Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ada bermacam tanda yang dialami seorang wanita pada awal kehamilan. Beberapa di antaranya mudah dikenali, misalnya morning sickness atau keluarnya flek dari vagina. Ada juga tanda lain dari hamil muda yang tidak begitu umum, dan diare diyakini merupakan salah satunya.

Diare pada ibu hamil dapat disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari terlalu banyak makan makanan pedas, alergi makanan, hingga yang lebih serius seperti infeksi bakteri atau virus. Lalu, apakah perubahan pada tubuh yang terjadi saat hamil muda juga dapat menyebabkan kondisi ini?

Gejala diare saat hamil muda

pantangan diare

Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dialami wanita hamil. Gejala utamanya adalah keluarnya feses bertekstur encer. Pada wanita hamil, kondisi ini bisa diperparah oleh perubahan hormon, perubahan pola makan, dan stres.

Orang yang mengalami diare umumnya juga mengalami gejala berupa:

  • Buang air besar (BAB) encer sebanyak 2-3 kali dalam 24 jam
  • Bolak-balik ke kamar mandi untuk BAB
  • Perut kram dan/atau nyeri
  • Perut kembung
  • Mual

Jika diare disebabkan oleh infeksi, Anda mungkin juga akan mengalami demam, BAB berdarah, pusing, dan muntah. Diare yang parah atau berlangsung terus-menerus bisa menyebabkan dehidrasi.

Benarkah diare tanda hamil muda?

diare dehidrasi berat

Kadar hormon dalam tubuh Anda akan naik dan turun selama siklus menstruasi. Selain memengaruhi organ reproduksi, perubahan hormon juga dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan, termasuk sembelit, kembung, dan diare.

Salah satu hormon yang paling berpengaruh adalah progesteron. Kadar progesteron meningkat setelah sel telur lepas dari ovarium (ovulasi). Hormon ini lalu merangsang penebalan dinding rahim agar siap menampung sel telur yang sudah dibuahi.

Progesteron ternyata juga menimbulkan efek lain. Hormon ini ikut melemaskan otot-otot polos, termasuk yang terdapat pada rahim, usus halus, serta usus besar. Begitu otot saluran pencernaan menjadi rileks, proses pencernaan pun akan terkena dampaknya

Pada kondisi normal, otot-otot saluran pencernaan akan memanjang dan memendek saat mencerna makanan. Proses tersebut menghasilkan kontraksi otot menyerupai alur gelombang yang disebut gerakan peristaltik.

Gerakan ini berfungsi untuk memindahkan makanan yang sudah dicerna di dalam usus. Usai diserap nutrisinya, sisa hasil pencernaan akan disalurkan ke usus besar. Ampas makanan lalu ditampung di rektum dan keluar melalui anus dengan gerakan peristaltik yang sama.

diare pada ibu hamil diare saat hamil mencret penyebab gejala

Diare terjadi saat makanan yang sudah dicerna terlalu cepat melewati usus. Usus besar tidak dapat menyerap cukup air sehingga feses yang keluar bertekstur encer. Jika otot saluran pencernaan menjadi rileks, yang terjadi justru sebaliknya.

Gerak peristaltik usus akan berkurang sehingga makanan yang sudah dicerna tertahan lebih lama di dalam usus. Usus besar pun akan menyerap lebih banyak air dari ampas makanan. Akibatnya, Anda justru mengalami sembelit.

Wanita yang hamil muda bisa saja mengalami diare. Akan tetapi, diare bukanlah tanda hamil muda. Tingginya progesteron justru lebih sering membuat wanita yang hamil muda mengalami sembelit.

Cara mengatasi diare saat hamil muda

makanan untuk diare

Diare saat hamil muda bisa sangat mengganggu, apalagi bila Anda sedang mengalami gejala kehamilan lainnya. Meski demikian, diare ringan biasanya bisa ditangani dengan mudah dan akan hilang setelah beberapa hari.

Berikut beberapa tips mengatasi diare selama masa kehamilan:

1. Menyesuaikan pola makan

Perbanyak makanan tawar yang sederhana dan lebih mudah dicerna. Makanan ini akan mempermudah kerja sistem pencernaan dan menyerap air berlebih pada feses. Contoh makanan yang bisa dikonsumsi antara lain pisang, nasi, kentang rebus, dan oatmeal.

Hindari pula makanan yang merangsang pencernaan atau mengiritasi saluran cerna. Sebelum Anda pulih, hindari makanan pedas, makanan yang digoreng, dan makanan berserat tinggi seperti kacang dan gandum utuh.

2. Menambah asupan cairan

Diare dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan elektrolit. Jadi, perbanyak asupan cairan Anda dari minum air putih dan makan makanan berkuah. Bila perlu, Anda dapat meminum oralit untuk menggantikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang.

3. Memperbanyak istirahat

Hamil maupun tidak, orang yang mengalami diare sebaiknya lebih banyak beristirahat. Kegiatan berat membuat tubuh stres dan lebih rentan mengalami dehidrasi. Akibatnya, gejala diare juga dapat bertambah parah.

Diare bukanlah tanda hamil muda. Kalaupun ibu yang hamil muda mengalami diare, hal ini biasanya tidak membahayakan ibu maupun janin. Diare dapat hilang sendiri setelah Anda beristirahat selama beberapa hari.

Namun, tetapi waspadai gejala yang Anda alami. Segera periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami diare terus-menerus, diare disertai darah, demam tinggi, atau gejala dehidrasi parah.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Miller, K. (2020). Is This Poop Problem Really a Sign of Early Pregnancy?. Retrieved 21 April 2020, from https://www.self.com/story/diarrhea-early-pregnancy

Information, H., Diseases, D., Causes, S., Diarrhea, S., Center, T., & Health, N. (2020). Symptoms & Causes of Diarrhea | NIDDK. Retrieved 21 April 2020, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/diarrhea/symptoms-causes

Diarrhea and Pregnancy: Causes & Remedies. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.healthline.com/health/pregnancy/diarrhea-remedies#remedies

Dealing With Diarrhea During Pregnancy and When to Worry. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.verywellfamily.com/diarrhea-in-pregnancy-4163950

How Does Peristalsis Help Your Body Digest Food?. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.verywellhealth.com/peristalsis-contractions-1942410

Why You Get Diarrhea, Constipation (or Both) During Your Period. (2018). Retrieved 21 April 2020, from https://health.clevelandclinic.org/why-you-get-diarrhea-constipation-or-both-during-your-period/

What to eat when you have diarrhea: A guide. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/320124#when-to-see-a-doctor

Diarrhea and Pregnancy: Causes & Remedies. (2020). Retrieved 21 April 2020, from https://www.healthline.com/health/pregnancy/diarrhea-remedies#seeking-treatment

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 23/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x