3 Manfaat Hebat dari Vitamin K untuk Tubuh, dan yang Mungkin Terjadi Jika Anda Kekurangan Vitamin K

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asupan mineral dan vitamin yang cukup setiap hari membantu Anda menjaga kesehatan tubuh. Salah satu jenis vitamin yang penting bagi tubuh, namun seringnya dilupakan, adalah vitamin K. Padahal tanpa adanya vitamin K yang cukup, Anda akan lebih mudah memar atau berdarah karena darah Anda jadi sulit membeku. Tidak hanya itu, simak beragam manfaat vitamin K lainnya dalam artikel ini.

Berbagai manfaat vitamin K untuk kesehatan tubuh

Manfaat vitamin K yang paling utama adalah untuk mendukung pembekuan darah. Menurut National Institutes of Health (NIH), sampai saat ini sebenarnya belum ada cukup bukti ilmiah yang mendukung manfaat vitamin K lainnya selain untuk pembekuan darah.

Namun, dari beberapa penelitian yang sudah ada menunjukkan bahwa vitamin K mampu membantu mencegah dan mengatasi masalah kesehatan lainnya. Misalnya:

  • Kesehatan tulang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin K membantu menjaga kekuatan tulang, meningkatkan kepadatan tulang, serta mengurangi risiko patah tulang.
  • Fungsi kognitif otak. Peningkatan kadar vitamin K dalam darah telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif pada orang dewasa yang lebih tua sehingga bisa membantu mencegah kepikunan di usia lanjut.
  • Kesehatan jantung. Vitamin K dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap rendah dengan mencegah pembentukan mineral di dinding pembuluh darah, yang merupakan faktor risiko utama dari penyakit jantung. Selain itu, asupan vitamin K yang cukup juga telah terbukti menurunkan risiko stroke.

Berapa idealnya jumlah vitamin K yang dibutuhkan tubuh?

Jumlah kebutuhan vitamin K setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, serta aktivitasnya. Namun, menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI, secara umum kebutuhan vitamin K yang ideal bagi orang dewasa berkisar dari 55–65 mcg per hari.

Tidak ada efek samping yang berbahaya jika mengonsumsi vitamin K secara berlebihan. Namun, Anda sebenarnya tidak perlu-perlu amat mengonsumsinya setiap hari. Kelebihan vitamin K dari suplemen atau makanan harian akan disimpan dalam hati (liver) untuk cadangan di kemudian hari.

Yang terjadi jika seseorang kekurangan vitamin K

Tanpa vitamin K yang cukup, tubuh Anda tidak bisa menghasilkan protrombin, yaitu protein khusus yang berfungsi untuk pembekuan darah dan metabolisme tulang. Jika ini terjadi, Anda akan lebih mudah mengalami memar meski hanya cedera ringan. Kekurangan vitamin K juga membuat Anda lebih rentan berdarah dan sulit sembuhnya, meski hanya luka gores kecil. Pasalnya, darah Anda jadi dulit membeku ketika tubuh tida memiliki cukup protrombin.

Tidak jarang, perdarahan yang tak kunjung sembuh bisa berakibat serius, terutama bila cederanya cukup berat.

Kelompok orang yang lebih rentan kekurangan vitamin K

Dalam banyak kasus, orang dewasa yang sehat jarang mengalami kekurangan vitamin K. Ini karena tubuh dapat menyimpan vitamin K dari asupan makanan sebelumnya untuk digunakan ketika saatnya dibutuhkan.

Meski begitu, kekurangan vitamin K sering dialami oleh bayi baru lahir dan orang-orang yang memiliki masalah penyerapan gizi tertentu, seperti penyakit celiac, infeksi bakteri, ascariasis (cacingan), dan pankreatitis akut.

Beberapa orang berikut juga lebih mungkin mengalami kekurangan vitamin K, yaitu:

  • Memiliki anti pembekuan darah yang berlebihan.
  • Memiliki penyakit saluran empedu.
  • Memiliki penyakit hati seperti sirosis dan penyakit Gaucher.
  • Sering mengonsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi obat-obatan yang efek sampingnya menghambat penyerapan vitamin K dalam tubuh.

Cukupi kebutuhan vitamin K Anda, dari makanan segar dan suplemen

Meski tidak perlu dikonsumsi banyak-banyak, bukan berarti Anda tidak mencukupi asupan vitamin K Anda. Vitamin K bisa Anda peroleh dari sumber makanan segar, seperti sayuran berdaun hijau (brokoli, bayam, sawi, daun bawang, kembang kol, kubis, timun, asparagus, selada), kacang-kacangan (edamame, kedelai, kacang tanah), minyak sayur, susu dan produk olahannya (keju, susu, yogurt, mentega), hingga daging dan telur.

Manfaat vitamin K juga bisa Anda dapatkan dari konsumsi suplemen. Namun sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter untuk mengetahui dosis tepatnya untuk Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Selain mengonsumsi obat, Anda yang memiliki sakit maag juga perlu mengubah pola makan dengan memilah-milah jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kuku

6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
veneer gigi

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
hamil di usia 20-an

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit