home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Struktur dan Fungsi Kulit Manusia

Mengenal Struktur dan Fungsi Kulit Manusia

Kulit adalah organ terbesar pada tubuh manusia. Jika dibentangkan, kulit tubuh orang dewasa diperkirakan memiliki luas sekitar dua meter persegi. Kulit berperan membungkus organ dalam tubuh dan pelindung dari paparan lingkungan luar yang berbahaya.

Menjadi salah satu organ yang paling penting bagi kelangsungan hidup manusia, sudahkah Anda mengetahui seperti apa struktur anatomi kulit dan fungsinya? Berikut penjelasannya.

Struktur anatomi kulit manusia dan fungsinya

Selain penyakit kulit, Anda perlu tahu tentang kulit secara general sebagai penutup tubuh manusia yang bersifat tahan air, fleksibel, tapi tetap kuat. Umumnya, permukaan kulit terasa halus, diselingi rambut dan pori-pori untuk mengeluarkan keringat.

Struktur kulit terbagi menjadi tiga lapisan utama yaitu epidermis sebagai bagian terluar, lapisan dermis yang berada di tengah, dan bagian terdalam yakni hipodermis atau juga disebut subkutan.

struktur kulit
Sumber: WebMD

Epidermis

Epidermis adalah satu-satunya lapisan kulit yang bisa dilihat dan disentuh. Lapisan ini terdiri dari lima jenis sel, yaitu stratum korneum, stratum lucidum, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basal. Berikut detail fungsinya.

  • Stratum korneum: lapisan epidermis terluar, terbentuk dari keratin dan berfungsi sebagai pelindung lapisan kulit yang lebih dalam.
  • Stratum lusidum: terletak di bawah stratum korneum, berupa lapisan tipis yang hanya terlihat di telapak kaki dan telapak tangan. Lapisan ini berperan dalam tingkat fleksibilitas kulit dan mengandung protein yang berfungsi untuk regenerasi sel kulit.
  • Stratum granulosum: terletak di tengah, bekerja dengan menghasilkan lemak dan molekul lainnya yang dapat melindungi kulit.
  • Stratum spinosum: lapisan epidermis tertebal, berfungsi untuk memproduksi keratin yang juga melapisi kulit kepala dan kuku.
  • Stratum basale: lapisan epidermis terdalam. Lapisan ini mengandung sel bernama melanosit yang menghasilkan warna kulit atau pigmen yang dikenal sebagai melanin. Sel inilah yang membuat kulit menjadi cokelat serta melindungi kulit dari sinar radiasi matahari.

Selain itu, pada lapisan epidermis juga ada lapisan sel non-keratinosit, yaitu sel langerhans dan sel merkel. Sel langerhans berfungsi sebagai sistem pertahanan kulit yang juga membantu melindungi kulit dari patogen penyebab penyakit.

Sementara itu, sel merkel berfungsi sebagai salah satu reseptor (berguna mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar) yang membuat kulit menjadi sensitif terhadap sentuhan.

Dermis

Dermis adalah lapisan kedua yang terletak di bawah epidermis dengan struktur lapisan kulit dermis lebih tebal. Lapisan ini membentuk fondasi yang kuat untuk mendukung lapisan epidermis.

Lapisan ini memiliki kelenjar keringat dan pembuluh darah yang membantu dalam mengatur dan mempertahankan suhu tubuh, kelenjar minyak dan keringat, serta ujung saraf yang dapat mengirimkan sensasi berupa sentuhan, rasa nyeri, gatal, dan suhu ke otak.

Hipodermis

Hipodermis adalah lapisan kulit terdalam yang juga kerap disebut sebagai lapisan subkutan atau subkutis. Hipodermis terdiri dari jaringan kolagen dan sel lemak, bertugas untuk melindungi tubuh dari suhu panas dan dingin.

Lapisan ini juga berguna untuk melindungi tubuh dari cedera dengan bertindak sebagai bantalan yang melapisi tulang.

Perlu diketahui bahwa ketebalan kulit pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang tebal, ada juga yang tipis. Umumnya, kulit pada tubuh pria lebih tebal dibandingkan dengan kulit wanita dan anak-anak. Namun, ketebalan kulit juga bisa dipengaruhi genetik, ras, dan usia.

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Tipe kulit

Tidak hanya warna dan ketebalan, tekstur kulit setiap orang juga berbeda-beda. Mengenali tipe tekstur kulit penting untuk memilih metode perawatan kulit yang tepat. Namun, tipe kulit ini dapat berubah. Pembagian tipe kulit seseorang tergantung pada:

  • jumlah air yang dikandung kulit atau berapa banyak air yang dimilikinya,
  • jumlah minyak dalam kulit atau seberapa berminyaknya kulit Anda, dan
  • tingkat sensitivitas atau seberapa sensitif kulit tersebut.

Berdasarkan tiga faktor di atas, di bawah ini beragam tipe kulit manusia.

1. Kulit kering

Kulit kering cenderung kasar, bersisik, dan terasa gatal. Anda dapat melihat pengikisan sel-sel kulit yang mati pada permukaan kulit. Kulit bisa menjadi lebih kasar dan bersisik ketika udara kering dan ketika Anda membersihkannya dengan sabun yang kuat.

2. Kulit berminyak

Kulit ini terlihat berkilau, terutama ketika Anda melihatnya di bawah cahaya. Anda juga dapat melihat minyaknya. Ada pori-pori yang terbuka, jerawat, dan komedo pada kulit. Kulit berminyak dapat dialami pada cuaca panas atau selama pubertas.

3. Kulit normal

Warna kulit normal umumnya merata dengan tekstur lembut dan halus. Tidak ada pori-pori yang terlihat jelas. Permukaan kulit tidak terlalu berminyak atau kering karena air dan minyaknya seimbang dan suplai darahnya baik.

4. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi umumnya memperlihatkan tampilan yang berminyak pada dagu, dahi, dan hidung, lalu kering pada bagian lainnya. Biasanya kulit kombinasi juga disertai pori-pori besar dan komedo. Kulit terlihat berkilau di bagian yang berminyak.

5. Kulit sensitif

Kulit sensitif bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penting untuk mencari tahu penyebabnya sehingga Anda dapat melindungi kulit dari iritasi. Tanda-tanda kulit sensitif meliputi kemerahan di kulit, perasaan kulit terbakar, kulit kering, dan gatal pada kulit.

Ragam Jenis Vitamin untuk Kulit Sehat, Cerah, dan Awet Muda

Seperti apa ciri-ciri struktur kulit yang sehat?

menjaga kesehatan kulit

Sama seperti organ tubuh lain, struktur kulit dapat mengalami masalah. Agar terhindar dari masalah tersebut, tentunya Anda harus melakukan perawatan untuk kulit. Namun, sebenarnya seperti apa kriteria yang menunjukkan kulit yang sehat?

Warna kulit merupakan salah satu penanda yang paling terlihat jelas. Baik jika Anda memiliki kulit putih, hitam, kuning langsat, atau sawo matang, yang terpenting rona warna kulit tersebut harus merata.

Beberapa masalah kulit pun dapat diketahui lewat rona warna kulit. Warna kemerahan, misalnya, bisa menjadi pertanda kulit sedang mengalami peradangan. Rona kulit kusam dan lingkaran gelap di sekitar mata juga salah satu gejala yang menandakan kulit Anda kelelahan dan mengalami dehidrasi.

Selanjutnya yaitu tekstur kulit. Kulit dikatakan dalam keadaan yang baik bila saat disentuh terasa kenyal, lembut, dan halus. Bila mulai muncul benjolan-benjolan kecil, keriput, atau ada area yang terlihat kering, bisa jadi kulit Anda sedang bermasalah.

Kulit yang lebih lembap juga dapat menunjukkan bahwa Anda telah memenuhi kebutuhan air putih yang cukup. Perlu diketahui, air mineral merupakan salah satu asupan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Air bekerja untuk menjaga keseimbangan minyak pada permukaan kulit yang nantinya dapat mencegah kulit berminyak dan jerawat. Air juga berperan penting dalam produksi kolagen.

Maka dari itu, selain melakukan perawatan dari luar, Anda juga sebaiknya merawat kesehatan kulit dari dalam dengan minum air putih yang cukup serta memenuhi kebutuhan nutrisi dengan makanan yang kaya gizi setiap hari.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Anatomy of the Skin. University of Rochester Medical Center. Retrieved 31 August 2o2o, from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=85&contentid=P01336

Anatomy of the Skin. National Cancer Institute. Retrieved 31 August 2020, from https://training.seer.cancer.gov/melanoma/anatomy/

Dry Skin. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 31 August 2020, from http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/home/ovc-20248889.

Functions of the Skin. Wound Care Centers. Retrieved 31 August 2020, from https://www.woundcarecenters.org/article/wound-basics/functions-of-the-skin

Structure and Function of the Skin. CliniMed. Retrieved 31 August 2020, from https://www.clinimed.co.uk/wound-care/wound-essentials/structure-and-function-of-the-skin

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari pada 2 minggu lalu
x