Demam Rematik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu demam rematik?

Demam rematik adalah peradangan hati, sistem saraf, kulit, dan sendi, setelah adanya infeksi bakteri. Demam rematik dapat muncul akibat komplikasi dari strep throat atau demam scarlet yang tidak ditangani.

Penyakit ini tidak menular, tapi infeksi yang menyebabkannya bisa ditularkan.

Seberapa umumkah demam rematik?

Demam rematik dapat terjadi pada usia berapapun tapi umumnya pada anak-anak di bawah 18 tahun. Anda dapat meminimalisasi kemungkinan menderita penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Silakan berdiskusi dengan dokter Anda untuk informasi selengkapnya.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala demam rematik?

Gejala-gejala demam rematik termasuk:

  • Demam
  • Hilang napsu makan
  • Ruam ringan, muncul bentol-bentol di bawah kulit pada daerah yang bertulang seperti tangan, pergelangan tangan, siku, dan jari-jari
  • Peradangan sendi disertai rasa sakit, pembengkakan, dan terasa panas

Jika jantung ikut terpengaruh, dapat terjadi napas pendek, mata kaki membengkak, daerah sekitar mata membengkak, dan jantung berdebar lebih kencang.

Komplikasi yang paling umum adalah kerusakan pada katup jantung yang menyebabkan murmur jantung. Terkadang katup jantung yang rusak ini harus diganti.

Mungkin ada beberapa tanda dan gejala yang tak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran terhadap gejala tertentu, mohon konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anak Anda harus diperiksakan ke dokter jika ia memiliki gejala dan tanda-tanda strep throat. Pengobatan yang tepat akan mencegah munculnya demam rematik. Selain itu, Anda perlu pergi ke rumah sakit jika mengalami:

  • Sakit tenggorokan tanpa gejala flu lainnya seperti hidung beringus
  • Sakit tenggorokan disertai kelenjar getah bening yang bengkak dan sakit
  • Ruam-ruam merah yang dimulai dari kepala dan leher, menyebar ke bawah
  • Kesulitan menelan apapun termasuk ludah
  • Keluar cairan kental dan berdarah dari hidung. Biasanya terjadi pada anak-anak di bawah 3 tahun
  • Lidah berwarna merah terang dipenuhi bintil-bintil, juga dikenal sebagai “lidah stroberi”

Penyebab

Apa penyebab rematik?

Demam rematik adalah kelainan autoimun, yang artinya tubuh bereaksi melawan sel dan jaringannya sendiri. Penelitian terbaru menemukan bahwa infeksi strep throat adalah pemicunya. Bakteri strep mengandung protein yang mirip dengan protein yang ditemukan di beberapa jaringan tertentu dalam tubuh. Oleh karena itu, sel sistem imun yang biasanya menyerang bakteri akan memperlakukan jaringan tubuh sendiri seakan-akan itu adalah pembuat infeksi, terutama jaringan hati, sendi, kulit, dan sistem saraf pusat. Reaksi sistem imun ini menyebabkan peradangan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk demam rematik?

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko demam rematik termasuk:

  • Riwayat keluarga. Beberapa orang dapat membawa gen yang membuat mereka lebih berisiko terkena demam rematik.
  • Bakteri strep. Jenis bakteri strep tertentu lebih berpotensi menyebabkan demam rematik dibandingkan jenis bakteri lain
  • Faktor lingkungan. Risiko demam rematik yang lebih tinggi sering dihubungkan dengan wilayah yang padat penduduk, kebersihan yang buruk, dan kondisi lain yang menyebabkan penyebaran dan penularan bakteri strep

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk demam rematik?

Setelah mendiagnosis demam rematik, dokter akan memberi Anda antibiotik untuk bakteri selama beberapa hari. Beri tahu dokter jika anak Anda alergi pada penisilin.

Sebagai tambahan, jika Anda menderita nyeri otot dan sendi, dokter Anda dapat memberi Anda obat antiradang seperti aspirin atau kortikosteroid untuk membantu mengurangi nyeri dan mengontrol gejala-gejala demam rematik.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk demam rematik?

Dokter dapat melakukan diagnosis melalui riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium seperti tes darah untuk menemukan bakteri streptococcus atau antibodi streptococcus di dalam darah.

Selain itu, dokter juga dapat melakukan x-ray dada, ECG, dan echocardiography untuk melihat kerusakan katup jantung.

Jika terjadi kerusakan jantung, Anda akan dirujuk ke kardiolog (dokter yang spesialisasinya pengobatan jantung).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam rematik?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi demam rematik:

  • Jika anak Anda menderita demam rematik, Anda harus mengurangi aktivitasnya hingga gejala hilang, biasanya 2-5 minggu
  • Pastikan anak Anda meminum antibiotik yang diresepkan hingga habis
  • Jika terjadi demam, minum banyak air

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Toxoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Bagaimana pengobatannya? Dan bagaimana mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Infeksi Melalui Makanan 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Anak Anda suka merengek sepanjang hari dan mudah menangis untuk hal-hal yang sepele? Simak tips berikut untuk mengatasi anak cengeng.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa Artinya Jika Hasil Tes Laju Endap Darah Saya Tinggi?

Tes laju endap darah adalah tes yang bertujuan memprediksi adanya penyakit peradangan dalam tubuh. Siapa saja yang butuh tes ini?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Cara Meredakan Nyeri Sendi dengan Terapi Air

Nyeri sendi dan punggung rasanya memang tidak menyenangkan. Coba redakan dengan terapi air kolam hangat yang dapat meringankan nyeri Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Keracunan pada Darah Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit