home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Gejala yang Mudah Dikenali Saat Tubuh Kekurangan Zat Besi

8 Gejala yang Mudah Dikenali Saat Tubuh Kekurangan Zat Besi

Zat besi termasuk mineral penting untuk tubuh dalam pembentukan sel darah merah. Bila sel darah merah berkurang, fungsi organ jadi terganggu dan memicu gejala kekurangan zat besi. Apa saja tanda-tandanya?

Apa saja gejala kekurangan zat besi pada tubuh?

sering kelelahan

Fungsi sel darah merah (eritrosit) yaitu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh sehingga organ dapat bekerja dengan baik. Bila sel darah merah dalam tubuh berkurang, jaringan dan otot-otot tubuh tentu tidak akan mendapatkan cukup oksigen.

Untuk membuat fungsi sel darah merah tetap optimal, Anda perlu memenuhi mineral zat besi. Bila tidak, ciri-ciri kekurangan atau defisiensi zat besi dapat muncul. Istilah medis dari kondisi ini yaitu anemia defisiensi besi.

Gejala kondisi ini berbeda pada setiap orang tergantung usia, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatannya. Jika tubuh sedang tidak bugar, Anda akan lebih mudah mengalami kekurangan zat besi serta rentan terkena penyakit lainnya.

Di bawah ini beberapa tanda dan gejala umum kekurangan zat besi.

1. Mudah lelah

Orang dengan kondisi ini biasanya sering merasa lesu, lelah, dan sulit fokus. Walaupun dapat disebabkan karena kecapekan, mudah lelah juga bisa menjadi pertanda bahwa tubuh Anda tidak memiliki cukup hemoglobin.

Hemoglobin yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadarnya dalam tubuh sedikit, oksigen yang diedarkan pun juga akan berkurang. Akibatnya, jaringan dan otot tubuh jadi kekurangan energi.

Sebagai gantinya, organ hati harus bekerja lebih keras untuk memindahkan lebih banyak darah kaya oksigen ke seluruh tubuh. Alhasil, tubuh Anda malah jadi semakin lelah.

2. Muka pucat

Cara mudah mengetahui Anda kekurangan zat besi yaitu dengan mengecek warna kelopak mata bagian bawah. Normalnya, bagian tersebut tampak merah segar. Namun, jika warnanya lebih cerah atau putih pucat, bisa jadi Anda mengalami kondisi ini.

Warna merah pada darah dipengaruhi hemoglobin. Semakin banyak kandungan hemoglobin, semakin cerah dan merah pula warna darahnya. Maka itu, orang yang sehat memiliki warna kulit yang segar dan kemerahan karena dipenuhi oleh hemoglobin dalam darah.

Sebaliknya, kekurangan zat besi membuat tubuh Anda tampak pucat. Tidak hanya pada kulit, kondisi ini juga bisa terjadi pada wajah, gusi, bagian dalam bibir, dan kuku.

3. Sakit kepala

Salah satu penyebab sakit kepala yaitu karena defisiensi zat besi. Gejala ini memang tidak sering muncul seperti gejala lainnya. Akan tetapi, sakit kepala akibat kekurangan zat besi biasanya disertai dengan pusing dan mata berkunang-kunang.

Pada defisiensi zat besi, kadar hemoglobin yang rendah menyebabkan otak kekurangan oksigen. Akibatnya, pembuluh darah di otak jadi membengkak dan menekan rongga kepala sehingga menimbulkan sakit kepala.

4. Jantung berdebar-debar

Saat Anda mengalami kekurangan zat besi, kadar hemoglobin yang rendah membuat jantung harus bekerja keras untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, jantung Anda akan berdetak tidak teratur dan sangat cepat.

Pada kasus yang ekstrem, kondisi ini dapat menyebabkan pembesaran jantung hingga gagal jantung. Namun, hal ini biasanya terjadi pada orang yang mengalami kekurangan zat besi dalam waktu yang lama.

5. Rambut rontok

Rambut rontok saat keramas atau menyisir memang hal yang wajar terjadi. Namun jika Anda mengalaminya secara berlebihan, bisa jadi Anda kekurangan zat besi.

Lagi-lagi, hal ini ada hubungannya dengan menipisnya kadar hemoglobin dalam darah. Dalam hal ini, folikel rambutlah yang mengalami kekurangan oksigen. Itulah mengapa, rambut jadi mudah rontok.

6. Lidah dan mulut bengkak

Jika bagian mulut dan lidah Anda terlihat benkak dan pucat, mungkin Anda kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Kondisi ini juga dapat menyebabkan mulut kering dan luka, terutama di bagian sudut mulut.

Selain rendahnya kadar hemoglobin, kadar mioglobin yang juga rendah dapat menyebabkan lidah terasa perih dan bengkak. Mioglobin yaitu protein dalam sel darah merah yang mendukung kekuatan otot tubuh, termasuk otot pembentuk lidah.

7. Sindrom kaki gelisah

Nyatanya, sekitar 25 persen orang dengan sindrom kaki gelisah mengalami kondisi ini. Semakin rendah asupan zat besi, semakin buruk pula gejala sindrom kaki gelisah ini.

Sindrom kaki gelisah yaitu kondisi saat Anda sering tak sadar menggoyangkan kaki sekalipun saat sedang istirahat. Dorongan untuk terus menggoyangkan kaki ini dapat menyebabkan adanya sensasi geli di kaki, betis, serta paha.

8. Kuku berbentuk seperti sendok

Salah satu gejala defisiensi zat besi dapat dilihat dengan mendeteksi tampilan kuku. Kalau kuku Anda cenderung rapuh dan berbentuk sendok, bisa jadi Anda mengalami kekurangan zat besi.

Kuku berbentuk sendok disebut koilonychia yang biasanya diawali dengan kuku yang rapuh dan mudah retak. Saat tubuh kurang asupan zat besi, secara perlahan bagian tengah kuku akan menekan ke bawah dan ujungnya terangkat, membentuk seperti sendok.

Meski begitu, tanda kuku berbentuk sendok biasanya terjadi pada kasus anemia defisiensi besi yang parah.

Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala yang sudah disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan diagnosisnya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

10 Signs and Symptoms of Iron Deficiency. https://www.healthline.com/nutrition/iron-deficiency-signs-symptoms. Accessed 27/8/2018.

7 Unusual Signs of Iron Deficiency. https://www.everydayhealth.com/news/unusual-signs-iron-deficiency/. Accessed 27/8/2018.

Iron Deficiency Anemia. https://www.healthline.com/health/iron-deficiency-anemia. Accessed 27/8/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 07/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x