US Dairy Export Council. Whey Proteins and Immunity. [online] Available at: <http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.492.5234&rep=rep1&type=pdf> [Accessed 23 January 2020].

 

Jette, A. M., & Branch, L. G. (1981). The Framingham Disability Study: II. Physical disability among the aging. American journal of public health, 71(11), 1211–1216. https://doi.org/10.2105/ajph.71.11.1211. [online] Available at: <https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1619934/> [Accessed 23 January 2020].

 

NHS. Physical Activity Guidelines for Older Adults. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/exercise/physical-activity-guidelines-older-adults/> [Accessed 23 January 2020].

 

Harvard Health Publishing. Stress Relief Tips for Older Adults. Available at: <https://www.health.harvard.edu/stress/stress-relief-tips-for-older-adults> [Accessed 23 January 2020].

 

Cleveland Clinic. How to Keep Your Body’s Defenses Strong After Age 65. <https://health.clevelandclinic.org/5-tips-make-immune-system-stronger-age/> [Accessed 23 January 2020].

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Luthfiya Rizki Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x