Mengenal Ablasi Fibrilasi Atrial

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Fibrilasi atrial (atrial fibrillation/AF) adalah jenis aritmia jantung. Aritmia adalah ketidakteraturan ritme jantung. AF disebabkan oleh impuls elektrik yang kacau yang berasal dari bagian kanan jantung, disebut atrium kanan. Sinyal elektrik yang tidak sesuai mungkin menyebabkan atrium fibrilasi, atau berkontraksi, dengan cepat dan tidak teratur. Selama episode AF, jantung dapat berdenyut terlalu cepat, atau dengan pola yang tidak dapat ditebak.

Definisi “ablasi”

Istilah “ablasi” berasal dari kata kerja bahasa Inggris “ablate”, yang berarti “menghilangkan atau menghancurkan”. Dalam AF, ablasi merujuk pada pilihan pengobatan jika obat-obatan tidak mampu mengendalikan aktivitas elektrik yang tidak teratur di dalam jantung. Ablasi adalah prosedur operasi yang menggores area  jaringan jantung yang sangat kecil. Area yang digores adalah sumber impuls elektrik tidak teratur yang menyebabkan AF. Saat jaringan hidup rusak atau hancur, jaringan tidak lagi mampu memproduksi sinyal elektrik keliru yang mengakibatkan aritmia.

Sejumlah istilah digunakan untuk prosedur, semuanya merujuk pada jenis pengobatan yang sama:

  • Ablasi fibrilasi atrial
  • Ablasi kateteer
  • Ablasi pembuluh darah paru-paru
  • Ablasi frekuensi radio

Persiapan ablasi kateter

Ablasi fibrilasi atrial dilakukan di rumah sakit. Anda akan mengikuti instruksi khusus sebelum prosedur, termasuk:

  • Kerja darah untuk memastikan Anda cukup sehat untuk operasi
  • Obat pengencer darah selama sebulan sebelum operasi untuk mencegah penggumpalan darah
  • CT scan atau MRI untuk memeriksa pembuluh darah yang digunakan dalam prosedur
  • Puasa setelah tengah malam sehari  sebelum ablasi

Bicarakan dengan dokter tentang obat lain apapun atau suplemen diet yang Anda minum. Anda mungkin harus berhenti minum obat sementara sebelum ablasi sebagai pencegahan.

Selama prosedur ablasi

Ablasi kateter dilakukan di bawah pengaruh obat bius lokal, artinya Anda tetap terjaga dan sadar, tapi tidak merasakan sakit. Setelah memberikan Anda obat bius dan anestesi lokal, dokter akan memasukkan kateter—selang tipis dan fleksibel—ke dalam pembuluh darah dalam selangkangan. Terkadang pembuluh darah dalam leher digunakan daripada di dalam selangkangan. Menggunakan X-ray khusus bernama fluoroskop untuk melihat lokasi penempatan kateter, dokter akan memindahkan kateter menuju jantung.

Saat kateter berada di tempat, dokter akan mengirimkan gelombang radio melalui selang. Ujung kateter dipasang dengan alat yang memanas dari frekuensi radio. Memanaskan jaringan jantung yang rusak langsung menghancurkannya. Ablasi umumnya membutuhkan waktu beberapa jam.

Ablasi dengan invasi minimum

Prosedur ablasi dengan invasi minimum yang lebih baru yang disebut “Mini-Maze” juga bisa merupakan pengobatan efektif untuk fibrilasi atrial.

Operasi dengan invasi minimum menggunakan sayatan yang lebih kecil dan umumnya tidak membutuhkan waktu yang lama seperti prosedur konvensional. Ablasi Mini-Maze membutuhkan antara 3 dan 4 jam. Operasi dilakukan dengan sayatan kecil di samping tubuh, di bawah ketiak. Sayatan harus cukup besar agar kamera dan kateter bisa masuk. Untuk ablasi kateter standar, frekuensi radio mematikan jaringan atrial yang menyebabkan AF.

Pemulihan

Pemulihan relatif cepat dengan salah satu jenis ablasi untuk fibrilasi atrial. Anda mungkin tinggal di rumah sakit selama 1 atau 2 hari sehingga petugas medis dapat mengawasi aktivitas jantung Anda. Gejala fibrilasi atrial sering kambuh selama beberapa minggu pertama setelah operasi. Ini adalah bagian normal dari proses pemulihan. Obat pengencer darah membantu mencegah masalah seperti penggumpalan darah. Anda mungkin juga boleh minum obat anti aritmia untuk mengontrol aktivitas elektrik yang tidak teratur. Kemungkinan besar Anda bisa beraktivitas seperti semula dalam beberapa minggu.

Komplikasi

Walaupun ablasi kateter aman dan efektif, jenis operasi apapun membawa risiko. Penggumpalan darah, jantung yang tertusuk secara tidak sengaja, dan stroke adalah komplikasi yang mungkin akan terjadi. Menurut jurnal Sirkulasi, kondisi ini hanya mempengaruhi 1-2% populasi. Kerusakan esofagus juga merupakan risiko karena bagian kiri atrium jantung berada di belakang esofagus. Stenosis pembuluh darah paru-paru adalah efek samping ablasi lainnya. Penyempitan pembuluh darah ini mampu mengakibatkan darah menggumpal dan masalah lainnya yang terkait dengan penyumbatan pembuluh darah.

Prospek

Tingkat kesuksesan ablasi fibrilasi atrial sangat beragam, tergantung jenis AF yang Anda alami. Ablasi efektif pada 30-90% pasien AF. Orang yang mengalami episode aritmia yang langka dan berselang tapi tidak memiliki masalah jantung lainnya lebih cepat pulih. Pasien lainnya mungkin mengalami pemulihan sebagian dengan gejala yang berkurang tapi tidak sepenuhnya hilang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30/06/2020 . 1 menit baca

Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kebugaran, Hidup Sehat 24/06/2020 . 4 menit baca

Obat Herbal untuk Penyakit Jantung Koroner, Aman atau Tidak?

Obat herbal untuk jantung koroner harus dilakukan dengan hati-hati. Apa saja obat herbal untuk penderita jantung koroner dan cara aman mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Koroner 22/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
gagal jantung akut

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca