home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Obat Diare yang Aman untuk Ibu Hamil (Plus Perawatannya di Rumah)

4 Obat Diare yang Aman untuk Ibu Hamil (Plus Perawatannya di Rumah)

Diare (mencret) adalah salah satu gangguan pencernaan yang kerap menjadi keluhan ibu hamil. Diare saat hamil perlu segera diobati karena berisiko menyebabkan masalah kesehatan pada ibu dan janin. Lantas, apa obat diare atau mencret yang aman untuk ibu hamil? Apakah ada cara lain untuk mengatasi diare pada ibu hamil di rumah? Berikut jawabannya.

Pilihan obat diare yang aman untuk ibu hamil

Obat untuk cacar air pada ibu hamil

Diare pada ibu hamil dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari perubahan hormon, stres, perubahan pola makan, hingga sensitivitas terhadap suatu makanan.

Gejala diare biasanya dapat membaik sendiri dalam dua hari, meski pada beberapa kasus bisa berlangsung lebih lama.

Jika sudah begini, Ibu perlu cepat minum obat sebagai cara mengatasi diare atau mencret agar tidak berlarut-larut.

Diare yang dibiarkan berhari-hari akan sangat rentan membuat ibu hamil merasa lemas berkepanjangan dan mengalami dehidrasi.

Meski begitu, tidak semua obat mencret di apotek aman bagi wanita hamil. Sebelum membeli obat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Tidak memperhatikan obat yang diminum saat hamil justru berisiko membahayakan janin di setiap trimester kehamilan.

Obat yang tidak boleh dikonsumsi untuk mengatasi diare atau mencret pada ibu hamil contohnya adalah bismuth subsalicylate (Pepto-Bismol).

Ini karena terdapat kandungan salisilat yang dapat meningkatkan risiko bayi mengalami berat badan lahir rendah (BBLR), perdarahan, dan kematian janin dalam kandungan (stillbirth).

Itu sebabnya, Anda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan untuk memastikan obat diare yang benar-benar aman.

Berikut adalah beberapa pilihan obat diare yang aman dan telah direkomendasikan dokter untuk ibu hamil:

1. Loperamide

Loperamide (Imodium) adalah obat yang memperlambat gerak usus agar menghasilkan feses dalam bentuk lebih padat saat diare.

Maka dari itu, Anda dapat menggunakan obat ini sebagai cara untuk mengatasi diare atau mencret parah pada ibu hamil.

Sampai saat ini, tidak ada penelitian yang menyatakan loperamide dapat membahayakan ibu dan janin di masa kehamilan.

Oleh karena itu, dokter kemungkinan bisa meresepkan obat diare ini untuk ibu hamil.

Orang dewasa biasanya mendapatkan obat mencret ini dalam bentuk tablet telan, kapsul, sirup, atau tablet kunyah.

Loperamide dapat menyebabkan efek samping berupa sakit perut, mulut kering, sulit konsentrasi, mengantuk, pusing, sembelit, hingga mual dan muntah.

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai dosis yang tepat untuk kondisi Anda.

2. Kaopectate

Obat diare atau mencret lainnya yang aman untuk ibu hamil adalah kaolin dan pektin (Kaopectate).

Kaolin itu sendiri merupakan sejenis mineral alami, sementara pektin adalah jenis sumber serat yang larut air.

BPOM RI mengizinkan obat diare yang mengandung kaolin untuk dijual bebas di pasaran.

Sama seperti loperamide, obat Kaopectate hanya diberikan untuk ibu hamil apabila diare yang dialami parah (feses yang keluar hanya berupa air).

Selain meringankan gejala, obat diare ini juga bermanfaat untuk mencegah dehidrasi serius.

3. Oralit

Oralit adalah salah satu obat yang aman untuk mengatasi diare pada ibu hamil.

Oralit mengandung senyawa elektrolit dan mineral seperti natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat, natrium bikarbonat, dan trisodium citrate dihydrate.

Kombinasi dari mineral tersebut berfungsi untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi akibat cairan tubuh yang hilang saat diare.

Setelah Anda meminumnya, efek oralit sebagai obat mencret untuk ibu hamil mulai terasa sekitar 8-12 jam.

Beberapa ahli meyakini oralit bekerja lebih baik untuk mengatasi diare dibanding hanya minum air mineral saja.

4. Antibiotik

Apabila diare belum juga sembuh setelah 3 hari, ibu hamil wajib memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu penyebab dan obat yang tepat.

Kemungkinan besar diare bisa terjadi karena infeksi bakteri atau parasit. Pada kasus ini, dokter akan meresepkan antibiotik sebagai obat diare untuk ibu hamil.

Namun, tidak semua antibiotik aman untuk ibu hamil. Hanya dokter yang dapat menentukan jenis dan dosis antibiotik yang tepat.

Lama waktu minum obat diare selama kehamilan juga akan disampaikan dokter.

Cara aman mengatasi diare pada ibu hamil selain dengan obat

minum teh herbal saat hamil

Diare adalah penyakit yang sebetulnya bisa sembuh sendiri. Hal ini yang membuat dokter biasanya akan menyarankan beberapa hal sebelum meresepkan obat.

Terlebih, ibu hamil juga jadi lebih sensitif dengan obat-obatan karena janin di dalam kandungan.

Biasanya, apabila setelah dua hari kondisi sudah membaik, ibu hamil tidak perlu lagi minum obat mencret.

Setelah itu, Anda bisa mencoba cara mengatasi diare pada ibu hamil lainnya, seperti:

1. Minum air yang cukup

Terus menerus buang air dapat menyebabkan tubuh kekurangan banyak cairan karena keluar bersama feses.

Oleh karena itu, mengonsumsi cairan seperti air mineral, cairan elektrolit, kuah sup hangat, atau jus buah bisa menjadi obat diare alami untuk ibu hamil.

Mengutip dari American Pregnancy Association, cara mengatasi diare pada ibu hamil ini berfungsi membantu mengisi ulang kadar cairan elektrolit yang hilang dalam tubuh.

2. Konsumsi suplemen atau makanan probiotik

Probiotik merupakan jenis bakteri baik untuk tubuh sehingga berfungsi membantu membunuh bakteri jahat penyebab diare yang berkembang di saluran pencernaan.

Selain itu, probiotik juga bermanfaat untuk mengembalikan keseimbangan kadar bakteri baik yang hidup alami di perut.

Itulah sebabnya, Anda dapat menjadikan makanan probiotik sebagai obat alami dan menjadi cara mengatasi diare pada ibu hamil.

Menurut sebuah penelitian terbitan jurnal Canadian Family Physicians, probiotik dalam bentuk makanan atau suplemen aman menjadi obat diare yang aman untuk ibu hamil.

Sebagai contoh, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan probiotik seperti yoghurt dan tempe.

3. Patuhi anjuran dan pantangan makan saat diare

Sebaiknya, perhatikan makanan untuk ibu hamil. Aturan makan yang benar dapat menjadi cara untuk mengatasi diare pada ibu hamil.

Pasalnya, sebagian ibu hamil mungkin menjadi lebih sensitif terhadap makanan tertentu sehingga menyebabkan diare.

Menghindari jenis makanan tertentu bisa menjadi salah satu obat ampuh untuk diare atau mencret yang dialami ibu hamil.

Umumnya, makanan yang dihindari saat diare adalah makanan pedas, asam, berlemak, dan digoreng.

Selain itu, hindari jenis makanan dan minuman, seperti:

  • minuman berkarbonasi (soda) dan tinggi gula,
  • buah kering,
  • daging merah,
  • susu, serta
  • cokelat dan permen.

Bukannya menyembuhkan, makanan tersebut justru dapat memperparah kondisi Anda. Sebagai gantinya, ketahui makanan saat diare yang boleh dimakan.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pola makan bernama diet BRAT untuk sementara waktu.

Diet ini mengharuskan Anda hanya makan pisang, nasi, saus apel, dan roti tawar panggang karena mudah dicerna oleh sistem pencernaan.

Setelah diare membaik, Anda boleh menghentikan diet BRAT karena pola makan ini tidak mampu mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil dan janin.

4. Hentikan pemakaian obat atau suplemen tertentu

Dokter mungkin saja menganjurkan ibu untuk minum obat atau suplemen tertentu yang ternyata bisa menimbulkan reaksi alergi atau efek samping seperti diare selama kehamilan.

Maka dari itu, sebaiknya hentikan dulu konsumsi suplemen tersebut atau ganti dengan yang lebih aman.

Jangan lupa untuk tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah Anda perlu mengganti obat atau suplemen saat hamil.

Kapan harus ke dokter?

cara memilih dokter internis terbaik

Cara di atas bisa menjadi pilihan utama untuk mengatasi dan mengobati diare pada ibu hamil.

Namun, Anda sebaiknya tidak lupa untuk tetap berkonsultasi ke dokter apabila merasakan gejala yang semakin parah.

Termasuk ketika obat diare atau mencret yang aman untuk ibu hamil tidak cukup efektif.

Anda perlu mengetahui bahwa diare parah yang sampai menyebabkan dehidrasi perlu perawatan di rumah sakit.

Pasalnya, dehidrasi yang berat dapat menyebabkan berbagai komplikasi dalam kehamilan.

Dehidrasi juga bisa menyebabkan janin kekurangan oksigen dan asupan gizi. Ini dapat berakibat fatal bagi perkembangan janin.

Berikut adalah beberapa gejala dehidrasi yang perlu Anda waspadai:

  • urine yang pekat,
  • mulut kering,
  • rasa haus,
  • penurunan jumlah urine, serta
  • nyeri kepala dan pusing.

Ketika sudah mengalami dehidrasi, minum obat diare atau mencret saja tidak lagi cukup sebagai cara mengatasi diare pada wanita hamil.

Sebaiknya, Anda segera menemui dokter untuk mendapatkan asupan cairan dan penanganan yang tepat.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 hari

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Elias, J., Bozzo, P., & Einarson, A. (2011). Are probiotics safe for use during pregnancy and lactation?. Canadian family physician Medecin de famille canadien57(3), 299–301.

Diarrhea During Pregnancy. Retrieved 3 December 2020, from https://americanpregnancy.org/pregnancy-concerns/diarrhea-during-pregnancy/ 

Loperamide. Retrieved 3 December 2020, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/loperamide?mtype=generic

Loperamide. Retrieved 3 December 2020, from https://www.medicinesinpregnancy.org/Medicine–pregnancy/Loperamide/

OTC Medicines That Are Okay During Pregnancy. Retrieved 3 December 2020, from https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/live-well/2017/03/otc-medicines-that-are-okay-during-pregnancy/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x