home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Penyebab Keluarnya Cairan Lengket dari Penis Selain Sperma

3 Penyebab Keluarnya Cairan Lengket dari Penis Selain Sperma

Keluarnya cairan dari penis yang bertekstur lengket berwana bening, kekuningan, ataupun kehijau-hijauan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun dalam banyak kasus, keluar cairan dari penis bisa jadi tanda dari masalah kesehatan serius.

Penyebab umum keluar cairan dari penis

Adanya partikel atau zat asing yang keluar dari penis (selain sperma) dalam banyak kasus merupakan tanda penyakit menular seksual atau infeksi lainnya. Jika Anda mengalami kondisi ini, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini beberapa penyebab umum keluar cairan dari penis.

1. Gonore

Gonore atau kencing nanah adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini sering menyebar dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual, termasuk seks oral, anal, dan vaginal. Sering berganti-ganti pasangan seksual serta tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Sebagian besar pria mungkin tidak akan menyadari gejala penyakit ini, karena dalam banyak kasus gonore memang tidak memunculkan gejala yang berarti. Gejala yang paling khas dari penyakit gonore adalah keluar cairan dari penis yang kental dan lengket berwarna krem, kuning, atau kehijau-hijauan seperti nanah disertai dengan rasa sakit luar biasa saat buang air kecil. Selain itu, beberapa gejala lain yang juga mungkin muncul seperti bengkak dan kemerahan pada bukaan penis, bengkak atau nyeri pada testis, serta jadi sering bolak-balik buang air kecil.

2. Klamidia

Klamidia adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini hanya bisa ditularkan melalui cairan genital saja. Jadi, Anda tidak akan tertular penyakit ini dari dudukan toilet, handuk, peralatan makan, kolam renang, ciuman, dan pelukan.

Kebanyakan orang yang memiliki penyakit ini tidak menyadari bahwa dirinya mengidap klamidia. Pasalnya, gejala penyakit klamidia tidak selalu dikenal. Jika ada beberapa gejala muncul, biasanya Anda baru akan mengetahuinya setelah seminggu atau lebih dari masa penularan.

Ketika terdapat gejala, umumnya seorang pria mungkin akan mengeluarkan cairan bening atau keruh yang muncul di ujung penis. Selain itu, Anda juga mungkin merasakan sakit luar biasa saat buang air kecil, panas dan gatal di lubang penis, serta terjadinya pembengkakan di sekitar testis.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Infeksi ini bisa menyerang pria dan wanita yang sering berganti-ganti pasangan, berhubungan seksual tanpa kondom, serta memiliki riwayat penyakit kelamin sebelumnya.

Meski wanita lebih berisiko tinggi mengalami trikomoniasis, tak menutup kemungkinan bagi pria untuk mengidap penyakit ini pula.

Biasanya gejala trikomoniasis akan muncul dalam waktu satu bulan setelah terinfeksi. Meski begitu, kebanyakan orang yang mengidap penyakit ini tidak mengalami gejala apa pun. Ketika terjadi gejala, gejala yang muncul adalah sering buang air kecil dan umumnya disertai dengan rasa sakit, muncul cairan kental dan lengket dari penis, kemerahan, serta bengkak di ujung penis.

Meskipun tidak fatal, penyakit ini dapat memicu beragam komplikasi serius, seperti ketidaksuburan dan tersumbatnya uretra (saluran kemih) pada pria.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Penile Discharge – Http://Www.Netdoctor.Co.Uk/Conditions/Sexual-Health/A11998/Penile-Discharge/ Diakses Pada 1 Februari 2018

Penile Discharge: Symptoms And Signs – Https://Www.Medicinenet.Com/Penile_Discharge/Symptoms.Htm Diakses Pada 1 Februari 2018

Sexually Transmitted Diseases (Stds): Symptoms You Should Know About – Https://Www.Healthline.Com/Health/Sexually-Transmitted-Diseases/Symptoms#Symptoms Diakses Pada 1 Februari 2018

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 02/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri