home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

17 Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

17 Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Terlambat menstruasi adalah tanda-tanda awal hamil yang paling umum. Namun, ada juga wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur sehingga ia tidak menyadari kehamilannya. Untuk memudahkan, berikut ciri-ciri hamil mulai dari yang paling umum sampai jarang wanita alami.

Tanda-tanda istri hamil yang paling umum

Melansir dari Pregnancy Test, tidak semua wanita menunjukkan tanda-tanda hamil yang seragam.

Ada yang mengalami mual dan muntah tapi tidak merasa kram perut implantasi, atau sebaliknya.

Bahkan, wanita yang sudah pernah hamil mungkin saja mengalami tanda hamil yang berbeda di setiap kehamilannya.

Ini terjadi karena tubuh setiap wanita pasti berbeda, sehingga bagaimana mereka bereaksi terhadap perubahan tubuhnya juga akan berbeda.

Berikut beberapa ciri-ciri hamil yang paling umum wanita alami.

1. Terlambat menstruasi

Terlambat menstruasi adalah tanda pasti hamil yang paling umum istri alami. Biasanya, ciri-ciri hamil adalah kalau tidak menstruasi setelah 4-5 hari atau lebih sejak tanggal seharusnya.

Jika sudah berhubungan seks dan tidak kunjung haid selama rentang waktu, artinya proses pembuahan sudah atau sedang berlangsung.

Kalau ada pembuahan, sel telur akan menempel di dinding rahim dan terus berkembang menjadi bayi dalam waktu 9 bulan.

Kemudian berkembang menjadi bakal janin. Setelah implantasi, tubuh akan melepaskan hormon HCG yang bertugas menjaga kehamilan.

Hormon ini juga yang memberitahu indung telur untuk berhenti memproduksi sel telur baru ketika hamil. Oleh karenanya, tidak ada sel telur yang luruh menjadi darah haid.

Akan tetapi kalau tidak, sel telur akan luruh bersama lapisan dinding rahim keluar dari vagina yang kemudian menjadi menstruasi.

Namun, perlu calon ibu pahami bahwa terlambat menstruasi juga bisa karena oleh ketidakseimbangan hormon, tidak selalu menjadi ciri-ciri hamil.

2. Perubahan payudara dan puting

Perubahan payudara pasti masuk ke dalam salah satu tanda-tanda hamil yang sering istri rasakan.

Payudara ibu hamil umumnya akan terasa lebih kencang. Bahkan dalam beberapa kasus, payudara terasa nyeri dan tidak nyaman.

Dalam minggu-minggu pertama kehamilan, payudara ibu terasa lebih besar, berat, kencang, dan keras dari biasanya. Payudara juga mungkin terasa lebih sensitif dan nyeri, juga menyesakkan.

Selain itu, warna putingnya juga memerah atau areola (area sekitar puting) berubah warna menjadi lebih hitam.

Munculnya ciri-ciri hamil ini karena peningkatan jumlah hormon progesteron serta estrogen.

Calon ibu juga akan melihat garis-garis urat pada area di sekitar puting susu. Hormon kehamilan meningkatkan aliran darah menuju area tersebut demi mempersiapkan produksi ASI.

Ciri-ciri hamil ini mulai terjadi di usia kehamilan 4-6 minggu, sementara perubahan warna puting dan areola mulai sekitar minggu ke-11 kehamilan.

3. Mual dan muntah

Salah satu tanda-tanda hamil yang umum dirasakan adalah mual di pagi hari atau morning sickness. Mual dapat dialami dengan atau tanpa muntah.

Dilansir dari American Pregnancy Association (APA), lebih dari 50 persen wanita hamil mengalami morning sickness di trimester pertama kehamilan.

Sebagian wanita hamil akan terus mengalami tanda-tanda hamil ini sampai trimester kedua atau bahkan sampai persiapan melahirkan.

Namun meski namanya morning sickness, kondisi ini juga bisa terjadi sepanjang hari di siang, sore, atau malam hari.

Ciri-ciri hamil ini umumnya baru muncul setelah kehamilan memasuki minggu ke-6, karena peningkatan hormon Beta hCG atau hormon kehamilan.

Ada juga beberapa ibu hamil yang mengalami tanda-tanda hamil ini lebih cepat, yakni di minggu ke-2 atau segera setelah pembuahan terjadi.

Morning sickness akan mereda perlahan seiring perkembangan usia kehamilan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

4. Indera penciuman lebih sensitif

Menurut studi yang terbitan jurnal Frontiers in Psychology, kepekaan hidung untuk mencium bau akan meningkat drastis selama kehamilan.

Saat mencium bau tertentu, sebagian ibu hamil muda mengalami tanda-tanda hamil seperti mudah merasa pusing, mual dan muntah, atau bahkan rusak suasana hantinya.

Padahal, mereka mungkin tidak merasa terganggu dengan aroma tersebut sebelum hamil.

Kondisi ini juga memengaruhi ibu hamil saat ngidam. Selera makan ibu hamil mungkin berubah karena mencium bau makanan tertentu.

5. Keluar bercak darah (flek) dari vagina

Bercak darah sebagai tanda-tanda hamil berbeda dengan darah menstruasi. Bercak darah sebagai ciri hamil muda ini disebut perdarahan implantasi.

Flek saat hamil ini muncul sebagai efek embrio yang berhasil tertanam pada dinding rahim.

Saat embrio menempel, prosesnya bisa membuat dinding rahim terkikis sehingga mengakibatkan keluarnya bercak darah.

Perdarahan implantasi muncul hanya berupa 1-2 tetes darah yang berwarna merah muda kekuningan atau kecokelatan.

Flek bisa muncul kapan saja dalam 10-14 hari setelah pembuahan, dan berlangsung selama 1-3 hari.

Perdarahan implantasi tidak akan muncul deras dan berlangsung lebih dari 5 atau 7 hari.

Jika ibu mengalami tanda-tanda hamil ini lebih deras dan banyak, segera periksakan ke dokter.

6. Kram perut

Kram perut adalah ciri-ciri hamil juga terjadi akibat proses implantasi embrio. Maka dari itu, tanda-tanda hamil ini biasanya muncul berbarengan dengan flek darah.

Untuk membedakan kram perut tanda-tanda hamil dan gejala menstruasi, perhatikan intensitas dan lokasi sakitnya.

Kram perut sebagai tanda-tanda hamil umumnya tidak terlalu sakit, hanya seperti dicubit dan berlangsung singkat.

Kram bisa mulai terasa segera setelah ovulasi tapi mereda dalam hitungan jam. Kondisi ini terjadi akibat implantasi embrio juga cenderung terpusat pada satu titik lokasi saja.

Sebagai contoh, jika embrio menempel pada sisi kiri rahim, kram akan lebih terasa pada perut sebelah kiri bukan yang kanan.

Jika nyerinya berlangsung lama hingga berhari-hari dan sakitnya terasa menyeluruh, ini kemungkinan besar kram gejala menstruasi.

7. Cepat lemas dan lelah

Tubuh yang mudah lelah dan lemah meski tidak habis melakukan sesuatu yang berat bisa jadi tanda-tanda dan ciri hamil 4 hari.

Ibu hamil bisa mengalami kelelahan luar biasa walaupun usia kehamilannya baru 1 minggu.

Namun, tidak perlu khawatir karena ciri-ciri hamil ini normal terjadi. Bahkan, mungkin terus terjadi sampai waktunya melahirkan

Penyebabnya, hormon progesteron selama masa kehamilan akan meningkat drastis yang akan mengubah metabolisme tubuh.

Selain itu, tubuh wanita akan melemahkan sistem imunnya sejak sebelum implantasi agar embrio dapat melekat dan menetap di rahim.

Kekebalan tubuh yang melemah ini juga meningkatkan risiko ibu hamil mudah kelelahan.

Kadar gula darah dan produksi darah segar juga cenderung lebih rendah karena sebagian besarnya mengarah ke rahim.

Inilah alasannya ibu hamil kerap kali mengeluh tubuhnya mudah capek. Untuk mengatasinya, ibu hamil sebaiknya untuk menyesuaikan aktivitasnya.

Selain itu, beristirahat dengan cukup agar tanda-tanda hamil ini tidak membuat ibu hamil terganggu.

8. Perubahan nafsu makan

Pada trimester pertama, perubahan nafsu makan mulai terlihat.

Sebagian calon ibu mengalami penurunan selera makan karena harus berhadapan dengan morning sickness yang menimbulkan gejala mual dan muntah.

Namun sebagian lainnya tidak mengalami morning sickness dan nafsu makannya justru meningkat.

Ini adalah kondisi yang wajar terjadi karena bayi bertumbuh dalam kandungan. Pertumbuhan janin memberikan tanda mudah lapar dan peningkatan nafsu makan pada ibu hamil.

Berikut beberapa tips untuk mengendalikan rasa lapar saat hamil:

  • rutin minum agar tidak dehidrasi (12-13 gelas per hari),
  • konsumsi makanan bernutrisi,
  • makan sering dalam porsi kecil, dan
  • selalu stok camilan.

Ibu bisa menggabungkan beragam buah dan kacang-kacangan sehingga nutrisi dapat terpenuhi secara optimal selama masa kehamilan.

9. Rambut rontok

Menurut American Pregnancy Association, rambut rontok adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Umumnya ada 40-50% persen wanita hamil yang mengalami rambut rontok.

Penyebabnya karena perubahan hormon dan kurangnya gizi ibu hamil. Tak jarang, saat wanita mengalami ciri-ciri hamil ini banyak dari mereka yang memilih memotong rambutnya menjadi pendek.

10. Sakit pinggang

Sakit pinggang adalah salah satu tanda-tanda hamil yang umum terjadi. Lokasi nyeri tepatnya berpusat di bagian bawah punggung.

Tanda-tanda hamil ini bisa terjadi akibat dampak dari kram implantasi, perut kembung, dan sembelit di awal masa kehamilan.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya konsultasi pada dokter. Nantinya dokter akan meresepkan obat untuk meredakan sakit pinggang.

Selain itu, jaga posisi tidur ibu hamil di malam hari dengan benar agar mencegah sakit pinggang bertambah parah.

11. Suhu tubuh tinggi

Suhu tubuh yang tinggi juga bisa menjadi tanda-tanda hamil. Namun yang dimaksud di sini bukan demam melainkan kenaikan suhu internal tubuh saat baru bangun pagi.

Suhu tubuh sewaktu bangun pagi disebut dengan Suhu Tubuh Basal (BBT). Suhu BBT dapat naik setelah ovulasi karena peningkatan progesteron setelah masa ovulasi.

Kenaikan suhu tubuh basal yang berlangsung selama 18 hari atau lebih termasuk tanda-tanda hamil paling awal.

Sayangnya, ciri-ciri hamil ini tidak selalu pasti menandakan bahwa wanita benar mengandung.

12. Perut kembung

Jika rasa mual dan ingin muntah bersamaan dengan sensasi perut kembung, bisa jadi ciri-ciri hamil muda yang patut ibu pertimbangkan.

Apalagi jika tanda-tanda hamil ini terjadi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas.

Perut kembung biasanya muncul pada sekitar minggu ke-4 sampai minggu ke-6 usia kehamilan.

Kembung tanda-tanda hamil karena perubahan hormon yang juga dapat memperlambat sistem pencernaan.

Ciri-ciri hamil muda yang kurang umum

perkembangan janin minggu 1 kehamilan

Meski tanda-tanda hamil yang sudah disebutkan sebelumnya cukup umum dialami wanita, tapi ada juga ciri hamil yang kurang umum, seperti:

1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil merupakan tanda awal kehamilan yang paling sering tidak disadari. Biasanya kondisi ini mulai terjadi sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan.

Di awal kehamilan, sering kencing diakibatkan oleh tingginya hormon human chorionic gonadotropin (hCG).

Hormon hCG menyebabkan peningkatan aliran darah ke ginjal sehingga meningkatkan produksi urine.

Seiring usia kehamilan makin besar, penyebab sering pipis juga karena oleh kandung kemih yang tertekan oleh rahim.

Alhasil, ibu akan lebih sering merasa kebelet untuk buang air kecil meski kandung kemih belum penuh.

Saat hamil, perubahan hormon membuat kandung kemih jadi lebih sensitif sehingga lebih sulit menahan pipis.

Refleks, seperti bersin, batuk, atau tertawa juga mungkin dapat membuat ibu ngompol tanpa sadar. Tidak perlu khawatir, ini adalah tanda-tanda hamil yang wajar terjadi.

2. Sembelit

Sembelit atau buang air besar tidak teratur mungkin juga termasuk jadi salah satu tanda-tanda hamil karena kenaikan hormon progesteron.

Ketika hormon progesteron tinggi, pergerakan usus jadi lebih lambat untuk menyalurkan makanan hingga ke ujung anus. Ini membuat ibu lebih sulit mengeluarkan feses.

Selain sembelit, masalah perut lainnya yang juga muncul sebagai tanda-tanda hamil adalah perut kembung dan begah.

Tanda kehamilan ini bisa terjadi pada minggu awal kehamilan, dan bahkan bisa berlanjut sampai beberapa bulan ke depan.

3. Mood swing

Selain sering pipis, tanda-tanda hamil yang tidak banyak wanita sadari adalah mood swing. Mood ibu yang sedang hamil muda rentan tidak stabil dan mudah berubah-ubah.

Ciri-ciri hamil muda ini terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh yang dapat menyebabkan ibu gelisah dan mudah marah.

Terkadang, mungkin ceria tapi tak berapa lama kemudian bisa marah atau menangis tersedu-sedu.

Tanda-tanda hamil ini umumnya terjadi pada wanita yang baru pertama kali hamil.

4. Sakit kepala

Sakit kepala adalah tanda-tanda hamil yang sering sebagian wanita alami.

Penyebab sakit kepala adalah peningkatan hormon tiba-tiba dan aliran darah yang membuat ibu mengalami sakit kepala.

Tubuh akan menampung sekitar 50 persen volume darah tambahan saat sedang mengandung. Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari sakit kepala.

5. Mimisan atau gusi berdarah

Gusi Anda berdarah saat menyikat gigi atau hidung tiba-tiba mimisan saat mencoba buang ingus?

Dua hal ini bisa menjadi tanda-tanda hamil yang kurang umum. Namun, mimisan atau perdarahan gusi ringan juga bukanlah hal yang perlu ibu khawatirkan.

Selama trimester pertama, jantung bekerja lebih keras sehingga jumlah dan volume darah yang beredar di tubuh meningkat.

Peningkatan jumlah dan volumenya ini termasuk yang mengalir ke hidung dan mulut.

Lapisan dalam hidung serta bagian dalam gusi penuh oleh pembuluh darah kecil yang rapuh dan rentan pecah.

Maka, aliran darah yang datang deras tiba-tiba bisa menjebol dinding pembuluh sehingga menyebabkannya pecah.

Proses tersebut menghasilkan mimisan atau gusi berdarah yang menjadi ciri-ciri hamil.

Segera lakukan tes jika muncul ciri-ciri hamil

garis samar pada test pack apakah saya hamil

Bila merasakan tanda hamil, ada baiknya segera cek dengan test pack.

Alat ini bisa memastikan kehamilan lebih awal dan cukup akurat, sekitar 97-99 persen, tidak hanya dengan melihat tanda yang calon ibu alami.

Namun, kehamilan baru dapat terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya 10 hari setelah telat haid. Gunakan alat sesuai instruksi pada kemasan untuk hasil yang akurat.

Waktu paling tepat untuk memastikan kehamilan lewat test pack adalah pagi hari. Ini karena hormon hCG berada dalam jumlah yang tinggi pada waktu tersebut.

Ibu juga bisa menunggu setidaknya satu hingga dua minggu setelah berhubungan seks untuk memastikan positif hamil atau tidak.

Tidak hanya mengandalkan test pack atau mengamati tanda-tanda hamil, ibu juga perlu periksa ke dokter untuk memastikannya.

Jika positif hamil, buat jadwal untuk periksa kandungan secara rutin dan bicarakan ciri-ciri hamil yang sudah calon ibu alami.

Memiliki kisah dan pengalaman kehamilan yang menarik dan inspiratif? Mari berbagi cerita bersama para orang tua lain di sini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

When to Take a Pregnancy Test | Options, Cost and Accuracy. (2020). Retrieved 12 August 2020, from https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/pregnancy-tests

Cameron, E. (2014). Pregnancy and olfaction: a review. Frontiers In Psychology5. doi: 10.3389/fpsyg.2014.00067

Hair Loss During Pregnancy – American Pregnancy Association. (2012). Retrieved 12 August 2020, from https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/hair-loss-during-pregnancy/

Symptoms of pregnancy: What happens first. (2020). Retrieved 12 August 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/symptoms-of-pregnancy/art-20043853

Pregnancy Symptoms – Early Signs of Pregnancy. (2019). Retrieved 12 August 2020, from https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/early-pregnancy-symptoms/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x