Katanya, Kopi Itu Bisa Picu Kanker, Mitos Atau Fakta?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pernah dengar desas-desus kopi itu termasuk penyebab kanker? Bagi Anda para penikmat kopi, mungkin Anda merasa khawatir ketika mendengar isu ini. Katanya kandungan kafein yang memberikan Anda energi tambahan ini diyakini bisa memicu kanker. Lalu, benarkah pertanyaan tersebut?

Benarkah kopi jadi penyebab kanker?

pengobatan kanker paru

Sebelum menjadi minuman dengan bau yang khas, kopi biasanya dibuat dari biji kopi panggang yang mengandung akrilamida. Akrilamida termasuk di dalam grup 2A yang bisa menjadi karsinogen. Oleh karena itu, kopi dikatakan sebagai salah satu penyebab kanker.

Akan tetapi, kanker adalah penyakit yang cukup rumit dan sulit untuk  mengetahui asal mula sel-sel jahat tersebut muncul. Oleh karena itu, para ahli pun juga tidak bisa memastikan dan yakin jika kopi adalah salah satu penyebab kanker. 

International Agency for Research Cancer (IARC) telah melakukan lebih dari 1000 percobaan dan penelitian hubungan kopi dengan kanker, baik pada manusia ataupun hewan, tetapi tidak menemukan bukti yang kuat bahwa kopi mengandung karsinogen.

Intinya, tidak ada penelitian yang sangat kuat untuk membuktikan bahwa efek dari mikopi bisa menyebabkan kanker. Jadi minum kopi tidak masalah dan berbahaya, asalkan masih dalam porsi yang wajar.

Justru, kopi bisa turunkan risiko kanker

minum kopi

Nah, alih-alih jadi penyebab kanker, malah beberapa penelitian menunjukkan hasi yang sebaliknya. Katanya, kopi bisa jadi bahan alami yang membantu tubuh mencegah dan meawan penyakit kanker.

1. Kopi mengandung antioksidan

Zat antioksidan sangat penting untuk membasmi radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Kabar baiknya, kopi memiliki kandungan antioksidan yang disebut dengan  polifenol. Zat ini diyakini dapat dijadikan benteng pertahanan untuk mencegah berbagai penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2.

2. Kopi bisa bantu melawan kanker

Sebuah penelitian yang menyertakan pasien kanker usus besar sebagai pesertanya menemukan fakta bahwa kopi baik untuk pasien kanker. Dalam penelitian ini, para pasien diminta untuk minum 4 gelas kopi setiap hari. Lalu, para ahli menemukan jika hal ini justru meningkatkan peluang hidup para pasien. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan hidup pasien, bukan sebagai pemicu kanker. 

Saya harus berhenti minum kopi atau tidak?

Memang, penelitian yang telah dilakukan belum terlalu membuktikan bahwa kopi bisa membantu pengobatan kanker. Namun, juga belum ada riset yang menyatakan bahwa kandungan kopi bisa menjadi penyebab kanker.

Maka itu, sebenarnya sah-sah saja jika Anda minum kopi, asalkan tidak berlebihan. Pasalnya, kopi juga dapat menyebabkan tekanan darah dan asam lambung naik. Jadi, sebelum minum kopi sebaiknya Anda memastikan bahwa Anda tidak memiliki masalah kesehatan tertentu yang mungkin bisa diperparah karena minum kopi.

Selain itu, dokter juga menyarankan para wanita hamil dan menyusui untuk membatasi konsumsi kafein mereka. Akan tetapi, saran ini dapat berlaku berbeda bagi orang lain, tergantung tubuh dan dokter mereka.

Jika terdapat orang yang ingin mengurangi asupan kafein mereka, maka lebih baik dilakukan secara perlahan. Berhenti meminum kopi secara tiba-tiba dapat menyebabkan sakit kepala. Oleh karena itu, alternatif lain dari kopi bisa dengan meminum teh, kopi tanpa kafein, air mineral, atau teh herbal karena dapat mengurangi hasrat untuk meminum kopi berkafein.

Baca Juga:

Sumber