Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin), Plus Sumber Makanan Terbaiknya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Vitamin B6 (piridoksin), yang juga disebut dengan piridoksin, merupakan salah satu vitamin B kompleks yang punya manfaat penting untuk menjaga kesehatan otak dan sistem saraf. Bila tidak ada vitamin B6, maka tubuh tidak bisa menyerap vitamin B12 sehingga tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal. Memangnya, apa saja manfaat vitamin B6? Dari mana saja vitamin ini bisa didapatkan?

Beragam manfaat vitamin B6 (piridoksin) untuk kesehatan

manfaat vitamin B6

Tanpa disadari, vitamin B6 memberikan sejumlah manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Nah, berikut ini adalah berbagai manfaat vitamin B6 untuk kesehatan tubuh.

1. Menambah energi

Bagi Anda yang terbiasa bergerak aktif dan rutin berolahraga, Anda tidak boleh melewatkan asupan vitamin B6 harian. Pasalnya, vitamin B6 dapat membantu memecah protein dan meningkatkan metabolisme tubuh. Ketika metabolisme tubuh bekerja lebih cepat, maka energi yang dihasilkan oleh tubuh pun juga akan lebih cepat.

Selain itu, asupan vitamin B6 juga dapat meningkatkan produksi hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dengan demikian, organ-organ tubuh dapat terus ‘bernapas’ dan bekerja secara optimal.

2. Menguatkan fungsi otak

Salah satu manfaat vitamin B6 yang paling utama adalah membantu menguatkan fungsi otak dan daya ingat. Menurut University of Maryland Medical Center, vitamin B6 diperlukan untuk membuat neurotransmitter, bahan kimia yang membawa sinyal dari satu sel saraf ke sel lainnya.

Neurotransmitter tersebut dibutuhkan untuk memproses daya ingat dan meningkatkan fungsi otak. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang mengungkapkan adanya keterkaitan antara risiko penyakit Alzheimer terhadap kekurangan vitamin B6.

3. Mencegah penyakit jantung

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kombinasi vitamin B6 dan vitamin B12 dapat membantu mencegah penyakit jantung. Hal ini dikarenakan vitamin B6 berfungsi untuk menurunkan kadar homosistein dalam tubuh.

Homosistein adalah sejenis asam amino yang diproduksi dalam darah. Ketika kadar homosistein dalam darah tinggi, maka asam amino tersebut dapat menumpuk di pembuluh darah dan merusak arteri.

Jika tubuh kekurangan vitamin B6, maka homosistein akan terus meningkat dan menyumbat pembuluh darah. Akibatnya, risiko serangan jantung dan stroke tidak dapat dihindari.

4. Mengatasi depresi

Otak membutuhkan asupan vitamin B6 untuk menghasilkan serotonin, suatu neurotransmitter yang dapat meningkatkan suasana hati dan pikiran positif. Ini tentu bermanfaat bagi Anda yang gampang bad mood, atau bahkan mengalami depresi.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan fosfat piridoksal, suatu bentuk vitamin B6, dapat dikaitkan dengan gejala depresi dan gangguan mood. Maka itu, jaga suasana hati Anda dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin B6.

5. Bantu mengatasi gejala sindrom pre-menstruasi

Selain berpotensi untuk membantu gejala depresi, vitamin B juga dikatakan bisa membantu gejala emosional yang berkaitan dengan sindrom pre-menstruasi seperti rasa cemas dan mudah marah.

Sebuah penelitian kecil yang dilakukan tahun 2000 pernah menunjukkan bahwa pemberian vitamin B6 sebanyak 50 miligram bersama dengan magnesium sebanyak 200 miligram dapat mengurangi gejala PMS secara signifikan.

Meski demikian, manfaat vitamin B6 yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan keefektivitasannya.

Sumber makanan terbaik yang memberikan manfaat vitamin B6

Vitamin B6 adalah salah satu vitamin yang larut air. Ini artinya, tubuh tidak dapat menyimpan vitamin B6 lebih lama dan akan segera dialirkan bersama dengan cairan tubuh – dan keluar melalui urine.

Agar asupan vitamin B6 dalam tubuh tetap terjaga, Anda bisa memenuhinya dengan mengonsumsi berbagai makanan seperti:

  • ikan,
  • hati sapi,
  • kentang,
  • daging ayam,
  • kacang-kacangan,
  • buah-buahan non-sitrus, seperti alpukat dan pisang, serta
  • sayuran hijau.

Anda juga bisa merasakan berbagai manfaatnya dengan mengonsumsi sereal sarapan yang telah difortifikasi (diperkaya) vitamin B6.

Berapa banyak asupan vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh?

kesehatan wanita

Kekurangan vitamin B6 dalam tubuh dapat menyebabkan anemia, ruam gatal, dan penurunan sistem kekebalan tubuh. Walaupun kekurangan vitamin B6 ini jarang terjadi, namun bukan berarti Anda bisa menyepelekan vitamin yang satu ini jika ingin tubuh tetap sehat.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, inilah jumlah kebutuhan vitamin B6 yang harus dipenuhi:

  • Bayi usia 0 – 5 bulan: 0,1 miligram
  • Bayi usia 6 – 11 bulan: 0,3 miligram
  • Anak-anak usia 1 – 6 tahun : 0,5 sampai 0,6 miligram
  • Anak-anak usia 7 – 9 tahun: 1,0 miligram
  • Laki-laki usia 10 – 49 tahun: 1,3 miligram
  • Laki-laki di atas 50 tahun : 1,7 miligram
  • Perempuan 10 – 49 tahun : 1,3 miligram
  • Perempuan di atas 50 tahun: 1,5 miligram
  • Ibu hamil: sekitar 1,8 miligram
  • Ibu menyusui: sekitar 1, 8 miligram

Selain lewat makanan, kebutuhan vitamin B6 juga bisa dipenuhi dari suplemen. Namun, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk minum suplemen vitamin B6 setiap hari.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab gusi bengkak dan terasa sakit. Mungkin salah satunya sedang Anda alami tanpa disadari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

Boleh saja minum bubble tea, tapi kalau terlalu sering, waspada bahayanya bagi kesehatan. Bagaimana agar tetap sehat meski doyan bubble tea?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mie Instan atau Nasi: Mana yang Bikin Lebih Cepat Gemuk?

Saat ingin menjaga atau menurunkan berat badan, Anda mungkin bingung memilih mana yang lebih baik: nasi putih atau mie instan. Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 20 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat belimbing

9 Manfaat Kesehatan dari Makan Buah Belimbing

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

Memanfaatkan Cahaya, Terapi yang Dapat Membantu Mengatasi Depresi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
daging angsa

Belum Banyak Diketahui, Inilah Manfaat Daging Angsa dan Kandungan Gizinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit