home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Perut Terasa Kencang Saat Hamil, Apa Artinya?

Normalkah bila perut terasa kencang saat hamil?|Apa penyebab perut kencang saat hamil?|Bagaimana cara mengatasi perut kencang saat hamil?|Benarkah perut kencang saat hamil tua tanda mau melahirkan?|Waspadai keluhan perut kencang disertai gejala lainnya|Kapan harus ke dokter?
Perut Terasa Kencang Saat Hamil, Apa Artinya?

Bagi Anda yang sedang mengandung, mungkin tak sedikit keluhan dan perubahan yang terasa, salah satunya perut kencang saat hamil. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab perut kencang saat hamil dan berbahayakah bagi ibu dan janinnya?

Normalkah bila perut terasa kencang saat hamil?

proses kehamilan 8 bulan

Perut kencang merupakan salah satu perubahan alami tubuh yang terjadi saat Anda memasuki masa kehamilan.

Keluhan perut kencang saat hamil ini biasanya Anda rasakan di trimester pertama kehamilan.

Meski kerap membuat khawatir, sebenarnya perut yang terasa kencang ini normal terjadi di masa awal kehamilan.

Melansir dari laman Tommy’s, perut kencang ini biasanya terasa saat usia kehamilan kurang lebih 12 minggu atau 3 bulan.

Keluhan rasa kencang di perut ini seolah seperti nyeri menstruasi, tetapi dalam taraf yang ringan.

Selama rasa kencang pada perut saat hamil terbilang ringan, hal ini tidak masalah dan masih normal.

Biasanya, keluhan perut yang terasa kencang di awal kehamilan ini dapat hilang dan timbul saat Anda mengubah posisi, buang air besar, kentut, dan tidur.

Namun terkadang, Anda mungkin juga merasakan keluhan selain perut kencang, seperti nyeri tajam di bagian sisi perut.

Lagi-lagi, selama keluhan nyeri masih dalam taraf ringan, Anda tidak perlu cemas.

Apa penyebab perut kencang saat hamil?

Batas usia subur wanita bisa hamil

Penyebab perut kencang saat hamil umumnya karena janin di dalam rahim yang terus berkembang.

Perkembangan janin saat berada di dalam kandungan akan mendorong otot perut Anda jadi lebih melar sehingga menimbulkan sensasi kencang dan nyeri.

Bukan hanya itu, penyebab perut kencang saat hamil juga bisa karena peregangan ligamen pada perut, perubahan hormon, maupun adanya gas atau angin di perut.

Keberadaan gas atau angin yang terperangkap di dalam perut juga dapat membuat Anda mengalami perut kembung saat hamil.

Bagaimana cara mengatasi perut kencang saat hamil?

aktivitas ibu hamil trimester 3

Meski masih terbilang normal, perut yang terasa kencang di masa awal kehamilan mungkin akan membuat Anda merasa tidak nyaman.

Terlebih lagi bila keluhan yang satu ini muncul bersamaan dengan tanda-tanda hamil, seperti morning sickness.

Namun, pastikan terlebih dahulu bahwa keluhan perut kencang saat hamil yang Anda rasakan masih dalam taraf ringan dan tidak menunjukkan gejala medis lainnya.

Jika rasa kencang di perut masih tergolong ringan, berikut penanganan yang dapat Anda lakukan:

  1. Minum segelas air mineral agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  2. Gerakkan tubuh Anda seperti berjalan atau meregangkan bagian-bagian tubuh yang terasa kaku. Hal ini juga bisa membantu melihat apakah perubahan posisi tubuh untuk membuat perut lebih rileks.
  3. Saat hendak bangun dari posisi tidur, sebaiknya hindari gerakan posisi yang terlalu cepat. Ini berguna untuk memberi ruang gerak bagi otot agar perut tidak tegang.
  4. Berikan kompres hangat di perut atau mandi dengan air hangat.

Benarkah perut kencang saat hamil tua tanda mau melahirkan?

kontraksi palsu kontraksi Braxton Hicks

Ternyata tidak hanya di awal kehamilan, perut kencang juga bisa terasa di akhir atau trimester 3 kehamilan.

Perut terasa kencang di masa akhir kehamilan ini bisa merupakan bentuk dari kontraksi melahirkan yang menjadi salah satu tanda-tanda melahirkan.

Hanya saja, penting untuk membedakan sensasi perut kencang akibat kontraksi melahirkan asli dan kontraksi palsu menjelang melahirkan.

Berbeda dengan saat awal kehamilan, kontraksi tanda melahirkan yang terjadi di trimester akhir membuat perut terasa kencang yang semakin lama semakin kuat.

Kontraksi melahirkan asli juga terjadi dalam frekuensi yang sering. Biasanya, Anda akan merasakan frekuensi kontraksi melahirkan asli yang muncul setiap 3-5 menit sekali.

Setiap kali terasa, kontraksi asli tersebut dapat bertahan selama 30-60 detik yang disertai dengan rasa seperti kram, menurut Kids Health.

Kontraksi dapat semakin meyakinkan bila disertai dengan tanda melahirkan lainnya seperti pembukaan lahiran dan air ketuban pecah.

Jika ini memang merupakan kehamilan kali pertama Anda, jangan tunda untuk segera hubungi dokter, bidan, atau rumah sakit.

Waspadai keluhan perut kencang disertai gejala lainnya

kontraksi adalah ciri-ciri ibu hamil mau melahirkan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perut yang terasa kencang ketika hamil sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi, ada beberapa gejala yang sebaiknya tidak Anda sepelekan karena bisa menjadi tanda adanya kondisi medis yang lebih serius.

Berikut keluhan perut kencang bersamaan dengan gejala medis lain yang perlu segera diperiksakan:

  • Kehamilan ektopik, ditandai dengan nyeri hebat di salah satu sisi perut bagian awal saat awal hamil.
  • Persalinan prematur, ditandai dengan rasa kram atau kontraksi secara berkali sebelum usia kehamilan 37 minggu.
  • Keguguran, ditandai dengan kram perut parah dengan atau tanpa pendarahan yang berlangsung selama beberapa jam.
  • Solusio plasenta, ditandai dengan sakit pada perut yang tidak kunjung reda.
  • Preeklampsia, ditandai dengan nyeri parah tepat di bawah tulang rusuk terutama di bagian kanan yang terjadi terus menerus.

Perut kencang saat hamil yang jadi ciri-ciri keguguran biasanya disertai dengan rasa sakit dan terjadi sebelum usia kehamilan memasuki 20 minggu.

Namun umumnya, banyak kasus keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 12 minggu. Dokter biasanya menganjurkan Anda untuk melakukan kuret guna membersihkan isi rahim.

Penyebab keguguran tidak selalu diketahui dengan jelas, tetapi kadang mungkin bisa dikarenakan blighted ovum atau kehamilan kosong.

Kapan harus ke dokter?

masalah ibu hamil

Jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila perut kencang selama kehamilan disertai dengan berbagai gejala yang tidak wajar, seperti:

  • Keluar perdarahan.
  • Keputihan saat hamil yang tampak tidak normal.
  • Kram atau sakit perut parah yang tidak kunjung sembuh.
  • Terasa nyeri saat perut ditekan.
  • Sakit kepala parah yang tidak kunjung reda.
  • Timbul pembengkakan di wajah, tangan, dan kaki.

Dokter nantinya akan membantu mencari tahu penyebab dan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi Anda.

Penanganan segera juga diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin selama berada di dalam kandungan.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 14/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x