Hati-hati, Makin Banyak Ibu Hamil Terkena Kanker Paru

Oleh

Kemungkinan Anda memiliki kanker paru saat Anda hamil jarang terjadi, namun bukan berarti tidak mungkin. Terdapat banyak kasus wanita yang menjalani perawatan kanker saat kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa kanker terjadi dalam 1 dari 1000 kehamilan, dan kanker paru-paru adalah salah satunya. Kemungkinan, alasannya adalah usia wanita saat melahirkan anak pertama kalinya terus meningkat, bahkan hingga 30 tahun ke atas. Walau kasus tersebut jarang, penting untuk mengenali tanda-tanda dan pilihan perawatan selama kehamilan.

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker paru selama hamil?

Kanker selama kehamilan jarang terjadi, namun mungkin terjadi. Wanita masa kini sering kali menunggu hingga mereka lebih tua untuk mempunyai anak, dan risiko kanker meningkat dengan bertambahnya umur, sehingga mungkin mengalami kanker saat kehamilan. Dokter sering menemukan kanker paru-paru saat pemeriksaan rutin pada wanita hamil.

Gejala kanker paru-paru pada wanita hamil sering kali tidak terlihat, karena gejalanya serupa dengan gejala kehamilan, yaitu: batuk, sesak napas, demam, dan kelelahan.

Bagaimana mengobati kanker paru saat hamil?

Perawatan kanker paru-paru pada wanita hamil sama dengan perawatan pada orang umumnya. Namun, perawatan untuk kanker paru-paru dapat membahayakan janin, terutama saat 3 bulan pertama kehamilan. Karena itu, wanita hamil dengan kanker paru-paru disarankan untuk menunda perawatan hingga trimester kedua atau ketiga. Setiap perawatan akan disesuaikan dengan kondisi ibu, tergantung pada:

  • lokasi kanker
  • jenis kanker
  • stadium kanker
  • usia janin
  • keinginan ibu.

Beberapa dokter akan merekomendasi untuk menunggu hingga persalinan untuk melakukan perawatan. Serupa dengan perawatan pada orang normal, perawatan kanker paru-paru pada wanita hamil meliputi operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi.

Operasi adalah penanganan yang paling aman untuk kanker paru-paru, terutama setelah trimester pertama.

Kemoterapi saat trimester pertama dapat menyebabkan cacat lahir dan berat lahir yang rendah, atau dapat menyebabkan keguguran. Namun, beberapa kemoterapi dan obat-obatan lain dapat diberikan saat trimester kedua dan ketiga, tanpa menyebabkan bahaya pada janin karena perlindungan dari plasenta.

Radiasi dapat membahayakan janin, terutama selama trimester pertama, di mana organ dan sistem saraf bayi sedang berkembang. Terapi radiasi biasanya tidak disarankan pada saat tersebut. Apakah terapi terapi dapat digunakan pada trimester kedua atau ketiga tergantung pada dosis radiasi dan area tubuh yang akan ditangani.

Apa yang terjadi pada kanker setelah persalinan?

Umumnya, kanker tidak mempengaruhi kehamilan, dan kehamilan tidak mempengaruhi kanker. Namun perawatan untuk kanker dapat memiliki efek yang membahayakan janin. Setelah persalinan, anak tidak memiliki risiko mendapatkan sel kanker dari ibu, namun perawatan seperti kemoterapi dapat menurun ke anak melalui ASI. Dokter mungkin akan menyarankan untuk tidak menyusui anak Anda.

Selain itu, perubahan hormon juga dapat menyebabkan perkembangan kanker. Segera lakukan penanganan secepat mungkin. Melakukan penanganan segera adalah pilihan teraman bagi beberapa wanita dengan kanker tahap lanjut atau kanker agresif yang ditemukan pada awal kehamilan.

3 hal penting tentang kanker paru-paru yang perlu Anda ketahui

Kanker paru-paru dapat terjadi pada siapa saja. Siapapun yang memiliki paru-paru dapat mengalami kanker paru-paru. Walau 90% penderita kanker paru-paru adalah perokok, 10%-nya merupakan non-perokok, termasuk wanita hamil yang muda dan sehat.

Jangan abaikan gejala-gejala. Tanda-tanda umum dari kanker paru-paru seperti batuk kronis, napas berbunyi, sesak napas, kelelahan, atau pneumonia dapat menjadi pertanda dari kondisi kesehatan lainnya. Anda perlu memastikannya dengan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Riset pada penanganan kanker paru-paru terus berkembang, yang merupakan pertanda baik. Obat-obatan baru sedang dikembangkan untuk membantu para ibu melihat anak mereka bertumbuh.

Jika Anda sedang hamil dan dokter Anda mendiagnosis Anda dengan kanker paru-paru, jangan merasa depresi. Dokter dan tim medis akan melakukan sebaik mungkin untuk memberi Anda perawatan yang terbaik.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 27, 2016 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca