Kenapa Saya Sakit Kepala Saat Kena Gangguan Pencernaan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa migrain saat pencernaan terganggu? Ya, perut mual, muntah, diare, atau sembelit yang parah bisa menandai adanya masalah pada sistem pencernaan. Gangguan pencernaan tersebut ternyata bisa memicu migrain, menurut penelitian. Mengapa kondisi tersebut bisa terjadi? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Orang dengan gangguan pencernaan berisiko migrain

Sebagian besar orang sering mengeluhkan gejala migrain saat pencernaannya terganggu. Migrain adalah jenis sakit kepala yang menimbulkan rasa berdenyut hebat pada satu sisi kepala. Rasa sakitnya muncul di sebelah sisi kanan atau sisi kiri kepala Anda.

Dr. Jerry W. Swanson, seorang ahli saraf di Mayo Clinic menyebutkan bahwa studi yang diterbitkan pada Current Pain dan Headache Report tahun 2012 menunjukkan adanya hubungan antara migrain dengan gangguan pencernaan. Orang yang sering mengalami gangguan pada sistem pencernaan berisiko tinggi mengalami migrain daripada yang tidak. Kondisi tersebut mengarah pada sindrom iritasi usus besar (IBS) dan penyakit Celiac (intoleransi terhadap gluten).

Selain itu, anak dengan sindrom tertentu dan mengalami gejala muntah, pusing, dan sakit perut juga bisa terkena migrain di kemudian hari. Kondisi ini dikenal dengan sindrom periodik masa kanak-kanak (childhood periodic syndromes).

Kenapa orang dengan gangguan pencernaan berisiko mengalami migrain?

bangun tidur siang pusing sakit kepala

Dilansir dari Everyday Health, Carol Steven, seorang wanita dengan IBS sering merasakan migrain selama berhari-hari bahkan bertahan hingga 2 minggu. Padahal, migrain tidak termasuk dalam gejala IBS. Gejala umum IBS meliputi sakit atau kram pada perut, perut kembung dan bergas, serta sembelit atau diare.

Mengapa kondisi tersebut bisa terjadi? Peneliti memberikan kemungkinan bahwa menurunnya kadar serotonin adalah faktor penyebabnya. Serotonin adalah hormon yang membawa sinyal antarjaringan saraf dan memiliki peran penting dalam membangun suasana hati. Hormon tersebut diproduksi dalam jumlah banyak pada usus dan sebagian kecil pada otak.

Saat seseorang mengalami gangguan pencernaan, kemungkinan produksi serotonin akan terganggu. Apalagi, stres juga sering dialami oleh orang yang mengalami kondisi tersebut. Kurangnya kadar serotonin dan stres yang meningkat menjadi kombinasi penyebab migrain. Itulah sebabnya banyak orang mengalami gejala migrain saat sistem pencernaannya tidak dapat berfungsi dengan baik.

Mencegah migrain bagi orang dengan gangguan pencernaan

Walaupun risiko migrain lebih besar terjadi pada orang dengan gangguan sistem pencernaan, gejala ini masih bisa dicegah. Berikut tips untuk mencegah terjadinya migrain bila Anda memiliki sindrom IBS atau penyakit celiac.

1. Hindari stres

tidur nyenyak setiap malam
Sumber: Prevention

Stres dan kecemasan bisa meningkat karena masalah keluarga, pekerjaan, dan keuangan. Agar stres berkurang, pastikan Anda cukup tidur, minum banyak air, atau olahraga yang teratur. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai, seperti membaca buku atau komik, mendengarkan musik, atau berlibur. Selain itu, hindari minum alkohol dan berhenti merokok.

2. Berobat ke dokter

jenis obat

Penyebab migrain pada orang dengan sindrom IBS atau penyakit Celiac adalah menurunnya kadar serotonin. Biasanya dokter akan memberikan obat tegaserod (Zelnorm), agonis reseptor serotonin, digunakan pada orang dengan sembelit pada pasien IBS.

Jika tidak ampuh, pengobatan akan diganti menjadi alosetron. Jika migrain muncul, obat golongan triptan mungkin akan ditambahkan untuk mempertahankan kadar serotonin di otak.

3. Perhatikan menu makanan

roti gandum atau roti tawar putih

Untuk orang dengan penyakit Celiac, hindari makanan dengan kandungan gluten seperti gandum. Sementara untuk orang dengan sindrom IBS, sebaiknya hindari produk susu, makanan berlemak, dan minuman berkafein. Jika menu harian Anda sudah sesuai dengan kondisi tubuh, gejala akan menjadi berkurang dan sakit kepala sebelah tentu bisa diatasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rekomendasi Ragam Makanan yang Ampuh Sebagai Pelancar BAB

Cara mengatasi sembelit paling ampuh adalah memilih makanan sehat berserat tinggi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Satria Perdana
Kesehatan Pencernaan, Konstipasi 3 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Gegar Otak

Gegar otak adalah kondisi yang bisa menyebabkan seseorang hilang ingatan. Penasaran dengan kondisi ini? Yuk, baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun. Simak Info Selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 29 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati sakit kepala

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala belakang

Sakit Kepala Belakang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 16 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Gastroptosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit