Kenali Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Dahi (jidat) adalah salah satu area wajah yang cukup sering mengalami jerawat. Tidak hanya menimbulkan nyeri, jerawat di jidat juga mengurangi kepercayaan diri. Kenali apa saja penyebab jerawat di dahi dan bagaimana cara mengatasinya dalam penjelasan berikut.

Penyebab jerawat di dahi

kerutan di dahi

Dahi adalah salah satu area T-zone, yaitu daerah wajah yang paling rentan terhadap masalah kulit, seperti jerawat. T-Zone memang berisiko mengalami masalah karena mengandung lebih banyak kelenjar minyak dibandingkan area wajah lainnya. 

Hal tersebut menyebabkan pori-pori di jidat Anda rawan tersumbat oleh sebum (kelenjar minyak), sel kulit mati, dan bakteri. Bila hal ini terjadi, kelenjar sebum pun mengalami peradangan dan jerawat di dahi akan berkembang. 

Penyumbatan pori-pori di jidat yang menghasilkan jerawat memiliki banyak faktor pemicu, yakni sebagai berikut.

Perubahan hormon

Perubahan hormon androgen (hormon pria) yang terjadi pada masa pubertas dan haid ternyata menjadi faktor pemicu utama munculnya jerawat di dahi. Bagi para remaja mungkin sering mengalami jerawat di jidat mereka, terlepas dari makanan dan produk perawatan yang digunakan. 

Kadar hormon yang tidak seimbang ini kemudian menyebabkan kelenjar minyak terlalu aktif. Akibatnya, produksi sebum pun menjadi berlebihan dan membuat pori menjadi lebih mudah tersumbat. 

Produk rambut

Tahukah Anda bahwa selain produk perawatan kulit ternyata produk perawatan rambut pun dapat menyebabkan jerawat di dahi? Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja meskipun Anda tidak pernah mengalami jerawat sebelumnya. 

Ketika produk perawatan rambut mengandung minyak, minyak tersebut bisa masuk ke kulit Anda. Bila hal ini terjadi, minyak akan menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat. 

Jika produk perawatan rambut, seperti vitamin, sampo, dan kondisioner, adalah penyebabnya, Anda mungkin akan mengalami jenis jerawat komedo putih. Komedo putih atau komedo tertutup adalah benjolan kecil yang disebut papula. 

Jenis jerawat yang satu ini dapat muncul di sepanjang garis rambut atau belakang leher Anda. Oleh sebab itu, produk perawatan rambut juga dapat menyebabkan jerawat di leher Anda. 

Obat-obatan tertentu

Selain produk perawatan rambut, obat-obatan tertentu ternyata juga bisa memicu kemunculan jerawat di dahi, seperti steroid, lithium, dan barbiturat. Oleh sebab itu, Anda mungkin perlu berhati-hati ketika menggunakan obat-obatan yang disebutkan karena dikhawatirkan dapat menyebabkan jerawat. 

Selain penyebab yang telah disebutkan, kebiasaan memegang dahi dengan tangan kotor juga dapat memicu jerawat. Hal ini dikarenakan tangan mempunyai banyak sekali bakteri dan kotoran yang dapat menginfeksi kulit jidat Anda. 

Cara menghilangkan jerawat di dahi

obat jerawat di apotik

Langkah awal yang perlu Anda lakukan untuk mengobati jerawat di dahi adalah mulai memperhatikan kesehatan kulit. Kebiasaan-kebiasaan itu seperti cara mencuci muka yang baik dan menghindari faktor yang dapat memperparah kondisi jerawat. Apa lagi yang lain?

Gunakan obat jerawat

Selain itu, Anda juga dapat menghilangkan jerawat di jidat dengan obat-obatan tertentu, baik dari dokter maupun tanpa resep. Berikut ini kandungan yang ada di dalam obat jerawat untuk membantu mengatasi masalah kulit ini. 

  • Asam salisilat untuk memecah sel kulit mati dan membersihkan pori-pori.
  • Benzoil peroksida untuk mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.
  • Retinoid yang biasa digunakan untuk perawatan jerawat jangka panjang.

Jika obat tanpa resep dokter tidak mampu mengatasi jerawat di dahi Anda, konsultasikan masalah ini dengan dokter spesialis kulit.

Hindari kandungan minyak pada produk rambut

Dilansir dari American Academy of Dermatology, menghentikan produk rambut yang menyumbat pori akan membantu menghilangkan jerawat di dahi. Bahkan, Anda mungkin merasa mudah untuk menentukan produk mana yang menyebabkan hal ini. 

Jika Anda menggunakan produk yang mengandung minyak, seperti pomade, mungkin bisa dihentikan sementara waktu. 

Sementara itu, ketika penyebab jerawat tidak jelas, seperti sampo, gel penata rambut, hingga krim cukur, Anda mungkin bingung harus menghentikan yang mana.

Daftar Makanan Penyebab Jerawat yang Sebaiknya Anda Hindari

Bila hal ini terjadi, hentikan penggunaan produk ketika pada labelnya tidak terlihat kata-kata:

  • tidak menyumbat pori-pori,
  • bebas minyak,
  • non-comedogenic (tidak menyebabkan komedo), serta
  • non-acnegenic (tidak menyebabkan jerawat).

Setelah menghentikan produk rambut, Anda juga perlu menghilangkan residu dari produk tersebut. Pasalnya, sisa-sisa minyak produk rambut dapat menempel di mana saja. Pastikan untuk mencuci barang-barang yang telah disentuh rambut Anda, seperti:

  • sarung bantal dan sprei,
  • topi,
  • kacamata hitam, serta
  • bandana.

Tips mencegah jerawat di jidat

Pada dasarnya cara mencegah jerawat di dahi cukup mudah yaitu sebagai berikut.

  • Cuci wajah dua kali sehari secara teratur.
  • Rutin keramas agar rambut tidak berminyak.
  • Batasi penggunaan produk rambut.
  • Bersihkan dahi secara menyeluruh ketika menggunakan produk perawatan rambut.
  • Gunakan jepitan atau bandana pada poni agar tidak menempel di kulit.
  • Hindari penggunaan ikat kepala atau topi yang menutupi dahi.
  • Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor.
  • Pakai produk kosmetik atau perawatan berlabel non-comedogenic.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Manfaat Semangka bagi Kecantikan: Obat Jerawat Hingga Mengurangi Minyak Wajah

Cantik terkadang tidak membutuhkan biaya mahal. Cantik hanya butuh dua kata, sehat dan semangka. Jika Anda ingin cantik, temukan manfaat semangka di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 10 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Segudang Manfaat Masker Lidah Buaya dan Tips Membuatnya

Buat Anda yang sedang cari cara alami untuk merawat tubuh, kenapa tidak coba membuat masker lidah buaya? Ada segudang manfaat yang sayang jika terlewatkan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Jenis dan Fungsi Serum untuk Kulit Anda

Sebetulnya, apa fungsi serum? Bagaimana cara pemakaiannya? Dan jenis kulit wajah seperti apa yang perlu menggunakan serum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Eksfoliasi, Apakah Aman dan Cocok untuk Semua Tipe Kulit?

Salah satu tren baru dalam dunia kecantikan adalah eksfoliasi. Simak apakah tipe kulit Anda bisa cocok dengan prosedur skincare yang satu ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit



Direkomendasikan untuk Anda

masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
es batu untuk wajah

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidradenitis suppurativa

Hidradenitis Suppurativa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
kulit lebih sehat

Kulit Anda Sering Bermasalah? Bisa Jadi Karena Peredaran Darah Tidak Lancar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit