backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

7

Tanya Dokter
Simpan

12 Cara Mengatasi Kram Perut dengan Alami dan Medis

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 13/03/2023

12 Cara Mengatasi Kram Perut dengan Alami dan Medis

Kram perut bisa dialami oleh siapa saja. Biasanya, kram perut bukan kondisi yang mengkhawatirkan. Namun, Anda tetap perlu melakukan sesuatu untuk mengatasinya, apalagi jika kram tak kunjung hilang. Kabar baiknya, beberapa cara mengatasi kram perut bisa Anda terapkan untuk memulihkan kondisi.

Cara mengatasi kram perut di rumah

perut kembung saat haid

Ada beberapa cara mengatasi kram perut yang bisa Anda lakukan di rumah dengan bahan-bahan alami.

Beberapa perawatan di rumah akan mengobati penyebab kram perut dan mengendurkan otot-otot perut yang mengencang.

Jika Anda mengalami kram perut saat hamil, diskusikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba perawatan rumahan.

Beberapa perawatan rumah mungkin tidak aman selama kehamilan. Berikut beberapa bahan alami yang bisa menjadi cara menghilangkan atau mengatasi kram perut di rumah.

1. Kompres hangat

Kompres perut Anda dengan botol berisi air hangat, handuk yang dibasahi dengan air hangat, atau berendam air hangat saat kram terjadi.

Cara kompres hangat ini dapat membantu melemaskan otot perut Anda sehingga kram pada perut dapat menghilang.

2. Pijat

Pijat ke area perut dapat membantu menenangkan otot-otot yang kram, tegang, serta gejala kembung. Bukan cuma itu, pijat ini juga dapat membantu memperlancar buang air besar Anda.

Anda cukup menggosok area perut yang kram searah jarum jam, kemudian di sisi kiri perut gosok ke arah bawah sampai ke tulang pinggul. Ulangi cara ini paling tidak selama 10 menit.

3. Beristirahat

Beristirahat bisa menjadi cara yang ampuh untuk mengatasi dan menghilangkan kram perut Anda.

Jadi, saat Anda mengalami perut yang kram, sebaiknya kurang aktivitas fisik dan istirahatkan dulu otot perut.

4. Pilih makanan yang mudah dicerna

Selagi Anda menerapkan cara menghilangkan kram perut, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang sulit dicerna dan membuat kram Anda semakin parah.

Sebagai contoh, makanan pedas, gorengan, minuman berkafein, alkohol, atau susu. Pilihlah makanan yang mudah dicerna, seperti pisang. Bila memungkinkan, berhenti makan sementara waktu untuk mengistirahatkan usus Anda.

5. Minum air putih yang cukup

Tetap pastikan tubuh Anda terhidrasi dengan minum air putih yang cukup. Ini terutama dilakukan jika dehidrasi merupakan penyebab dari kram perut Anda.

Bila perlu, minum minuman sport drinks yang mengandung elektrolit untuk mengganti kebutuhan elektrolit Anda yang hilang.

6. Minyak esensial

Cara mengatasi kram perut yang satu ini mungkin sudah sering Anda gunakan. Ya, faktanya, minyak esensial, seperti peppermint dan eucalyptus, bisa digunakan sebagai obat kram perut.

Penggunaan minyak peppermint diyakini dapat mengendurkan kontraksi otot di perut. Sementara minyak eucalyptus dapat mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

7. Minum teh herbal

Ada banyak pilihan bahan herbal di rumah yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan kram perut. Anda bisa menjadikannya minuman teh untuk mendapat khasiatnya.

Berikut adalah beberapa bahan herbal yang bisa Anda manfaatkan sebagai obat alami kram perut Anda.

  • Teh chamomile. Minum teh chamomile yang dapat meredakan rasa sakit perut dan mengatasi kram perut. Ini juga dianggap sebagai obat rumahan untuk perut kembung.
  • Licorice. Dapat digunakan untuk mengatasi kram yang terkait dengan perut bergas.
  • Jahe. Untuk menghilangkan kram yang terkait dengan gangguan pencernaan.
  • Peppermint. Untuk membantu mengendurkan otot usus.
  • Kayu manis. Kandungan antioksidan eugenol di dalamnya dapat mengurangi nyeri, kram perut, hingga kembung, termasuk yang terkait dengan gastritis.
  • Cengkeh. Sama-sama mengandung eugenol yang dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan.

8. Minum air kelapa

Minum air kelapa juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kram perut, termasuk yang terkait dengan nyeri haid.

Hal ini karena air kelapa mengandung kalium dan magnesium yang dapat mengurangi ketegangan atau kejang otot serta kandungan vitamin C yang dapat meredakan nyeri.

Penyebab kram perut

Kram perut bisa menjadi tanda dari kondisi medis atau penyakit tertentu seperti berikut ini.
  • Sembelit.
  • Irritable bowel syndrome.
  • Gastritis.
  • Intoleransi laktosa.
  • Otot tegang.
  • Gastroenteritis.
  • Dehidrasi.
  • Saat atau menjelang menstruasi.

Cara mengatasi kram perut dengan obat-obatan

Jika perawatan rumahan tidak ampuh atau kram semakin parah, Anda bisa minum obat untuk menghilangkan kram perut.

Namun, sesuaikan obat yang akan Anda konsumsi dengan penyebab kram perut Anda. Agar tepat, lebih baik konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan obat yang tepat.

Secara umum, berikut adalah obat-obatan yang umum digunakan untuk mengatasi perut yang kram.

1. Pereda nyeri

obat pelancar haid

Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri atau analgesik untuk mengatasi kram perut yang Anda alami. Obat pereda nyeri bisa dibeli secara bebas di apotek untuk meredakan kram ringan.

Melansir Better Health Channel, sebaiknya Anda pilih obat pereda nyeri paracetamol. Hindari aspirin atau obat NSAID lainnya, kecuali direkomendasikan oleh dokter.

Pasalnya, beberapa obat ini dapat membuat perut yang sakit lebih parah

2. Antasida

Pada beberapa jenis kram perut, minum obat antasida dapat membantu mengatasinya. Sama seperti pereda nyeri, obat antasida dapat Anda beli secara bebas di apotek.

Umumnya, obat ini dapat mengatasi kram perut yang terkait dengan gastritis atau tukak lambung.

3. Antispasmodik

Obat antispasmodik, seperti buscopan, dapat digunakan untuk menghilangkan kram perut yang terkait dengan irritable bowel syndrome (IBS).

Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kram perut yang disertai dengan kembung akibat masuk angin atau yang terkait dengan nyeri haid pada wanita.

4. Antibiotik

Obat antibiotik mungkin akan Anda perlukan bila kram perut yang Anda alami terjadi akibat gastroenteritis, terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Antibiotik hanya bisa Anda peroleh berdasarkan resep dokter. Pastikan Anda berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui apakah Anda membutuhkan antibiotik atau tidak.

Selain obat-obat di atas, Anda mungkin akan mendapatkan obat-obatan lainnya untuk mengatasi kram perut sesuai kondisi Anda.

Pastikan Anda berkonsultasi kepada dokter untuk mengetahui diagnosis serta mendapatkan pengobatan yang tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 13/03/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan