Kanker Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kanker kulit?

Kanker kulit adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel kulit yang tidak terkendali. Kondisi ini terjadi ketika kerusakan DNA pada sel kulit memicu mutasi atau cacat genetik. Akibatnya, sel kulit berkembang biak dengan cepat dan membentuk tumor ganas.

Kondisi ini paling sering menyerang area kulit yang terpapar sinar matahari. Namun, jenis kanker yang satu ini juga bisa mengenai area yang tertutup atau jarang terkena sinar matahari. Ada tiga jenis utama dari kanker kulit yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.

Anda dapat mengurangi risiko kanker kulit dengan menghindari paparan radiasi ultraviolet (UV). Memeriksa kulit Anda dan peka terhadap perubahan yang mencurigakan dapat membantu mendeteksi penyakit di tahap paling awal. Deteksi dini juga memberi Anda peluang besar untuk sembuh dari masalah kesehatan yang satu ini.

Seberapa umumkah kanker kulit?

Kanker kulit sangatlah umum terjadi. Penyakit ini bisa menyerang semua orang dari semua warna kulit dari yang berkulit terang hingga gelap.

Di antara ketiga jenisnya, sel basal dan skuamosa yang paling banyak menyerang. Namun tak perlu khawatir, masalah kesehatan ini dapat dikendalikan dengan mengurangi faktor risikonya. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker kulit?

Kanker kulit tumbuh di kulit yang terpapar matahari, termasuk di kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan dan tangan, dan di kaki pada wanita.

Namun, penyakit ini juga dapat terbentuk di area yang jarang terpapar langsung misalnya telapak tangan, di bawah kuku jari tangan atau kaki, dan daerah genital Anda.

Berikut berbagai gejala dan tanda-tanda kanker kulit berdasarkan jenisnya:

Karsinoma sel basal

Kanker jenis ini biasanya muncul di area tubuh yang terpapar sinar matahari seperti leher atau wajah. Karsinoma sel basal umumnya muncul dengan ditandai gejala seperti:

  • Benjolan dengan tampilan seperti lilin agak mengilap.
  • Lesi yang rata berwarna seperti daging atau cokelat seperti bekas luka.
  • Luka perdarahan atau keropeng yang kambuhan.

Karsinoma sel skuamosa

Kanker jenis ini juga muncul di area tubuh yang terpapar sinar matahari seperti wajah, telinga, dan tangan. Namun,  orang berkulit gelap justru sering terkena kanker jenis ini di area yang tidak terpapar sinar matahari.

Kemunculan kanker yang satu ini biasanya ditandai dengan:

  • Nodul atau benjolan merah padat.
  • Lesi datar dengan permukaan yang bersisik dan berkerak.

Melanoma

Melanoma termasuk jenis kanker yang bisa berkembang di bagian tubuh mana pun termasuk pada tahi lalat. Pada laki-laki, kanker ini biasanya muncul di wajah atau area tubuh atas.

Sementara pada wanita, kanker ini paling sering berkembang di kaki. Namun baik pada pria maupun wanita, melanoma bisa menyerang kulit yang tidak terpapar sinar matahari.

Untuk lebih mudah mengenalinya, berikut berbagai tanda dan gejala melanoma:

  • Bintik kecokelatan besar dengan bintik-bintik lebih gelap.
  • Tahi lalat yang berubah warna atau ukuran.
  • Lesi kecil dengan batas tidak beraturan serta ada bagian yang tampak merah, merah muda, putih, biru atau biru-hitam.
  • Lesi menyakitkan yang gatal atau terbakar.
  • Lesi gelap pada telapak tangan, telapak kaki, ujung jari tangan atau kaki, selaput lendir yang melapisi mulut, hidung, vagina atau anus.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Buatlah janji dengan dokter jika Anda menyadari adanya perubahan di kulit yang terlihat mengkhawatirkan. Tenang saja, tidak semua perubahan di kulit disebabkan oleh kanker.

Namun, tentu saja Anda perlu memeriksakannya untuk mengetahui kondisi jelasnya. Dokter akan menyelidiki perubahan pada kulit Anda untuk menentukan penyebabnya.

Penyebab

Apa penyebab kanker kulit?

Radiasi sinar matahari dan kesalahan mutasi pada DNA sel diduga kuat menjadi penyebab kanker kulit. Mutasi menyebabkan sel tumbuh di luar kendali hingga membentuk massa sel kanker.

Sel kanker biasanya mulai tumbuh di lapisan kulit atas atau epidermis. Epidermis memiliki tiga jenis sel utama yaitu:

  • Sel skuamosa yang terletak tepat di bawah permukaan luar dan berfungsi sebagai lapisan dalam kulit.
  • Sel basal yang berada di bawah sel skuamosa dan menghasilkan sel kulit baru.
  • Melanosit yang terletak di paling bawah epidermis dan bertugas memberi pigmen warna pada kulit.

Sel kanker yang tumbuh di lapisan kulit ini umumnya disebabkan oleh paparan berlebih sinar ultraviolet (UV). Radiasi sinar UV bisa merusak sel kulit hingga membuatnya justru menjadi cikal bakal kanker. Namun, di samping itu, tidak diketahui secara pasti mengapa sel kanker juga bisa menyerang area yang tertutup.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker kulit?

Pada dasarnya, siapa saja bisa mengalami kondisi ini. Akan tetapi, menurut Centers for Disease Control and Prevention,  ada banyak faktor atau kondisi yang mungkin dapat meningkatkan risiko Anda mengalami salah satu jenis kanker yang satu ini, di antaranya adalah:

  • Warna kulit yang tergolong cerah.
  • Area kulit yang terbakar, bintik-bintik tipis pada kulit, kulit mudah memerah, atau terasa sakit saat terpapar sinar matahari.
  • Warna mata biru atau hijau.
  • Warna rambut pirang atau merah.
  • Tahi lalat dengan jenis tertentu atau dalam jumlah banyak.
  • Riwayat kesehatan keluarga yang berhubungan dengan kanker kulit.
  • Riwayat kesehatan pribadi yang berkaitan dengan kanker kulit.
  • Pertambahan usia.

Apabila Anda tidak yakin dengan faktor risiko yang dimiliki, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter. Setidaknya, dokter akan membantu Anda memahami kondisi kesehatan kulit dan membantu untuk menurunkan faktor risiko yang ada.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kanker kulit didiagnosis?

Untuk mendiagnosis kanker kulit, dokter biasanya akan memeriksa tampilan luarnya. Selain itu, dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga, terutama yang pernah mengalami penyakit serupa. Setelah itu, dokter akan melakukan berbagai tes lanjutan untuk mengonfirmasi diagnosis tersebut.

Jika dokter mencurigai bahwa perubahan pada kulit adalah kanker, ia akan melakukan tes biopsi. Tes ini dilakukan dengan mengambil kulit yang tampak mencurigakan untuk diuji di laboratorium. Biopsi dapat menentukan apakah Anda memiliki kanker kulit atau tidak sekaligus mengetahui jenisnya.

Apa saja pengobatan untuk kanker kulit?

Pada dasarnya kanker kulit diobati sesuai dengan jenis dan tingkat keparahannya. Biasanya dokter akan melakukan kombinasi beberapa perawatan untuk membantu menyembuhkan penyakit ini. Adapun berbagai prosedur pengobatan kanker kulit yang biasanya dilakukan yaitu:

Pembekuan (freezing)

Prosedur ini dilakukan dengan cara membekukan sel kanker menggunakan nitrogen cair. Nantinya jaringan yang mati akan mengelupas dengan sendirinya setelah beberapa waktu.

Operasi eksisi

Prosedur ini biasanya direkomendasikan untuk semua jenis kanker kulit. Biasanya dokter akan memotong jaringan kanker dan sebagian kulit sehat di sekitarnya.

Operasi Mohs

Prosedur ini dilakukan untuk kanker yang lebih luas, berulang, dan sulit diobati. Umumnya prosedur ini digunakan untuk karsinoma sel skuamosa dan basal.

Selama prosedur ini, dokter akan menghilangkan lapisan kulit yang terkena sel kanker lapis demi lapis. Dokter akan memeriksa setiap lapisan kulit di bawah mikroskop hingga tidak ada sel abnormal yang tersisa.

Prosedur ini memungkinkan sel-sel kanker untuk dihilangkan tanpa mengambil dalam jumlah berlebihan dari kulit sehat di sekitarnya.

Kemoterapi

Dalam kemoterapi, obat digunakan untuk membunuh sel kanker. Untuk kanker yang hanya terdapat pada lapisan epidermis, dokter akan mengoleskan krim atau losion yang mengandung agen antikanker.

Sementara untuk sel yang telah menyebar ke bagian lain di tubuh digunakan kemoterapi sistemik. Artinya, dokter memberikan obat untuk dialirkan langsung ke tubuh melalui selang infus.

Kuretase dan elektrodesik

Setelah menghilangkan sebagian besar sel kanker, dokter juga kerap menggunakan prosedur yang disebut kuretase dan elektrodesik. Prosedur ini dilakukan menggunakan perangkat pisau melingkar untuk mengangkat sel dan jarum listrik untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa. Umumnya prosedur ini digunakan untuk mengobati sel basal atau skuamosa tipis.

Terapi radiasi

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar energi berdaya tinggi seperti sinar X. Tujuannya yaitu untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi umumnya direkomendasikan ketika kanker tidak bisa sepenuhnya hilang selama operasi.

Terapi fotodinamik

Terapi ini dilakukan dengan menghancurkan sel-sel kanker dengan kombinasi laser plus obat. Obat yang digunakan yaitu yang bisa membuat sel kanker sensitif terhadap cahaya.

Terapi biologis

Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk membunuh sel kanker.

Perawatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau perawatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mendukung pengobatan kanker kulit?

Selain menjalani berbagai jenis pengobatan yang bisa membantu Anda untuk sembuh dari penyakit ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Biasanya, dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan perubahan terhadap gaya hidup yang dianut. Beberapa hal di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan tabir surya saat keluar rumah.
  • Menggunakan pakaian tertutup ketika keluar rumah plus topi dan kacamata hitam.
  • Mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Memastikan istirahat cukup untuk memulihkan kondisi tubuh.
  • Menjauhi pikiran dari stres agar kondisi tubuh tidak menurun.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah kanker kulit?

Ada beberapa yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker kulit, yaitu:

  • Hindari berada di bawah paparan sinar matahari siang yang paling kuat, yaitu di jam 10 pagi dan 4 sore.
  • Selalu menggunakan tabir surya saat keluar ruangan dengan SPF minimal 30 dan mengoleskan 2 jam sekali.
  • Gunakan pakaian tertutup saat berkegiatan di luar ruangan termasuk topi.
  • Pakai kacamata hitam yang dilengkapi dengan perlindungan sinar UV.
  • Tidak sering-sering berjemur untuk menggelapkan warna kulit (tanning).
  • Periksakan diri secara teratur ke dokter, terutama jika memiliki berbagai faktor risiko kanker.

Kulit adalah area terluar dan pelindung tubuh. Maka, selalu jagalah kesehatannya agar terhindar dari berbagai penyakit yang dapat membahayakan Anda. Salah satu cara yang ampuh sebagai bentuk pencegahan adalah dengan mengoleskan tabir surya setiap kali akan pergi ke luar rumah.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik yang sesuai dengan kondisi kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Sih Harus Pakai Sunscreen Setiap Hari?

Selain untuk mencegah melindungi kulit dari paparan sinar matahari, ternyata ada manfaat lain dari rutin pakai sunscreen setiap hari.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 13 April 2019 . Waktu baca 6 menit

Sering Berkegiatan di Luar Ruangan? Simak Manfaat dan Risiko Paparan Sinar Matahari untuk Kulit Anda

Sinar matahari tak hanya membawa manfaat untuk kulit. Ada berbagai bahaya yang terjadi jika Anda mengalami paparan sinar matahari berlebih setiap harinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dermatologi, Health Centers 25 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Ikuti Aturan ABCDE! Cara Mudah untuk Mendeteksi Kanker Kulit Melanoma

Tahi lalat adalah salah satu gejala kanker kulit melanoma yang paling umum. Agar lebih mudah mendeteksinya, gunakan aturan ABCDE. Simak caranya disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kanker Kulit, Health Centers 4 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Membedakan 5 Jenis Kanker Kulit Berdasarkan Ciri-ciri Khasnya

Kanker kulit termasuk salah satu jenis kanker yang paling mengancam nyawa. Kenali gejala kanker kulit berdasarkan macam-macam jenis kankernya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dermatologi, Health Centers 15 Juli 2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

karsinoma sel basal

Karsinoma Sel Basal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 11 menit
operasi kanker kulit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Pasien Kanker Kulit

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit
menghilangkan freckles di mata

Muncul Freckles di Mata, Apakah Berbahaya? Perlukah Dihilangkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
gejala alergi sunscreen

Hati-hati, Suncreen Juga Bisa Sebabkan Alergi! Ini 4 Gejala yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 April 2019 . Waktu baca 4 menit