Tes Chlamydia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu chlamydia?

Tes Chlamydia (klamidia) digunakan untuk menemukan patogen Chlamydia pada tubuh serta menentukan penyebab pasti dari penyakit ini. Ada berbagai macam patogen Chlamydia dalam tubuh manusia. Chlamydophila psittaci menyebabkan infeksi pernafasan yang disebabkan oleh kontak dekat dengan unggas yang terinfeksi.

Infeksi C. trachomatis adalah infeksi menular seksual yang paling umum di negara-negara maju. C.trachomatis terutama menginfeksi alat kelamin, selain itu juga menginfeksi konjungtiva, faring, uretra, dan rektum.

Bentuk kedua dari C. trachomatis menyebabkan trachoma (trachoma), yang merupakan penyebab paling umum kebutaan yang dapat dicegah. Tipe ini ditularkan melalui kontak langsung dari bayi yang baru lahir dengan serviks sang ibu saat melahirkan atau melalui kontak langsung dengan alat kelamin selama kegiatan seksual. Chlamydia dapat ditemukan pada penyakit radang panggul, terutama di kalangan anak muda. Kebanyakan wanita memiliki asimtomatik Chlamydia.

Ada 2 cara yang digunakan untuk menguji Chlamydia:

  • yang pertama adalah transplantasi dari serviks dan vagina untuk menentukan apakah itu termasuk Chlamydia
  • cara kedua adalah mencari antibodi terhadap Chlamydia dalam tubuh. Tes dapat diambil dengan mencolek  uretra, serviks, atau urine dengan cotton bud.

Kapan saya harus menjalani chlamydia?

Jangan takut untuk mengikuti tes ini jika Anda merasa terinfeksi Chlamydia. Dokter akan menyarankan tes Chlamydia jika:

  • Anda atau pasangan Anda memiliki gejala Chlamydia
  • Anda melakukan seks tanpa pengaman dengan pasangan baru
  • kondom Anda rusak
  • Anda atau pasangan Anda berhubungan seks dengan orang lain tanpa menggunakan pengaman
  • Anda merasa bahwa Anda menderita penyakit menular seksual
  • pasangan Anda mengatakan bahwa ia menderita penyakit menular seksual
  • Anda sedang hamil atau berniat untuk hamil
  • dokter atau perawat mengatakan bahwa Anda memiliki peradangan panggul atau kelainan pada vagina

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani chlamydia?

Tingkat komplikasi akan tergantung pada tempat pengambilan sampel. Jika Anda mengambil sampel urin, Anda akan sepenuhnya aman dan tidak memiliki komplikasi sama sekali. Jika sampel yang diambil adalah serviks, uretra, anus, mata atau tenggorokan, akan ada beberapa risiko komplikasi yang perlu diperhatikan. Dalam beberapa kasus yang jarang, Anda mungkin pingsan karena Anda terlalu takut atau tingginya intensitas parasimpatis ketika dokter menempatkan sampel kapas ke dalam uretra Anda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tes meliputi:

  • menstruasi
  • pasien yang sedang dalam pengobatan antibiotik

Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan pencegahan sebelum melakukan operasi ini. Bila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan kepada dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani chlamydia?

Saat tes, dokter akan mengambil sampel urien atau cairan dari bagian lain. Umumnya, sampling akan tergantung pada posisi infeksi. Jika Anda menggunakan sampel urin, Anda sebaiknya tidak buang air kecil selama 2 jam sebelum tes. Jika Anda mengambil sampel dari serviks, sebaiknya Anda tidak menempatkan pil atau obat gel pada serviks selama 24 jam sebelum tes.

Bagaimana proses chlamydia?

Dokter akan mengambil sampel darah vena ke dalam tabung tutup merah. Jika Anda membutuhkan tes serologi untuk mendiagnosis infeksi akut, dokter akan mengambil sampel tambahan setelah 2 sampai 3 minggu. Dokter mengambil sampel di kornea dengan menggunakan alat penyeka pada bagian mata yang cedera atau menggunakan alat penyeka steril yang dipindahkan ke slide mikroskop. Dokter akan memasukkan bakteri dari dahak dalam kasus infeksi C.psittaci di saluran pernapasan.

Jika Anda perlu transplantasi bakteri pada serviks, dokter akan melakukan langkah-langkah berikut:

  • Anda sebaiknya tidak melakukan douche (mencuci vagina) dan mandi sebelum dokter melaksanakan transplantasi bakteri dari serviks
  • dokter akan meminta Anda berbaring dalam posisi melahirkan
  • dokter akan menggunakan spekulum vagina untuk mengekspos serviks
  • dokter Anda akan mencuci lendir di serviks
  • dokter mungkin menggunakan alat penyeka steril untuk mengambil sampel dalam waktu sekitar 30 detik.

Jika Anda membutuhkan bakteri transplantasi dari uretra, dokter akan melakukan langkah-langkah berikut.

  • dokter akan mengambil sampel sebelum Anda buang air kecil
  • dokter mengambil sampel dengan menggunakan alat penyeka steril di uretra sekitar 3-4 cm.

Dokter atau perawat perlu beberapa menit untuk melakukan pengambilan sampel. Harap bersabar dan koperatif. Selama sampling, Anda akan merasa sedikit tidak nyaman.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani chlamydia?

Bila dokter Anda menduga bahwa Anda terinfeksi Chlamydia, Anda sebaiknya tidak melakukan hubungan seks hingga pemeriksaan dan mendapatkan kesimpulan akhir. Jika hasil tersebut menunjukkan bahwa Anda terinfeksi, dokter akan mengobati Anda dengan antibiotik, dan sebaiknya Anda tidak melakukan hubungan seksual selama 7 hari masa pengobatan, dan pasangan Anda sebaiknya juga mendapatkan pengobatan, karena ada kemungkinan pasangan Anda terinfeksi juga.

Jika Anda terinfeksi Chlamydia, maka ada kecenderungan Anda terinfeksi penyakit menular seksual lainnya, sehingga dokter Anda akan menyarankan mengikuti tes skrining untuk penyakit menular seksual seperti sifilis, gonorrhea, dan HIV. Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil Normal

Untuk pemeriksaan isolasi: Tidak terdeteksi.

Untuk pengujian antibodi:

  • Chlamydophila pneumoniae

o IgG <1:64

o IgM <1:10

  • Chlamydophila psittaci

o IgG <1:64

o IgM <1:10

    • Chlamydia trachomatis

o IgG <1:64

o IgM <1:10

Hasil abnormal: Terinfeksi Chlamydophila

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal tes Chlamydia dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Paru-Paru Anda

    Menjaga kesehatan paru-paru dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan mudah. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan Pernapasan 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

    Bingung kenapa banyak nyamuk di rumah? Mungkin Anda "membuka" sarang nyamuk di rumah Anda. Yuk simak cara mencegah sarang nyamuk pada artikel ini.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Bladder Outlet Obstruction (Obstruksi Outlet Kandung Kemih)

    Obstruksi outlet kandung kemih (bladder outlet obstruction) adalah penyumbatan yang mengurangi atau menghentikan aliran urine ke uretra.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Kandung Kemih 13/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Sistokel (Kandung Kemih Turun)

    Sistokel adalah kondisi ketika kandung kemih turun atau jatuh ke area vagina, akibat melemahnya dinding rahim. Bagaimana pengobatannya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Kandung Kemih 13/08/2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    moisturizer dulu atau sunscreen

    Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    obat meriang

    4 Jenis Obat Meriang yang Bisa Dibeli di Apotek

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    ingus

    Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    Konten Bersponsor
    manfaat konsumsi kalsium

    4 Alasan Tubuh Tetap Perlu Kalsium di Masa AKB

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit