Apa Itu Obat-obatan NSAID?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin telah mendengar NSAID dari dokter atau apoteker Anda. NSAID adalah obat non-steroid anti-inflamasi yang umum digunakan untuk mengobati gangguan muskuloskeletal. Terutama digunakan untuk meringankan gejala berikut:

  • Nyeri. Rasa sakit yang disebabkan oleh peregangan otot, keseleo, sakit kepala, migrain, dan dismenore (nyeri kram saat menstruasi).
  • Demam. NSAID juga dapat mengurangi suhu tubuh.
  • Peradangan. NSAID sering digunakan untuk meredakan peradangan dalam kondisi seperti rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.

NSAID yang paling umum digunakan adalah aspirin dan ibuprofen. Obat ini biasanya ditemukan di apotek setempat dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Untuk NSAID yang lebih kuat, Anda akan perlu resep dari dokter. Penting untuk mendiskusikan dengan dokter Anda jika NSAID yang lebih kuat tepat untuk Anda.

Bagaimana cara kerja NSAID?

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara obat ini bekerja. Kita akan menjelaskan kepada Anda bagaimana NSAID dapat membantu meringankan rasa sakit dan demam.

Biasanya, tubuh Anda memproduksi bahan kimia yang disebut prostaglandin untuk menyembuhkan jaringan yang rusak, melindungi lapisan perut Anda dari asam dan mendukung pembekuan darah trombosit. Prostaglandin diproduksi oleh enzim yang disebut siklooksigenase (COX), yang terdiri dari dua jenis: COX I dan COX II. Kedua enzim COX bertanggung jawab untuk meningkatkan peradangan dan demam sementara hanya COX I yang menghasilkan prostaglandin yang melindungi lapisan perut dan menyokong trombosit.

NSAID bekerja dengan menghalangi COX I dan COX II. Karena prostaglandin yang melindungi lapisan perut dan meningkatkan pembekuan darah berkurang, NSAID dapat berpotensi menyebabkan radang perut dan perdarahan. Disarankan untuk mengambil NSAID dengan makanan untuk menghindari iritasi lambung. Inhibitor COX II mirip dengan NSAID. Mereka bekerja dengan menghalangi COX II untuk meredakan rasa sakit dan peradangan. Obat ini termasuk celecoxib dan rofecoxib.

Apa yang harus saya ketahui sebelum menggunakan NSAID?

Sebelum menggunakan NSAID Anda harus tahu beberapa risiko dari penggunaan NSAID. Anda dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke ketika Anda memiliki penyakit jantung dan menggunakan obat ini untuk jangka waktu yang lama.

NSAID tidak boleh digunakan tepat sebelum atau setelah operasi jantung disebut “coronary artery bypass graft (CABG).”

Obat NSAID dapat menyebabkan bisul dan perdarahan di lambung dan usus pada waktu kapan saja selama pengobatan. Ulkus dan perdarahan dapat terjadi tanpa gejala peringatan dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kematian. Risiko Anda mengalami perdarahan dan memiliki ulkus dapat meningkat jika Anda:

  • Menggunakannya bersamaan dengan antikoagulan dan kortikosteroid
  • Merokok
  • Menggunakan NSAID untuk jangka waktu yang lama
  • Meminum alkohol
  • Lanjut usia
  • Atau memiliki kesehatan yang buruk

NSAID tidak dianjurkan untuk orang-orang berikut:

  • Mereka yang memiliki riwayat serangan jantung sebelumnya, stroke atau gagal jantung.
  • Orang yang berusia 75 tahun atau lebih.
  • Orang dengan diabetes.
  • Perokok.
  • Orang dengan tekanan darah tinggi.
  • Penderita asma.
  • Sedang hamil atau menyusui.
  • Memiliki riwayat penyakit ginjal yang signifikan.
  • Memiliki riwayat penyakit hati yang signifikan.
  • Memiliki sakit maag aktif (sakit pada lapisan perut), atau berisiko tinggi terkena sakit maag.

Jika Anda memiliki salah satu dari kondisi di atas, Anda harus memberi tahu dokter Anda sebelum menggunakan NSAID untuk perawatan Anda.

Obat NSAID hanya harus diinstruksikan oleh dokter Anda, dengan dosis serendah mungkin untuk perawatan Anda, dan dengan waktu singkat sesuai keperluan. Untuk nyeri ringan sampai sedang Anda dapat menggunakannya sebagai keperluan dasar.

Aspirin adalah obat NSAID tetapi tidak meningkatkan risiko serangan jantung. Aspirin dapat menyebabkan perdarahan di otak, perut, dan usus. Aspirin juga dapat menyebabkan luka di lambung dan usus.

Aspirin tidak boleh diberikan kepada anak-anak di bawah usia 16 tahun kecuali dianjurkan oleh dokter. Juga, beberapa orang dengan asma mungkin terkena serangan yang dipicu oleh aspirin atau NSAID. Silakan berbicara dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat tersebut.

Apa efek samping dari NSAID?

Seperti obat lainnya, ada beberapa efek samping yang tidak diinginkan dapat terjadi dan Anda harus mengetahuinya. Beberapa efek samping yang serius dari NSAID termasuk:

  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Tekanan darah tinggi
  • Gagal jantung akibat pembengkakan tubuh (retensi cairan)
  • Masalah ginjal termasuk gagal ginjal
  • Perdarahan dan luka di lambung dan usus
  • Sel darah merah rendah (anemia)
  • Reaksi kulit yang mengancam jiwa
  • Reaksi alergi yang mengancam nyawa
  • Masalah hati termasuk gagal hati
  • Serangan asma pada orang yang memiliki asma

Beberapa efek samping ringan dari NSAID dapat mencakup:

  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Diare
  • Gas
  • Mulas
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing

Kapan Anda harus menghubungi dokter Anda?

Anda harus berhenti minum obat NSAID dan hubungi dokter segera jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Muntah darah
  • Terdapat darah dalam feses
  • Kenaikan berat badan yang tidak biasa
  • Ruam kulit atau kulit melepuh dengan demam
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki, tangan, dan telapak kaki

NSAID tidak bisa digunakan untuk semua orang. Silakan bicarakan dengan dokter atau apoteker untuk melihat apakah NSAID tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Salah satu cara untuk membedakan sakit perut gejala usus buntu atau maag dapat dilihat dari lokasi sakitnya. Simak artikel ini untuk info lengkapnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Buah yang Aman dan yang Perlu Dibatasi untuk Penderita Asam Lambung

Punya penyakit asam lambung atau maag? Berikut daftar buah yang baik serta yang perlu dihindari untuk penderita asam lambung dan maag.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 17 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Apakah minyak esensial dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala dan migrain? Jika iya, minyak esensial apa saja yang bisa digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gejala demam

Jangan Disepelekan, 3 Gejala Demam Ini Perlu Perawatan Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit