Kenali Tanda-tanda dan Gejala Anda Mengidap Klamidia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mendengar tentang klamidia? Klamidia termasuk salah satu penyakit menular seksual yang dapat menyerang perempuan dan laki-laki. Anda perlu memperhatikan gejala penyakit ini, sebab klamidia berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius pada tubuh, bahkan risiko ketidaksuburan. Apa saja ciri-ciri penyakit klamidia? Simak pemaparan lengkapnya di bawah ini.

Apa saja tanda-tanda dan gejala klamidia?

Klamidia atau chlamydia adalah penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Melakukan seks tanpa pengaman, seperti tanpa menggunakan kondom, adalah salah satu cara seseorang tertular klamidia.

Penyakit ini tidak bisa diremehkan karena berisiko menyebabkan masalah kesehatan lain yang jauh lebih serius. Pada wanita, klamidia berpotensi mengakibatkan peradangan serviks, kehamilan ektopik, serta penyakit radang panggul. Sementara itu, pria yang terkena klamidia juga berisiko mengalami infeksi kelenjar prostat dan infeksi testis.

Sayangnya, kebanyakan pasien klamidia tidak menyadari bahwa ia mengidap penyakit ini karena gejalanya tidak selalu tampak. Menurut situs CDC, diperkirakan hanya sekitar 10% pria dan 5-30% wanita dengan klamidia mengalami gejala-gejala.

Hal ini kemungkinan disebabkan karena siklus perkembangan bakteri yang sulit ditebak, bisa saja seseorang yang terpapar bakteri C. trachomatis baru menunjukkan gejala-gejala beberapa minggu kemudian.

Jika ada beberapa gejala muncul, biasanya Anda baru akan mengetahuinya setelah seminggu sampai tiga minggu dari masa penularan. Berikut gejala yang bisa dilihat:

Gejala klamidia pada perempuan

Mengenali gejala klamidia pada wanita mungkin akan cukup sulit karena hampir 95% pasien wanita tidak mengalami gejala apa pun.

Namun, terkadang gejala hadir beberapa minggu sejak pasien pertama kali terpapar. Berikut adalah gejala-gejala pada pasien perempuan yang mungkin muncul:

  • Keluarnya cairan tidak normal yang berbau
  • Perdarahan di luar masa menstruasi
  • Adanya rasa sakit ketika menstruasi
  • Nyeri di bagian lambung bawah disertai dengan demam
  • Adanya rasa sakit ketika berhubungan seksual
  • Rasa panas dan gatal di sekitar vagina
  • Sakit ketika buang air kecil

Gejala klamidia pada laki-laki

Sama halnya dengan pasien wanita, pasien klamidia pria juga bisa mengalami kesulitan dalam mengenali keberadaan penyakit ini. Jika muncul, gejala-gejala mungkin akan meliputi:

  • Adanya sedikit cairan bening atau keruh yang muncul di ujung penis
  • Rasa sakit ketika buang air kecil
  • Rasa panas dan gatal di lubang penis
  • Munculnya rasa sakit dan bengkak di sekitar testis

Sebaiknya, kapan saya harus periksa ke dokter?

Penyakit ini memang sulit untuk dideteksi sendiri karena gejala-gejalanya yang tidak pasti, terlebih jika Anda termasuk orang yang tidak mengalami gejala awal.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan tes skrining atau pemeriksaan infeksi menular seksual jika Anda tergolong aktif melakukan hubungan seks yang tidak terproteksi atau sering bergonta-ganti pasangan.

Selain itu, Anda juga harus segera memeriksakan diri ke dokter jika pasangan Anda ternyata memiliki klamidia, meski belum ada gejala-gejala yang muncul. Hal ini penting untuk memastikan apakah Anda juga tertular penyakit ini atau tidak.

Apa saja yang membuat seseorang berisiko terkena klamidia?

Klamidia disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui hubungan seks yang tidak aman. Namun, hanya melalui cairan kelamin saja infeksi tersebut dapat ditularkan.

