Berbagai Perubahan yang Terjadi Pada Otak Perempuan Saat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/02/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan tidak hanya akan mengubah penampilan fisik Anda, tapi juga dapat memengaruhi bagaimana cara kerja otak ibu hamil. Lantas, seperti apa perubahan otak yang terjadi selama masa kehamilan? Simak selengkapnya di artikel ini.

Berbagai perubahan yang terjadi pada otak ibu hamil

Kehamilan tidak benar-benar akan mengubah struktur, ukuran, maupun bagian-bagian otak ibu hamil. Namun, sejumlah penelitian melaporkan bahwa hormon kehamilan (estrogen dan progesteron) dapat sedikit banyak menurunkan fungsi kognitif otak.

Pasalnya selain mempersiapkan tubuh untuk menghadapi masa kehamilan dan persalinan, tingginya kadar kedua hormon tinggi ini juga dapat memengaruhi kerja saraf dan sirkuit saraf otak. Namun tenang. Kehamilan tidak akan mengubah IQ Anda, tapi lebih mengubah apa yang menjadi perhatian dan prioritas Anda.

Beginilah macam-macam perubahan yang terjadi pada otak ibu hamil:

1. Gampang lupa

Salah satu keluhan yang paling sering terlontar semasa kehamilan adalah gampang lupa. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon oksitosin yang kemudian memengaruhi komunikasi sel-sel saraf di otak. Hal inilah yang membuat otak ibu hamil lebih sulit mengembalikan ingatan jangka pendek.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam The British Journal of Psychiatry melaporkan bahwa kecenderungan ibu hamil jadi pikun hanya terjadi pada masa trimester ketiga. Setelah melahirkan kemampuan mengingat ibu hamil akan kembali normal.

Namun uniknya, sebuah penelitian lain di tahun 2009 menemukan bahwa bagian otak yang bereran mengatur memori pengenalan justru mengalami peningkatan kerja selama Anda hamil daripada sebelumnya. Memori pengenal adalah kemampuan sadar Anda untuk mengenali kejadian, obyek, atau orang yang sebelumnya pernah ditemui.

2. Lebih siap jadi ibu

Sebuah studi menemukan bahwa ada penyusutan volume pada materi abu-abu otak di area yang terkait dengan pemrosesan dan respon terhadap sinyal sosial. Hilangnya volume otak di area ini dapat menandakan proses pematangan dan spesialisasi otak, yang memungkinkan Anda menjadi lebih fokus dan selaras terhadap kebutuhan bayi Anda.

Naluri keibuan ini juga turut dipengaruhi oleh peningkatan hormon dopamin sebagai penguat ikatan batin ibu dengan anak. Dopamin dapat memotivasi ibu untuk berbuat lebih banyak untuk calon anak-anaknya. Pengorbanan ini pun dapat membuat ibu merasa lebih baik dan lebih bahagia.

3. Rentan depresi

Satu dari 4 wanita usia produktif bisa mengalami depresi, maka tidak heran jika gangguan mood ini juga bisa memengaruhi ibu hamil. Dilansir dari Healthline, 10-15 persen wanita pada umumnya mengalami depresi saat hamil.

Gangguan mood, termasuk depresi, adalah penyakit kejiwaan yang melibatkan perubahan kimia otak. Selama kehamilan, perubahan hormon bisa mempengaruhi zat kimia di otak Anda, yang secara langsung berhubungan dengan depresi dan kecemasan.

Tidak ada penyebab tunggal dari depresi. Risiko depresi dapat diperburuk oleh situasi hidup yang sulit, yang kemudian dapat memicu gejala depresi selama kehamilan.

Lalu, apa yang perlu Anda lakukan?

Menjaga kehamilan sehat adalah cara utama dan yang terpenting untuk menghadapi dan mengelola berbagai perubahan semasa kehamilan. Pastikan Anda mendapat cukup asupan gizi dari makanan sehat dan rajin berolahraga.

Untuk mengatasi keluhan pikun dan masalah memori lainnya, hal yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Tulis hal-hal penting di buku catatan untuk membantu Anda mengingat. Anda juga dapat membuat daftar tulisan yang berisi tentang barang belanjaan atau pertanyaan yang akan Anda ajukan ke dokter saat kunjungan.
  • Tidur cukup. Setelah melahirkan, Anda cenderung mendapatkan tidur yang kurang; sehingga membuat otak tidak dalam kinerja terbaiknya terutama dalam hal mengingat. Karena itu, meskipun sulit, Anda tetap perlu mengatur waktu tidur agar mendapatkan tidur yang cukup.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit