5 Metode Melahirkan Cara Alternatif yang Bisa Anda Coba

Oleh

Melahirkan sambil berbaring di rumah sakit, baik normal maupun melalui operasi caesar, adalah dua cara melahirkan paling umum yang kita ketahui. Namun, kini muncul banyak alternatif metode melahirkan non-konvensional menarik untuk jadi bahan pertimbangan Anda.

Melahirkan adalah salah satu pengalaman paling monumental dalam hidup, dan merupakan keputusan personal yang Anda buat berdasarkan apa yang Anda rasa baik bagi Anda dan buah hati Anda. Tentu saja sebelum Anda memantapkan pilihan, ada baiknya untuk tetap berkonsultasi dengan dokter dan pasangan Anda mengenai pro dan kontra metode melahirkan yang Anda inginkan.

Home birth

Home birthing bukanlah hal yang asing bagi orang Indonesia, apalagi di sejumlah daerah yang terbilang masih cukup sulit untuk mendapatkan atau menjangkau pelayanan kesehatan.

Jika Anda tertarik untuk melahirkan di rumah, penting untuk selalu berhati-hati dan pertimbangkan segala risiko dan manfaatnya. Risiko keseluruhan dari home birthing termasuk rendah, namun The American Medical Association And American College of Obstetricians And Gynecologists (ACOG) menentang melahirkan di rumah atas dasar bahwa tampaknya melahirkan di rumah sangatlah rumit dan masih bisa berpotensi menjadi darurat medis.

Selain itu, penting dalam mempersiapkan home birthing untuk memilih asisten persalinan (doula) atau bidan yang bersertifikat. Bahkan, tidak jarang di beberapa kasus, Anda akan tetap membutuhkan asistensi dari dokter kandungan Anda.

Siapa saja yang boleh melakukan home birthing?

Home birthing adalah alternatif yang aman jika Anda:

  • Sehat jasmani secara keseluruhan
  • Memiliki kehamilan normal (tidak berisiko tinggi)
  • Tidak memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Tidak melakukan persalinan normal setelah caesar (VBAC)
  • Tidak mengandung anak kembar
  • Khususnya, sudah pernah melahirkan sebelumnya. Wanita hamil yang melakukan homebirth untuk anak pertamanya memiliki peluang 25-37% untuk dilarikan ke rumah sakit akibat komplikasi

Water birth

Water birth diklaim bisa mempermudah proses persalinan. Berada di dalam air hangat dapat meringankan rasa sakit akibat kontraksi, layaknya mandi air hangat membantu meringankan sakit perut atau nyeri punggung.

Dengan water birth, Anda akan menjalankan proses persalinan di kolam buatan berisi air bersih dan hangat (sekitar suhu tubuh) setinggi pinggang. Umumnya, water birth dilakukan di rumah oleh asistensi bidan khusus water birth bersertifikat, namun kini sudah makin banyak rumah sakit dan klinik persalinan yang juga menyediakan jasa ini.

Selain itu, berada dalam air selama kontraksi awal (jika rahim belum membuka hingga 10 centimeter) telah diketahui bisa mengurangi rasa sakit yang memerlukan bantuan obat. Beberapa wanita memilih untuk keluar dari kolam setelah kontraksi awal berakhir, namun dalam metode water birth yang sebenarnya, bidan atau dokter akan meminta Anda untuk tetap berada dalam air sampai proses persalinan usai seutuhnya (sampai bayi Anda keluar dan ‘berenang’ bersama Anda). Tenang saja, risiko tenggelam sangat kecil, karena bayi yang baru lahir tidak bernapas sampai ia terpapar udara untuk pertama kali. Dokter atau bidan akan segera mengangkat buah hati Anda setelah ia dilahirkan.

Beberapa keuntungan lain dari water birth, yaitu:

  • Air hangat membawa efek rileks, juga membantu Anda mengatur pernapasan lebih tenang.
  • Mengejan dalam posisi berjongkok atau duduk di dalam air dapat mempermudah proses persalinan. Anda yang memiliki kekurangan fisik bisa mendapatkan keuntungan lebih dengan metode ini. Aturan yang perlu diingat adalah tetap menjaga lutut pada posisi lebih rendah dari pinggul.
  • Air hangat dalam kolam akan terasa seperti air dalam uterus (rahim) untuk bayi Anda. Bayi yang lahir di dalam air seringkali tenang dan menangis lebih sedikit dibanding bayi yang lahir di darat.

Namun, water birth juga memiliki risiko, salah satunya adalah infeksi. Ketika Anda mendorong untuk melahirkan bayi, kemungkinan Anda akan sekaligus mengeluarkan feses. Hal ini normal. Bidan akan segera membersihkannya. Namun, ini tetap dapat meningkatkan risiko infeksi terhadap bayi.

Hypno birth

Hypno birth akan melatih calon ibu untuk meraih tahap rileksasi total selama proses persalinan. Metode ini melibatkan kursus bersama seorang pelatih hypno birth yang bersertifikat untuk melatih latihan hipnosis, yang akan mengajarkan Anda cara mengeliminasi rasa sakit dan stres dari proses persalinan dengan memusatkan konsentrasi penuh dan kontrol atas tubuh sendiri saat proses berlangsung. Kursus self-hypnosis biasanya akan dilakukan pada saat kandungan berusia 25-29 minggu. Pada kursus tersebut akan diajarkan posisi tubuh saat persalinan dan kelahiran, bagaimana mendalami relaksasi dan self-hypnosis, dan teknik bernapas.

Proses hypno birthing didasarkan pada kekuatan sugesti. Anda bisa gunakan bantuan musik, video, pemikiran dan kata-kata positif guna memandu pikiran, membuat tubuh santai, dan mengendalikan napas selama proses persalinan berlangsung.

Secara umum, metode hypno birthing tergolong aman selama Anda didampingi oleh pelatih hipnosis yang bersertifikat menjelang dan selama persalinan.

Akupuntur

Akupuntur adalah metode pengobatan tradisional Cina menggunakan jarum-jarum tipis yang ditempatkan secara strategis guna merangsang titik-titik tertentu pada tubuh untuk membantu menyeimbangkan aliran energi alami tubuh, alias qi.

Melahirkan dengan bantuan akupuntur diklaim bisa mempermudah proses kelahiran. Dalam sebuah studi, pasien yang menerima akupuntur merasakan rasa sakit ringan yang jauh lebih bisa ditoleransi dan tidak meminta bantuan obat bius epidural. Studi lainnya menyatakan bahwa akupuntur bisa mempercepat proses persalinan segera setelah air ketuban pecah. Selain itu, akupuntur juga diklaim bisa membalikkan posisi bayi sungsang.

Melahirkan berdiri

Cara Anda memposisikan tubuh selama persalinan dan kelahiran dapat membuat perbedaan signifikan terhadap cara Anda beradaptasi dengan proses itu sendiri, menghilangkan rasa sakit dan nyeri, seberapa mudah Anda menjalankan persalinan, dan apakah terjadi luka sobek selama proses tersebut.

Mengubah posisi dan bergerak selama proses persalinan adah trik ideal yang tidak hanya bisa membantu meningkatkan kenyaman Anda dan mengurangi rasa sakit, namun juga memberikan Anda hal lain untuk dilakukan di mana Anda bisa memegang penuh kendali. Mengubah posisi dan tidak bersender pada sesuatu bisa membantu menjaga suplai oksigen yang baik untuk bayi.

Berdiri atau sedikit mencondongkan diri ke depan adalah posisi melahirkan yang populer, terutama jika Anda disokong oleh pasangan Anda atau sebuah furnitur kokoh. Posisi ini membolehkan Anda untuk memusatkan berat tubuh Anda, namun tetap masih bisa mendapatkan dukungan gravitasi. Berdiri juga mempermudah Anda beradaptasi dengan kontraksi dan membuat kontraksi Anda jauh lebih efisien. Dengan kata lain, bisa mempersingkat waktu persalinan. Berdiri condong ke depan saat bersalin juga bisa meringankan nyeri punggung.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca