Apa itu Ampicillin?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Ampicillin Merek: Ampicillin, ampicillin / ampisilin, Ampicillin, Ampicillin dan Ampicillin.

Penggunaan

Untuk apa ampicillin itu?

Ampicillin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Ampicillin atau bisa juga disebut ampisilin, termasuk dalam kelas obat penisilin, jenis antibiotik. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Antibiotik ini hanya mengobati infeksi bakteri.  Ampicillin tidak bisa mengatasi infeksi akibat virus, misalnya, pilek dan flu. Penggunaan antibiotik yang tidak perlu atau berlebihan dapat menyebabkan manfaat obat tidak bekerja secara efektif.

Bagaimana aturan pakai ampicillin?

Konsumsi obat ini 4 kali sehari (setiap 6 jam), atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Konsumsi ampicillin saat perut kosong (1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan) dengan segelas penuh air.

Minumlah banyak cairan saat menggunakan ampicilin kecuali dokter Anda memberi tahu Anda sebaliknya. Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan.

Antibiotik bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat stabil. Oleh karena itu, gunakan obat ini secara teratur.

Lanjutkan penggunaan obat ini sampai keseluruhan dosis yang ditentukan habis, bahkan jika gejala hilang atau Anda sudah merasa lebih baik setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini memungkinkan bakteri untuk terus tumbuh dan dapat mengakibatkan kambuhnya infeksi.

Informasikan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk. Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan ampicillin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan pula dibekukan.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan ampisilin dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.  

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis ampicilin  untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa untuk infeksi bakteri

Parenteral: 1 hingga 2 g IM atau IV setiap 4 hingga 6 jam sekali atau 50 hingga 250 mg/kg/hari IM atau IV dalam dosis terpisah
Dosis maksimum: 12 g/hari

Oral: 250-500 mg oral setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk endokarditis

Parenteral: Ampicillin 2 g IV setiap 4 jam ditambah gentamisin atau streptomisin (jika gentamisin tidak bekerja)

Durasi dari terapi untuk pengobatan endokarditis: dilakukan selama kurang lebih 8 minggu

Dosis orang dewasa untuk meningitis

Oral: 150 hingga 200 mg/kg/hari IV  dalam dosis terpisah setiap 3 hingga 4 jam sekali

Parenteral: 200 mg/kg/hari IV dalam dosis terbagi setiap 4 jam, dalam kombinasi dengan antibiotik parenteral lainnya

Dosis maksimum penggunaan untuk pengobatan meningitis: 12 g/hari

Intratekal atau intraventrikular: 10 sampai 50 mg/hari selain IV antibiotik

Dosis orang dewasa untuk sepsis (septicemia)

Oral: 150 sampai 200 mg/kg/hari

Parenteral: 1 hingga 2 g IV setiap 3 hingga 4 jam sekali, dikombinasikan dengan obat antibiotik lainnya

Dosis orang dewasa untuk bakteri profilaksis endokarditis

Parenteral: 2 g IM atau IV sebagai dosis tunggal 30 sampai 60 menit sebelum prosedur profilaksis

Dosis orang dewasa untuk gastroenteritis

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk infeksi intraabdominal

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam sekali

Parenteral: 1 hingga 2 g IV setiap 4 hingga 6 jam dikombinasikan dengan antibiotik lain dan tergantung pada infeksi yang dialami
Durasi dari terapi: 10 hingga 14 hari

Dosis orang dewasa untuk infeksi kulit atau infeksi jaringan lunak

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam

Oral: 250-500 mg setiap 6 jam sekali, atau 1-2 g setiap 4-6 jam sekali, tergantung pada tingkat keparahan dari infeksi

Dosis orang dewasa  untuk faringitis

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam sekali

Oral: 250 mg oral setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk sinusitis

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam sekali

Oral: 250 mg oral setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk infeksi saluran pernapasan atas

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam sekali

Oral: 250 mg oral setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk pneumonia

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam sekali

Oral: 250 mg oral setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk bronkitis

Pengobatan bronkitis dapat dilakukan dengan dua cara:

Parenteral: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam sekali 

Oral: 250 mg oral setiap 6 jam sekali

Dosis orang dewasa untuk infeksi saluran kemih

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk pielonefritis

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk shigellosis

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk demam tifoid

500 mg secara oral atau IM atau IV setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk pencegahan penyakit streptococcus perinatal grup b

Parenteral: 2 g IV dosis awal, kemudian 1 g IV setiap 4 jam sampai melahirkan

Dosis orang dewasa untuk bedah profilaksis

transplantasi hati: ampicillin 1 g IV ditambah sefotaksim 1 g IV di induksi anestesi, kemudian setiap 6 jam selama prosedur dan selama 48 jam setelah penutupan bedah akhir.

Dosis orang dewasa untuk leptospirosis

Ringan: 500-750 mg oral setiap 6 jam

Sedang sampai berat: 0,5-1 g IV setiap 6 jam

Dosis orang dewasa untuk otitis media

500 mg oral atau 1-2 g IM atau IV setiap 6 jam, tergantung pada sifat dan keparahan infeksi

Bagaimana dosis ampicillin untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk infeksi bakteri

Dosis ampicillin untuk bayi baru lahir:

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≤2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 12 jam

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam

8-28 hari, dengan berat ≤2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam

8-28 hari, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 6 jam

1 bulan atau lebih tua, untuk infeksi ringan sampai sedang

Parenteral: 25-37,5 mg/IM kg atau IV setiap 6 jam

Oral: 12,5-25 mg/kg secara oral setiap 6 jam

Dosis maksimum: 4 g/hari

Dosis anak-anak untuk bakteremia

Dosis ampicillin untuk bayi baru lahir:

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≤2.000 g: 100 mg/kg IM atau IV setiap 12 jam

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam atau 100 mg/kg IM atau IV setiap 12 jam

8-28 hari, dengan berat ≤2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam

8-28 hari, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 6 jam

Dosis anak-anak untuk sepsis (septicemia)

Dosis ampicillin untuk bayi baru lahir:

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≤2.000 g: 100 mg/kg IM atau IV setiap 12 jam

7 hari atau lebih muda, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam atau 100 mg/kg IM atau IV setiap 12 jam

8-28 hari, dengan berat ≤2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 8 jam

8-28 hari, dengan berat ≥2.000 g: 50 mg/kg IM atau IV setiap 6 jam

Dosis anak-anak untuk meningitis

Parenteral: 150 sampai 200 mg/kg/hari IV dalam dosis terbagi setiap 3 sampai 4 jam

Dosis anak-anak untuk endokarditis

Ampisilin 300 mg/kg/day IV dalam dosis terpisah selama 4 hingga 6 jam beserta gentasimin atau streptomisin (jika gentasimin tidak bekerja)

Dosis maksimum: 12 g/hari

Dosis anak-anak untuk bakteri profilaksis endokarditis

50 mg/kg IM atau IV sebagai dosis tunggal 30-60 menit sebelum prosedur profilaksis

Dosis anak-anak untuk infeksi saluran pernapasan atas

Parenteral, dengan berat badan:

﹤40 kg: 25-50 mg/kg/hari IM atau IV dalam dosis terbagi setiap 6 sampai 8 jam

﹥40 kg: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam

Oral, dengan berat badan:

﹤20 kg: 50 mg/kg/hari secara oral dalam dosis terbagi setiap 6-8 jam

﹥20 kg: 250 mg oral setiap 6 jam

Dosis anak-anak untuk pneumonia

Parenteral, dengan berat badan:

﹤40 kg: 25-50 mg/kg/hari IM atau IV dalam dosis terbagi setiap 6 sampai 8 jam

﹥40 kg: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam

Oral, dengan berat badan:

﹤20 kg: 50 mg/kg/hari secara oral dalam dosis terbagi setiap 6-8 jam

﹥20 kg: 250 mg oral setiap 6 jam

Dosis anak-anak untuk infeksi kulit atau infeksi jaringan lunak ringan

Berat badan:

﹤40 kg: 25-50 mg/kg/hari IM atau IV dalam dosis terbagi setiap 6-8 jam

﹥40 kg: 250-500 mg IM atau IV setiap 6 jam

Dosis anak-anak untuk infeksi saluran kemih

Parenteral, dengan berat badan:

﹤40 kg: 50 mg/kg/hari IM atau IV dalam dosis terbagi setiap 6 sampai 8 jam

﹥40 kg: 500 mg IM atau IV setiap 6 jam

Oral, dengan berat badan:

﹤20 kg: 25 mg/kg secara oral setiap 6 jam

﹥20 kg: 500 mg secara oral setiap 6 jam

Dosis anak-anak biasa untuk profilaksis bedah

Transplantasi hati: usia ≥1 bulan: Ampisilin 50 mg/kg IV ditambah sefotaksim 50 mg/kg IV diinduksi anestesi, dan setiap 6 jam selama 48 jam setelah penutupan bedah akhir.

Dalam dosis apakah ampicilin tersedia?

Kapsul: 250 mg dan 500 mg

Injeksi: 10 g/100 mL, 125 mg/5 mL; 250 mg/5 mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena ampicilin?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini setelah mengonsumsi ampisilin: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti Anda akan pingsan.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu efek samping yang serius dari mengonsumsi ampisilin berikut ini:

  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala parah, kulit mengelupas, dan ruam kulit merah
  • Diare yang berair atau berdarah
  • Demam , menggigil, nyeri tubuh, gejala flu
  • Mudah memar atau perdarahan, kelemahan yang tidak biasa
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, atau tidak sama sekali
  • Agitasi (mudah marah, tersinggung, agresif), kebingungan, pikiran atau perilaku yang tidak biasa
  • Kejang

Efek samping yang biasa terjadi termasuk

  • Mual, muntah, sakit perut
  • Vagina gatal atau memiliki cairan
  • Sakit kepala
  • Lidah bengkak, hitam, atau “berbulu (hairy tongue)”  
  • Sariawan (bercak putih atau di dalam mulut atau tenggorokan)

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu dari ampisilin, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan ampicilin?

Sebelum menggunakan ampisilin, beri tahu dokter jika Anda:

  • Alergi terhadap ampicillin, penisilin, atau obat lain
  • Sedang menggunakan obat resep dan obat nonresep, terutama antibiotik lain, seperti allopurinol (Lopurin), antikoagulan (‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin), atenolol (Tenormin), kontrasepsi oral, probenesid nonresep (Benemid), rifampin, sulfasalazine, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan, atau apapun yang akan Anda berencana gunakan
  • Memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal atau hati, alergi, asma, penyakit darah, radang usus, masalah perut, atau demam
  • Sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu mengambil ampicillin, hubungi dokter Anda
  • Akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi, Beri tahu dokter atau dokter gigi tentang penggunaan ampicillin

Apakah ampicilin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Ampisilin masuk ke dalam kategori B risiko kehamilan menurut FDA. Bahkan ampisilin dapat digunakan untuk mengurangi risiko keguguran pada ibu hamil.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •     A= Tidak berisiko
  •     B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •     C= Mungkin berisiko
  •     D= Ada bukti positif dari risiko
  •     X= Kontraindikasi
  •     N= Tidak diketahui

Bagi ibu menyusui, disarankan untuk tidak mengonsumsi ampisilin, mengingat ampicillin dapat masuk ke dalam ASI dan dapat membahayakan bayi yang disusui.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan ampicilin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam  artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Ada 83 jenis obat yang dapat berinteraksi dengan ampisilin, namun di bawah ini adalah obat yang paling sering berinteraksi, yaitu:

  • acetaminophen
  • Advil (ibuprofen)
  • amoxicillin (Amoxil, Trimox, Apo-Amoxi, Amoxicot, Moxatag, DisperMox, Biomox, Wymox, Moxilin)
  • Ancef (cefazolin)
  • Augmentin (amoxicillin / clavulanate)
  • azithromycin (Zithromax, Azithromycin Dose Pack, Z-Pak, Zmax)
  • Bactrim (sulfamethoxazole / trimethoprim)
  • Benadryl (diphenhydramine)
  • cefotaxime (Claforan)
  • ceftriaxone (Rocephin)
  • Cipro (ciprofloxacin)
  • cloxacillin (Cloxapen, Tegopen)
  • Colace (docusate)
  • dicloxacillin (Dynapen, Dycill, Pathocil)
  • Flagyl (metronidazole)
  • gentamicin (Garamycin, Cidomycin, Septopal)
  • ibuprofen
  • Keflex (cephalexin)
  • Lasix (furosemide)
  • Norco (acetaminophen / hydrocodone)
  • Paracetamol (acetaminophen)
  • Reglan (metoclopramide)
  • Rocephin (ceftriaxone)
  • Singulair (montelukast)
  • Synthroid (levothyroxine)
  • Tylenol (acetaminophen)
  • Vitamin B12 (cyanocobalamin)
  • Vitamin C (ascorbic acid)
  • Vitamin D3 (cholecalciferol)
  • Zofran (ondansetron)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan ampicilin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Ampisilin, sebagai salah satu jenis penisilin, memiliki kemungkinan untuk mengurangi penyerapan saluran cerna terhadap makanan jika obat ini dimakan bersama makanan. Oleh sebab itu, untuk upaya pencegahan, obat ini sebaiknya dimakan satu jam sebelum atau dua jam sesudah makan.

Selain itu, diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan ampicillin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Asma
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan pendarahan atau pembekuan darah
  • Mononukleosis (juga disebut “mono”)
  • Riwayat diare yang disebabkan oleh minum antibiotik
  • Riwayat dari setiap jenis alergi

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk kebingungan, perubahan perilaku, ruam kulit yang parah, buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, atau kejang.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan

Sumber

Direview tanggal: Juni 11, 2019 | Terakhir Diedit: Juni 11, 2019

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca