Berbagai Pilihan untuk Operasi Mitral Stenosis

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Membuat keputusan untuk menjalani operasi mitral stenosis perlu dibarengi dengan pemilihan waktu yang tepat dan kasus yang sesuai. Jika Anda dan dokter telah menentukan waktu untuk prosedurnya, Anda kemudian akan menentukan 3 pilihan utama untuk operasi mitral stenosis Anda.

Berbagai pilihan yang paling direkomendasikan sampai yang tidak direkomendasikan adalah:

  • Percutaneous Mitral Balloon Valvulotomy (PMBV)
  • Mitral Commissurotomy
  • Penggantian katup mitral

Tidak semua pasien dengan mitral stenosis dapat menjadi kandidat yang cocok untuk pilihan-pilihan operasi tersebut.

Percutaneous Mitral Balloon Valvulotomy

Pada mitral stenosis, katup fleksibel yang membuka dan menutup saat jantung berkontraksi (katup mitral) sering tergabung bersama, menyebabkan katup tidak terbuka sepenuhnya. PMBV akan memisahkan katup dari yang satu ke bagian lain untuk meringankan gangguan.

Pada PMBV, tabung tipis dan fleksibel (kateter) yang dipasangi balon yang masih kempis akan melalui katup mitral. Balon kemudian akan dikembangkan untuk memisahkan katup mitral dari satu sama lainnya.

Karena PMBV bukanlah operasi mitral stenosis yang terbuka, proses ini jauh lebih tidak menyakitkan dibanding bentuk lain operasi katup mitral.

Komplikasi relatif minim dan proses pemulihan cukup mudah. PMBV sangat efektif jika dilakukan pada pasien yang tepat.

Pada umumnya, PMBV adalah prosedur operasi yang akan direkomendasikan dokter untuk menangani mitral stenosis Anda, kecuali jika Anda memiliki:

  • Atrial thrombus kiri (pembekuan darah)
  • Deposit kalsium di sekitar katup mitral
  • Regurgitrasi mitral tahap sedang sampai parah – saat katup mitral tidak tertutup dengan benar, sehingga dapat terjadi kebocoran melalui katup

Sebagai tambaham, PMBV biasanya bukanlah pilihan apabila kondisi mitral stenosis Anda adalah kondisi bawaan, karena kemungkinan Anda memiliki anatomi jantung yang rumit.

Mitral stenosis dapat kembali buruk setelah PMBV. Untuk alasan ini, setelah menjalani prosedur, penting untuk tetap melakukan evaluasi rutin. Sebanyak 21% pasien yang memiliki PMBV memerlukan penanganan kedua.

Mitral Commissurotomy

Tujuan Mitral Commissurotomy sama dengan PMBV – untuk memisahkan katup yang satu dengan yang lainnya. Yang membedakan adalah, mitral commissurotomy merupakan prosedur jantung terbuka yang menggunakan pisau bedah.

Hasil commissurotomy biasanya bagus, tapi Anda memiliki risiko operasi besar dan waktu pemulihan yang lama, sehingga dokter tidak merekomendasikannya sebagai pilihan utama.

Commissurotomy adalah pilihan yang baik untuk calon kandidat PMBV, kecuali jika terdapat atrial thrombus kiri, kalsifikasi atau regurgitasi mitral.

Serupa dengan PMBV, mitral stenosis dapat terjadi lagi setelah commissurotomy, sehingga pasien yang menjalani prosedur ini memerlukan evaluasi rutin.

Penggantian Katup Mitral

Penggantian katup mitral adalah pilihan terakhir, karena memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi daripada PMBV atau commissurotomy. Penggantian katup diperlukan jika mitral stenosis telah menyebabkan katup rusak dan terkalsifikasi, sehingga 2 prosedur sebelumnya tidak dapat dilakukan.

Pada penggantian katup mitral, katup digantikan dengan katup buatan (prostetik). Katup prostetik dapat terdiri dari material buatan (mekanik) atau dapat dibuat dari katup jantung binatang, biasanya dari seekor babi (bioprotestik). Menentukan jenis katup buatan tergantung dari usia dan apakah Anda dapat menggunakan pengencer darah Coumadinatau tidak. Katup jantung buatan meningkatkan kecenderungan terjadinya pembekuan darah. Namun, pembekuan darah lebih jarang terjadi pada katup bioprotestik dibandingkan katup mekanik, sehingga pasien yang menggunakan katup bioprotestik tidak memerlukan terapi Coumadin.

Katup mekanik biasanya bertahan lebih lama dibanding dengan katup bioprotestik. Jika Anda memerlukan penggantian katup mitral, berusia di bawah 65 tahun dan dapat menggunakan Coumadin, dokter akan merekomendasikan pilihan ini untuk Anda. Jika Anda berusia 65 tahun ke atas, atau tidak dapat menggunakan Coumadin, katup bioprotestik akan direkomendasikan.

Keputusan untuk operasi mitral stenosis

Jika Anda memiliki mitral stenosis, Anda perlu mendiskusikannya dengan kardiolog Anda untuk menentukan apakah operasi mitral stenosis diperlukan dan kapan, kemudian Anda dapat memilih metode operasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan diagnosis awal dan perawatan yang maksimal, pada umumnya individu dengan mitral stenosis dapat hidup dengan normal.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

    Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair akibat serangan jantung di usia 40 tahun membuat masyarakat semakin waspada. Mengapa fenomena ini dapat terjadi?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Perawatan Bagi Pasien yang Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)

    Dibandingkan operasi jantung terbuka, TAVI menawarkan manfaat yang sama dengan risiko lebih kecil. Lantas, apa saja perawatan yang diperlukan pasien TAVI?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Syarat dan Persiapan Sebelum Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation

    Seperti prosedur medis umumnya, pasien yang hendak menjalani TAVI juga perlu memenuhi persyaratan dan melakukan beberapa persiapan. Apa saja di antaranya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Mengenal Transcatheter Aortic Valve Implantation, Cara Baru Operasi Katup Jantung

    Jika operasi katup jantung dulu harus melalui pembedahan terbuka, kini metode transcatheter aortic valve implantation bisa jadi alternatif untuk Anda.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyakit jantung boleh puasa

    Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

    Pilihan Obat dan Prosedur Medis untuk Mengobati Sakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    diet keto untuk jantung

    Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020
    bahaya merokok unruk penderita sakit jantung

    Begini Bahaya Merokok untuk Penderita Penyakit Jantung

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 24/03/2020