home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hati-hati, Diare Juga Bisa Menyebabkan Kematian

Hati-hati, Diare Juga Bisa Menyebabkan Kematian

Diare menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia, entah itu anak-anak maupun dewasa. Bahkan, dalam kurun waktu setahun beberapa orang mungkin bisa mengalami sakit diare 3 sampai 6 kali. Meski begitu, kebanyakan orang kerap menyepelekan penyakit ini karena dianggap sebagai penyakit yang tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih parah. Padahal, diare yang sudah terlanjur parah bisa menyebabkan kematian.

Diare termasuk salah satu penyebab kematian terbanyak

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan encernya tinja dan frekuensi buang air besar yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit diare, misalnya mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi parasit, bakteri, dan virus, seperti norovirus dan rotavirus. Tidak hanya itu, diare juga bisa disebabkan karena alergi terhadap makanan atau efek samping dari suatu obat tertentu.

Setiap orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin, bisa mengalami diare. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari. Namun dalam beberapa kasus serius, penyakit ini bisa berlangsung hingga berminggu-minggu dan jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kematian.

Sampai saat ini diare merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dalam masyarakat Indonesia. Dikutip dari laman Bulentin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Kemenkes terbitan tahun 2011, diketahui jika diare menduduki peringkat ke-13 sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare merupakan penyebab kematian ke-3 setelah Pneumonia dan TBC. Berdasarkan data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita dengan prevalensi sebesar 16,7 persen.

Kenapa diare bisa sebabkan kematian?

Saat diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan dan ion tubuh. Hal ini membuat orang yang mengalami diare rentan dehidrasi. Ketika kadar cairan dalam tubuh Anda berkurang, maka keseimbangan ion dalam tubuh juga terganggu. Akibatnya, fungsi organ dan jaringan tubuh Anda tidak bisa bekerja optimal.

Nah, jika dehidrasi sudah masuk dalam fase yang parah, seseorang akan lebih berisiko mengalami berbagai komplikasi serius seperti gangguan fungsi ginjal, kejang, asidosis metabolik, hingga syok hipovolemik akibat kehilangan cairan yang terlalu banyak. Syok ini bisa menyebabkan hilang kesadaran (pingsan) atau bahkan kematian.

Oleh sebab itu diare tidak boleh dianggap enteng walaupun kondisi ini umum terjadi.

Bagaimana cara menghindari dampak fatal akibat diare?

Seperti yang sudah disinggung di atas, diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan ion dalam jumlah banyak.

Itu sebabnya, menjaga keseimbangan cairan dan ion menjadi hal penting saat diare. Seseorang yang mengalami diare diharuskan untuk memenuhi asupan cairannya dengan minuman yang tidak hanya mengandung air melainkan juga ion untuk mengembalikan ion yang hilang dan menjaga keseimbangan ion di dalam tubuh.

Segera konsultasikan ke dokter apabila gejala diare Anda semakin memburuk. Hal ini dilakukan agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Diarrhea: Common Ilness, Global Killer – https://www.cdc.gov/healthywater/pdf/global/programs/globaldiarrhea508c.pdf diakses pada 25 Oktober 2017

Global Causes of Diarrheal Disease Mortality in Childern <5 Years of Age: A Systematic Review – https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3762858/ diakses pada 25 Oktober 2017

Acute Infectious Diarrhea in Childern – https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2737434/ diakses pada 25 Oktober 2017

Situasi Diare di Indonesia – file:///C:/Users/USER/Downloads/buletin-diare.pdf diakses pada 25 Oktober 2017

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari pada 09/11/2017
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x