Mitos atau Fakta: Jerawat Muncul Karena Faktor Keturunan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jerawat adalah salah satu dari sekian banyak masalah yang sering muncul di wajah. Baik karena wajah yang kurang bersih atau akibat dari hormon. Namun, ternyata ada satu faktor penyebab jerawat yang sampai saat ini jawabannya masih simpang siur, yaitu faktor keturunan. 

Lantas, benarkah jerawat dapat muncul karena faktor genetik, alias mendarah daging dari anggota keluarga lainnya?

Jerawat dapat muncul karena faktor keturunan, tetapi…

jerawat nodul
Hormonal Acne Treatments in Singapore

Sebenarnya, kasus jerawat yang muncul akibat faktor keturunan cukup sedikit. Namun, kecenderungan jerawat muncul dalam sebuah keluarga ternyata tetap ada. Misal, ketika salah satu atau kedua orangtua rentan terhadap jerawat, mungkin hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Anda mengalami hal yang sama. 

Menurut penelitian dari Journal of Investigative Dermatology, ada kemungkinan seseorang terkena jerawat ketika ibunya mengalami hal yang sama pada daerah tertentu. Hasil tersebut menandakan bahwa gen dari ibu atau kromosom X bisa menjadi penyebab jerawat muncul akibat faktor keturunan.

Selain itu, berdasarkan pernyataan dari Greg Goodman, profesor di Australian College of Dermatologist pada Kidspot, kondisi tersebut bisa saja terjadi. Hal ini dikarenakan 8 dari 10 kasus jerawat kemungkinan besar disebabkan oleh faktor genetik. 

Penyebabnya memang belum diketahui, tetapi dari penelitian tersebut para ahli mengetahui adanya 15 genetik yang umum mengalami jerawat yang parah. Mayoritas jenis genetik ini berpengaruh terhadap fungsi, bentuk, dan struktur folikel rambut

Namun, ketiganya masih perlu diteliti lebih lanjut untuk melihat apakah hubungannya ada atau tidak.

Walaupun demikian, masih ada banyak faktor lain penyebab jerawat selain faktor keturunan. Beberapa di antaranya adalah perubahan hormon selama masa puber dan menopause, penggunaan kosmetik, hingga stres. 

Kabar baiknya, Anda memang tidak dapat memilih gen atau DNA orangtua yang berjerawat atau tidak. Namun, setidaknya Anda bisa merawat kulit agar terhindar dari risiko kulit berjerawat.

Faktor lain penyebab jerawat muncul

jenis jerawat umum

Selain faktor keturunan, jerawat juga dapat muncul di kulit karena beberapa hal. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa faktor yang membuat masalah kulit yang kerap dialami oleh orang ini terus terjadi, seperti:

  • perubahan hormon yang menyebabkan produksi minyak kulit meningkat
  • folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati
  • infeksi bakteri
  • penggunaan produk kosmetik yang tidak sesuai jenis kulit

Maka itu, ketika jerawat muncul di wajah, tangan, atau bagian kulit lainnya, kondisi ini bisa jadi tidak disebabkan karena anggota keluarga Anda, melainkan faktor lainnya. Apakah Anda sudah bersih membersihkan kulit dan menggunakan produk yang benar? Atau mungkin tubuh sedang mengalami perubahan hormon, seperti androgen dan menopause. 

Tips mengurangi risiko munculnya jerawat akibat faktor turunan

Jerawat yang disebabkan oleh faktor keturunan tidak boleh membuat Anda berkecil hati. Tidak selamanya Anda akan menghadapi masalah jerawat pada wajah dan bagian tubuh lainnya jika dirawat dengan sungguh-sungguh. 

Apabila semua cara menghilangkan jerawat sudah dicoba dan kondisinya tidak kunjung membaik, mungkin sudah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Sebelum itu, perhatikan beberapa hal di bawah ini agar jerawat di kulit berkurang. 

1. Memperhatikan kebiasaan sehari-hari

sabun wajah untuk kulit berminyak

Cara yang paling mudah dalam menghadapi jerawat akibat faktor keturunan adalah memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan sehari-hari ini mencakup bagaimana Anda membersihkan wajah dan tubuh selepas bepergian dan masih banyak lagi. 

Jangan lupa untuk memastikan Anda benar-benar mencuci wajah dengan produk pembersih wajah yang tepat. Apakah produk tersebut cocok untuk wajah yang berminyak, kering, atau kombinasi, semuanya tergantung pada jenis wajah Anda. 

Selain produk yang cocok, ternyata teknik membersihkan kulit juga penting, seperti tidak menggosok terlalu keras dan sering agar iritasi kulit tidak terjadi. 

2. Selalu membaca aturan pakai produk jerawat

obat jerawat untuk ibu hamil

Pada saat memilih produk pembersih wajah atau kosmetik jangan lupa untuk selalu membaca kandungan dan aturan pakai produk. Sebagai salah satu upaya mengurangi jerawat akibat faktor turunan, tentu Anda tidak boleh memilih sembarang zat kimia yang ada di produk. 

Terlebih lagi ketika Anda membeli obat atau produk perawatan jerawat yang dijual bebas. Umumnya, senyawa kimia yang cukup berhasil mengobati jerawat adalah asam salisilat atau benzoil peroksida.

Selain itu, perhatikan kata ‘non-comedogenic’ pada produk lain yang digunakan. Non-comedogenic artinya produk tersebut diformulasikan agar tidak menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. 

Cari kata non-comedogenic pada makeup dan produk lain yang Anda kenakan di kulit Anda. Ini berarti diformulasikan untuk tidak menyumbat pori-pori atau memprovokasi jerawat.

3. Konsultasikan ke dokter

menghilangkan bekas jerawat

Apabila Anda sudah berusaha berbagai cara untuk mengobati jerawat akibat faktor keturunan dan tidak yang berhasil, segera periksakan ke dokter kulit

Apabila mengalami jerawat yang juga dialami oleh anggota keluarga lainnya, tandanya Anda perlu memeriksakan diri ke dokter. Sebaiknya, konsultasikan segera setelah mendapatkan jerawat karena akan lebih mudah mengobatinya ketimbang menunggu jerawat menjadi lebih parah. 

Pada dasarnya, jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, tetapi keturunan bukan menjadi faktor utama munculnya masalah ini. Oleh karena itu, rutin membersihkan wajah dan kulit dengan benar akan mengurangi risiko munculnya jerawat yang semakin parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

Saat Anda di rumah saja, mungkin Anda bingung mengapa Anda menjadi jerawatan. Hal ini memang bisa terjadi. Lalu mengapa jerawat muncul meski hanya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 29 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Jerawat di Leher Plus Cara Ampuh Menghilangkannya

Jerawat bisa muncul di bagian tubuh mana pun termasuk di leher. Maka itu jangan bingung jika Anda punya jerawat di leher. Berikut cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Health Centers 29 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Jerawat Muncul di Bibir, Plus Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Jerawat bisa muncul di tempat yang tak biasa, seperti di bibir. Jangan asal pencet jika mau cepat sembuh! Begini cara mengatasi jerawat di bibir yang benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Health Centers 28 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Ampuh Mengatasinya

Jerawat di dahi atau jidat mungkin membuat tidak percaya diri. Yuk segera cari tahu penyebab, cara mengatasi, plus cara mencegahnya muncul di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 26 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cacat lahir

Cacat Lahir pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
mengatasi patah hati

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
omphalocele adalah omfalokel

Omphalocele

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit