home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Fungsi Mineral untuk Tubuh dan Ragam Sumbernya

Fungsi Mineral untuk Tubuh dan Ragam Sumbernya

Mineral adalah senyawa non-organik yang tubuh Anda butuhkan agar bisa berkembang dan berfungsi dengan normal. Meskipun diperlukan dalam jumlah sedikit, fungsi mineral sangat beragam dan mencakup berbagai sistem dan organ tubuh Anda.

Ada dua kelompok mineral yang terkandung dalam makanan, yaitu mineral makro dan mineral mikro. Apa saja contoh mineral pada masing-masing kelompok dan kegunaannya bagi tubuh? Simak jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Mineral dan jenis-jenisnya

jenis dan fungsi vitamin

Seperti halnya vitamin, mineral merupakan zat gizi mikro atau mikronutrien. Ini berarti tubuh membutuhkannya dalam jumlah sedikit. Untuk mengetahui besarnya kebutuhan mineral Anda setiap hari, Anda bisa mengacu pada Angka Kebutuhan Gizi (AKG).

Sebagian besar sumber mineral manusia berasal dari makanan yang beraneka ragam dan bergizi seimbang. Namun, ada pula orang-orang dengan kondisi tertentu yang perlu mendapatkan asupan mineral tambahan dari suplemen.

Mineral-mineral dalam makanan terbagi menjadi dua jenis, yaitu mineral makro dan mineral mineral mikro (trace elements). Keduanya memiliki perbedaan sebagai berikut.

1. Mineral makro

Mineral makro adalah mineral yang tubuh Anda perlukan dalam jumlah besar. Rentang kebutuhan mineral makro berkisar dari beberapa belas hingga ribuan miligram. Contoh mineral dalam kelompok ini yaitu kalsium, fosfor, kalium, dan magnesium.

2. Mineral mikro

Mineral mikro atau trace elements adalah mineral yang diperlukan dalam jumlah kecil, yakni kurang dari 100 miligram. Beberapa mineral yang tergolong sebagai trace elements yaitu zat besi, tembaga, zinc, mangan, dan yodium.

Fungsi dan sumber mineral

Mineral

Sebagai zat gizi mikro, mineral mempunyai peran penting dalam berbagai fungsi organ dan mekanisme organ tubuh. Di bawah ini ragam jenis mineral, kegunaan masing-masing, serta makanan yang menjadi sumbernya.

1. Kalsium

Fungsi utama kalsium yaitu menjaga kepadatan dan kesehatan tulang, serta berperan dalam pembekuan darah dan penyembuhan luka. Mineral ini juga mengaktifkan enzim pencernaan tertentu yang akan memecah makanan menjadi zat gizi.

Kebutuhan kalsium untuk orang dewasa dalam sehari yaitu 1.000 miligram. Anda bisa mencukupi kebutuhan ini dengan mengonsumsi susu dan produk olahannya, makanan laut (seafood), daging ayam, dan daging sapi.

2. Fosfor

Mineral fosfor memiliki fungsi penting dalam pembentukan tulang dan gigi, penggunaan lemak dan karbohidrat di dalam tubuh, serta perbaikan sel dan jaringan. Rata-rata, orang dewasa membutuhkan asupan fosfor sebanyak 700 miligram dalam sehari.

Makanan yang menjadi sumber mineral ini di antaranya daging sapi, ikan, ayam, dan biji-bijian dari golongan serealia (beras, jagung, quinoa, dan lain-lain). Selain itu, banyak pula biskuit atau crackers yang telah diperkaya dengan mineral ini.

3. Kalium

Mineral kalium berperan dalam fungsi saraf, kontraksi otot, dan detak jantung. Mineral ini juga membantu membuang zat sisa dari sel, mencegah hipertensi akibat kadar natrium yang tinggi, serta merupakan salah satu mineral elektrolit.

Orang dewasa membutuhkan asupan kalium sebanyak 4.700 miligram dalam sehari. Sumber kalium terbaik yakni sayuran berdaun hijau, wortel, kentang, dan buah-buahan sitrus seperti jeruk.

4. Magnesium

Magnesium membantu proses metabolisme lemak dan protein, mengaktifkan lebih dari 300 jenis enzim di dalam tubuh, serta menyeimbangkan elektrolit saat otot berkontraksi. Tubuh Anda juga membutuhkan magnesium untuk mengubah makanan menjadi energi.

Kebutuhan magnesium orang dewasa yaitu 360 miligram per hari untuk laki-laki dan 330 miligram per hari untuk perempuan. Sumber mineral ini beragam, termasuk tahu, tempe, sayuran berdaun hijau, dan daging sapi.

5. Belerang (sulfur)

Manfaat kol atau kubis

Tubuh membutuhkan belerang untuk membentuk protein, mengubah makanan menjadi energi, serta mencetak dan memperbaiki DNA. Seperti kalsium dan fosfor, belerang termasuk mineral yang jumlahnya paling banyak di dalam tubuh.

Kebutuhan belerang orang dewasa dalam sehari yaitu 800 – 900 miligram. Anda bisa memenuhinya dengan mengonsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, daging, telur, serta sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis.

6. Natrium

Natrium merupakan mineral elektrolit seperti halnya kalium. Mineral ini membantu kerja otot dan saraf, mengatur volume darah, serta memengaruhi tekanan darah. Meskipun bermanfaat, asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Orang dewasa membutuhkan asupan natrium sebesar 1.500 miligram per hari. Sumber utama mineral ini berasal dari garam dapur, makanan kemasan dan hasil pemrosesan, ayam, serta telur.

7. Zat besi

Zat besi merupakan mineral penting dalam pembentukan protein khusus yang disebut hemoglobin dan mioglobin. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen pada sel darah merah, sedangkan mioglobin mengikat oksigen pada sel otot.

Kebutuhan zat besi laki-laki dewasa adalah 9 miligram per hari, sedangkan perempuan 14 miligram per hari. Sumber terbaik zat besi antara lain daging merah, kacang, buah kering, dan makanan yang telah diperkaya dengan mineral ini.

8. Tembaga

Tembaga memiliki fungsi penting untuk memelihara kesehatan tulang, pembuluh darah, persarafan, dan sistem imun. Anda juga perlu mencukupi kebutuhan mineral ini untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan pengeroposan tulang.

Laki-laki dan perempuan dewasa sama-sama memerlukan asupan tembaga sebanyak 900 mikrogram dalam sehari. Anda bisa memperoleh mikromineral ini dari kerang, jeroan, kacang-kacangan, lada hitam, dan sayuran berdaun hijau.

9. Seng (zinc)

sabun susu kambing lebih baik

Tubuh Anda memerlukan asupan zinc untuk mengolah karbohidrat, protein, dan lemak dari makanan. Selain itu, zinc juga berperan dalam pembentukan sel tubuh dan enzim serta proses penyembuhan luka.

Kebutuhan zinc orang dewasa adalah 11 miligram per hari untuk laki-laki dan 8 miligram per hari untuk perempuan. Makanan yang paling banyak mengandung zinc yakni susu, keju, daging merah, dan kerang.

10. Mangan

Mangan membantu pembentukan enzim, jaringan ikat, tulang, hormon seks, dan protein pembeku darah. Mineral ini juga membantu proses penyerapan kalsium, pengaturan gula darah, serta pengaktifan enzim-enzim.

Laki-laki dewasa dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan mangan sebesar 2,3 miligram per hari, sedangkan perempuan sebesar 1,8 miligram per hari. Anda bisa mendapatkan mineral ini dari kacang-kacangan, gandum, kacang polong, dan roti.

11. Yodium

Yodium berperan dalam pembentukan hormon tiroid, pertumbuhan fisik dan psikis, serta pengaturan suhu tubuh. Anda juga perlu memenuhi kebutuhan mineral ini untuk menjaga kesehatan jaringan saraf dan otot.

Orang dewasa membutuhkan asupan yodium sebesar 150 mikrogram per hari. Selain garam, sumber yodium berasal dari ikan laut, kerang, serta beberapa jenis biji-bijian dalam jumlah kecil.

12. Kromium

Mineral kromium penting dalam penguraian lemak dan karbohidrat. Mineral ini merangsang pembentukan asam lemak dan kolesterol yang diperlukan tubuh. Selain itu, kromium juga membantu mengaktifkan hormon insulin untuk mengontrol gula darah.

Kebutuhan kromium orang dewasa yaitu 30 – 36 mikrogram per hari. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Anda bisa mengonsumsi daging merah, kacang-kacangan, gandum, beras, sorgum, serta biji-bijian sejenisnya yang termasuk dalam kelompok serealia.

13. Selenium

Selenium membantu kerja sistem imun, sistem reproduksi, serta proses metabolisme lemak. Guna memenuhi kebutuhan selenium sebanyak 24 – 30 mikrogram per hari, Anda bisa mengonsumsi susu, bawang, atau daging ayam.

Mineral merupakan zat gizi penting yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi normal organ tubuh. Makromineral yaitu berbagai mineral yang diperlukan dalam jumlah besar, sedangkan mikromineral yaitu jenis mineral yang diperlukan dalam jumlah kecil.

Anda bisa memenuhi kebutuhan zat gizi ini cukup dengan menyantap makanan yang beraneka ragam. Namun, jika Anda memiliki kondisi tertentu yang membuat Anda perlu mengonsumsi suplemen, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosisnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. (2019). Retrieved 23 Februari 2021, from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/129886/Permenkes%20Nomor%2028%20Tahun%202019.pdf

Definitions of Health Terms: Minerals. (2019). Retrieved 23 Februari 2021, from https://medlineplus.gov/definitions/mineralsdefinitions.html#:~:text=Minerals%20are%20those%20elements%20on,molybdenum%2C%20manganese%2C%20and%20selenium

Vitamins and minerals – Others. (2020). Retrieved 23 Februari 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/others/

Minerals: Their Functions and Sources. (2019). Retrieved 23 Februari 2021, from https://www.uofmhealth.org/health-library/ta3912

Iron. (2020). Retrieved 23 Februari 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/iron/

Iodine. (2020). Retrieved 23 Februari 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/iodine/

Copper in diet. (2019). Retrieved 23 Februari 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002419.htm#:~:text=Oysters%20and%20other%20shellfish%2C%20whole,of%20copper%20in%20the%20diet.

Hemoglobin and Functions of Iron. (2021). Retrieved 23 Februari 2021, from https://www.ucsfhealth.org/education/hemoglobin-and-functions-of-iron#:~:text=Iron%20is%20an%20essential%20element,the%20lungs%20to%20the%20tissues.

Potassium. (2021). Retrieved 23 Februari 2021, from https://medlineplus.gov/potassium.html#:~:text=Potassium%20is%20a%20mineral%20that,helps%20your%20heartbeat%20stay%20regular.

Phosphorus in diet. (2019). Retrieved 23 Februari 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002424.htm#:~:text=Function&text=The%20main%20function%20of%20phosphorus,repair%20of%20cells%20and%20tissues

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 6 hari lalu
x