Ini artinya, klamidia tidak bisa ditularkan melalui kontak ciuman, berpelukan, atau mandi bersama. Klamidia juga tidak menular lewat air di kolam renang, toilet, tempat duduk, alat makan, maupun bertukaran pakaian.

Anda berisiko tinggi terkena klamidia jika:

  • Melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan, baik secara vaginal, anal, atau oral
  • Bergonta-ganti pasangan seks tanpa menggunakan kondom
  • Melakukan seks dengan menggunakan sex toys tanpa mencucinya setelah pemakaian sebelumnya atau tidak dilapisi kondom ketika pemakaian
  • Kelamin Anda dan pasangan saling bersentuhan, meski tidak ada penetrasi, orgasme, maupun ejakulasi
  • Cairan vagina atau air mani yang terinfeksi masuk melalui mata Anda
  • Jika Anda sedang hamil dan terinfeksi klamidia, bayi Anda juga bisa tertular

Selain itu, klamidia bisa menular melalui rektum perempuan dan laki-laki. Hal tersebut terjadi karena seks anal. Biasanya tidak ada gejala yang ditunjukkan, tetapi infeksi ini dapat menyebabkan nyeri di dubur, keluar cairan, dan perdarahan dari dubur.

Bagaimana cara mengobati gejala-gejala klamidia?

Sebelum melakukan pengobatan, pastikan Anda memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter. Biasanya, klamidia terdiagnosis saat Anda sudah mengalami gejala, atau ketika Anda sedang menjalani tes skrining penyakit menular seksual.

Pengobatan klamidia, baik yang disertai gejala maupun tidak, harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah komplikasi kesehatan dalam jangka panjang. Pasalnya, jika infeksi menyebar ke bagian lain tubuh Anda, pengobatan yang diperlukan pun akan jauh lebih rumit dan berat.

Klamidia biasanya diobati dengan obat-obatan antibiotik, seperti azithromycin atau doxycycline. Antibiotik ini harus diminum sampai habis, meski Anda merasa sudah membaik.

Setelah pengobatan dengan antibiotik, Anda harus melakukan tes kembali untuk memastikan bahwa infeksi telah benar-benar diobati.

Sebelum Anda atau pasangan dinyatakan sembuh dari klamidia, Anda dan pasangan tidak boleh berhubungan seks dan melakukan kontak seks dengan siapa pun. Jika Anda berhubungan seks lebih dari satu pasangan, sebaiknya Anda juga menyarankan pasangan yang melakukan kontak dengan Anda untuk diobati juga.

Apakah gejala-gejala klamidia bisa dicegah?

Tentu saja selalu ada cara untuk mencegah terkena klamidia. Berikut ini cara-cara yang bisa Anda tempuh untuk membantu pencegahan klamidia:

  • Gunakan selalu kondom ketika Anda berhubungan seks, baik itu secara vaginal atau anal
  • Jaga kebersihan sex toys dan hindari berbagi sex toys dengan banyak pasangan
  • Setia pada pasangan, tidak melakukan seks dengan berganti-ganti pasangan
  • Untuk wanita, hindari metode douching saat membersihkan vagina
  • Lakukan tes skrining secara berkala, terutama jika Anda menjalani kehidupan seks yang aktif

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai 6 Trik yang Biasa Dilakukan Pelaku Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual bisa terjadi kapan pun dan di mana saja. Namun, tindakan tersebut biasanya dilakukan dengan trik-trik umum berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual 6 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Jitu Meraih Orgasme Pertama Kali untuk Wanita

Ada banyak cara wanita orgasme, namun untuk mencapainya memang tak semudah yang dikira. 5 hal ini untuk membantu Anda capai klimaks pertama kalinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Trikomoniasis

Kalkulator Masa Subur Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut. Kapan Ya? Your browser ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Seksual, Trikomoniasis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, diet, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pria, Impotensi 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
selingkuh hati

5 Tanda Pasangan Anda Sedang Memendam Rasa Dengan Orang Lain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit