Diet Vegetarian Jangka Panjang Bisa Memicu Mutasi Gen

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Sampai saat ini masih menjadi perdebatan apakah diet vegetarian atau hanya mengonsumsi makanan sumber nabati baik untuk tubuh atau tidak. Sebagian besar orang yang melakukan diet ini percaya bahwa diet ini mampu menjaga kesehatan jantung serta mencegah berbagai penyakit degeneratif.

Namun bukan berarti diet ini tidak memiliki risiko dan dampak buruk bagi kesehatan. Sama seperti makanan-makanan yang lain, jika terlalu banyak dan terus menerus hanya mengonsumsi hanya sumber makanan nabati dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Beberapa gangguan yang sudah diketahui yaitu tulang yang mudah rapuh, jumlah sperma yang berkurang, dan berbagai gangguan lain. Bahkan baru-baru ini muncul penelitian yang menyatakan bahwa diet vegetarian yang dilakukan dalam waktu lama akan menyebabkan mutasi gen yang berisiko kanker.

Hubungan diet vegetarian dengan penyakit degeneratif

Telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi banyak sumber protein hewani berpeluang lebih besar untuk terkena kanker dan penyakit degeneratif. Namun ada beberapa penelitian yang juga menyatakan bahwa jika Anda mengganti semua sumber protein hewani menjadi nabati, Anda juga masih berisiko untuk mengalami penyakit tersebut. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang menerapkan diet vegetarian berpeluang 40% lebih besar untuk mengalami kanker usus dibandingkan dengan orang yang makan dengan makanan yang porsi dan pembagiannya seimbang.

Untuk menjawab berbagai perdebatan yang mempermasalahkan hal tersebut, sebuah penelitian baru muncul dan memberikan hipotesisnya terkait diet vegetarian terhadap risiko kanker. Penelitian ini dilakukan oleh Cornell University di Amerika, yang membandingkan kelompok orang yang sudah melakukan diet vegetarian selama bertahun-tahun, dengan kelompok orang yang sering mengonsumsi daging. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa kelompok yang menerapkan diet vegetarian sejak lama mengalami perubahan genetik sehingga mereka memiliki gen yang berbeda dengan orang yang tidak menerapkan diet vegetarian.

Bagaimana jadi vegetarian bisa mengubah gen kita?

Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu adanya mutasi gen yang disebut ‘rs66698963’ pada kelompok yang menerapkan diet vegetarian. Mutasi gen ini sebenarnya membantu kelompok tersebut untuk mengubah asam lemak yang mereka dapatkan dari asupan vegetarian yang dimakan sehari-hari. Asam lemak tersebut akan diubah menjadi berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti asam lemak arachidonic omega 6. Asam lemak arachidonic adalah zat gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan otot serta perkembangan otak, yang biasanya banyak ditemukan di berbagai sumber makanan protein hewani seperti daging, susu, dan telur ayam. Selain itu, asam lemak arachidonic juga diketahui dapat menurunkan risiko penyumbatan lemak pada pembuluh darah dan berperan dalam peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Namun, saat ini asa arachidonic omega 6 sudah bisa ditemukan di berbagai sumber makanan dan minyak yang digunakan untuk proses memasak. Sehingga, kelompok orang yang mengalami mutasi gen ini akan memiliki jumlah asam arachidonic omega 6 yang berlebihan di dalam tubuh, yang didapat dari makanan dan juga akibat mutasi yang terjadi. Asam lemak arachidonic yang terlalu banyak di dalam tubuh dapat meningkatkan peradangan pada jaringan tubuh dan hal ini meningkatkan risiko kejadian penyakit jantung serta kanker.

Dalam penelitian tersebut juga ditemukan bahwa orang yang memiliki gen I/I gen, mempunyai rata-rata jumlah asam lemak arachidonic dalam tubuh lebih besar diakibatkan oleh sintesis asam lemak nabati yang terjadi, dan gen ini lebih banyak ditemukan pada orang yang menerapkan diet vegetarian. Tidak hanya itu, asam lemak arachidonic juga dianggap dapat menekan kadar asam lemak omega-3 yang dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi ketika di dalam kandungan hingga ia berusia 20 tahun.

Bukan berarti jadi vegetarian itu tidak sehat

Penelitian terkait mutasi dan diet vegetarian harus dilakukan lebih lanjut dan lebih dalam agar semakin jelas hubungan antara keduanya. Selain itu, mutasi DNA jarang terjadi dan tergantung dengan makanan yang dikonsumsi oleh masing-masing individu.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

    Obat Herbal untuk Penyakit Jantung Koroner, Aman atau Tidak?

    Obat herbal untuk jantung koroner harus dilakukan dengan hati-hati. Apa saja obat herbal untuk penderita jantung koroner dan cara aman mengonsumsinya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Koroner 22/06/2020 . 6 menit baca

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

    4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

    Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    kelainan katup jantung bawaan pada bayi

    Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
    gagal jantung akut

    Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
    endokarditis adalah

    Endokarditis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca