Bekas Jerawat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu bekas jerawat?

Bekas jerawat, baik yang berwarna merah maupun hitam, adalah kondisi kulit yang cukup mengganggu dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Kondisi kulit yang terjadi setelah jerawat ini dapat muncul lebih dari satu dan di daerah yang mudah terlihat. 

Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan tekstur dan lekukan yang bersifat permanen di kulit. Berbeda dengan jaringan parut, noda hitam atau merah akibat jerawat yang parah ini bisa diobati, baik dari dokter maupun dengan pengobatan alami. 

Seberapa umum kondisi ini?

Sama seperti jerawat, bekas jerawat adalah kondisi yang cukup umum dan dapat terjadi pada siapa saja. Sekitar 80% orang berusia 11 hingga 30 tahun memiliki jerawat dan satu dari lima orang yang ada di populasi tersebut mempunyai bekasnya. 

Salah satu kelompok yang paling sering mengalami penyakit kulit ini adalah remaja. Meski begitu, orang dewasa pun dapat menghadapi masalah yang sama karena ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko setiap orang terhadap jerawat.

Jenis

Apa saja jenis bekas jerawat?

Umumnya, setiap orang yang memiliki bekas jerawat memiliki lebih dari satu jenis. Berikut ini beberapa jenis noda jerawat yang dikenal dalam dunia medis.

Bekas luka atrofi

Bekas jerawat atrofi biasanya terjadi ketika ada jaringan kulit yang hilang. Jaringan parut ini nantinya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut.

  • Boxcar, bopeng berbentuk huruf U yang lebar dengan sisi yang tegas.
  • Ice pick, bekas jerawat yang memiliki cekungan yang dalam dengan bentuk huruf V.
  • Rolling, bopeng yang cukup lebar dengan tepi yang membulat dan tidak beraturan.

Bekas luka hipertrofik

Berbeda dengan jaringan parut atrofi, bekas jerawat hipertrofik muncul akibat produksi kolagen terlalu banyak saat jerawat sembuh. 

Hal ini menyebabkan adanya kelebihan massa jaringan yang terbentuk dan sedikit terangkat di permukaan kulit, atau biasa disebut keloid. Keloid biasanya muncul pada area punggun dan dagu. 

Bekas luka makula (macular scar)

Bekas luka makula adalah bekas jerawat berwarna merah yang biasanya terlihat di area pipi dan dahi. Kondisi ini biasanya terjadi akibat jaringan parut dari jerawat pasir (bruntusan). 

Jenis noda jerawat ini umumnya akan memudar dalam waktu 6 hingga 12 bulan tanpa pengobatan. Akan tetapi, perawatan seperti laser vaskular terkadang efektif untuk menghilangkan bekas ini. 

Penyebab

Apa penyebab bekas jerawat?

Bekas jerawat terjadi akibat reaksi peradangan yang menyebabkan pembuluh darah melebar. Hal ini sebenarnya adalah kondisi yang normal dan akan hilang sendiri seiring dengan membaiknya reaksi peradangan. 

Meski begitu, pembuluh darah yang melebar terkadang tidak dapat hilang ketika reaksi peradangan sudah mereda. Akibatnya, area di sekitar jerawat jadi tampak kemerahan. 

Sementara itu, peradangan jerawat juga mengakibatkan kerusakan pada sel-sel keratinosit basal yang merupakan bagian dari struktur kulit manusia. Alhasil, tubuh memproduksi melanin secara berlebihan. 

Melanin adalah zat yang memberi warna pada kulit manusia. Jika dihasilkan dalam jumlah yang berlebihan, melanin dapat memicu hiperpigmentasi pada kulit. Oleh sebab itu, bekas jerawat menjadi berwarna cokelat atau hitam.

Jika dibiarkan, jerawat dapat menyebabkan peradangan yang serius, sehingga kerusakan struktur jaringan penyokong kulit pun terjadi. 

Kondisi ini juga menyebabkan proses penyembuhan kulit di area yang ditumbuhi jerawat terganggu, sehingga kulit akan melengkung ke dalam dan meninggalkan bekas luka. 

Selain itu, ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat menjadi faktor penyebab bekas jerawat sebagai berikut.

  • Memencet jerawat dapat memicu peradangan dan membuat bekas jerawat bertahan lebih lama.
  • Menghentikan pengobatan jerawat terlalu cepat.
  • Terlalu sering cuci muka dapat mengakibatkan kulit kering dan meradang, sehingga obat jerawat tidak efektif.
  • Tidak menggunakan tabir surya berisiko menimbulkan hiperpigmentasi kulit.

Obat dan pengobatan

Bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat?

Salah satu mitos yang mungkin pernah Anda dengar adalah bekas jerawat dapat hilang dengan sendirinya. Faktanya tidak demikian. Kondisi ini kemungkinan besar justru tidak akan kembali normal seperti kulit aslinya. 

Meski begitu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat, baik yang berwarna merah maupun hitam. 

  • Laser fraksional untuk merangsang pertumbuhan kolagen dan mengencangkan kulit.
  • Laser resurfacing untuk menghilangkan lapisan kulit atas yang rusak agar kulit yang baru dapat tumbuh merata.
  • Dermabrasi untuk mengangkat area kulit terluar wajah agar tergantikan dengan lapisan baru.
  • Chemical peeling dengan senyawa asam yang kuat untuk menghilangkan lapisan atas kulit.
  • Microneedling yang membantu mengurangi kedalaman bekas jerawat.
  • Suntikan kortikosteroid yang cocok untuk bekas luka hipertrofik.
  • Dermal filler yang mengisi jaringan kulit bopeng dengan produk yang mengandung kolagen.

Sebagian besar perawatan di atas terbukti dapat mengurangi ukuran dan memudarkan bekas jerawat. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi kulit ini akan memudar hingga hampir tidak terlihat. 

Perlu diingat bahwa hasil pengobatan bergantung pada kemampuan dokter atau ahli dermatologi dan seberapa rajin Anda melakukan perawatan. 

Pengobatan di rumah

Adakah cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa dilakukan sendiri?

Noda jerawat, baik yang berwarna hitam dan merah, dapat diatasi dengan berbagai pengobatan. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bekas jerawat di rumah. 

Pakai gel penghilang bekas jerawat

Gel penghilang bekas jerawat adalah salah satu pilihan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Dari sekian banyak produk yang beredar, Anda dapat menggunakan gel penghilang noda jerawat yang mengandung senyawa aktif di bawah ini. 

  • Niacinamide
  • Allium cepa
  • MPS (mucopolysaccharide)
  • Pionin (Quaternium-73)

Beberapa bahan aktif di atas dinilai cukup efektif dalam menyamarkan noda hitam dan tekstur kulit yang tidak rata akibat jerawat. Bahkan, senyawa-senyawa aktif ini juga dapat membantu melawan bakteri penyebab jerawat agar tidak memicu infeksi yang parah. 

Rutin pakai pelembap

Selain menggunakan gel, menyamarkan bekas jerawat yang hitam juga dapat didukung dengan rutin memakai pelembap. Penggunaan pelembap dapat membantu melindungi kulit serta menjaga kesehatan kulit wajah dan terhidrasi dengan baik. 

Begini, pelembap bekerja dengan mengunci kelembapan dan menarik uap air dari lapisan kulit yang lebih dalam ke lapisan kulit terluar. Usahakan untuk memilih pelembap dengan senyawa aktifnya aman untuk jenis kulit Anda. 

Gunakan serum 

Serum adalah produk perawatan kulit yang berguna untuk mengatasi beberapa masalah kulit, seperti memudarkan bekas jerawat hitam. Ada sejumlah kandungan dalam serum yang perlu diperhatikan bila Anda ingin mengatasi masalah ini, di antaranya:

  • vitamin C,
  • arbutin,
  • ekstrak mulberry dan licorice,
  • kojic acid,
  • retinol,
  • alpha hydroxy acid (AHA), serta
  • mandelic acid.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah kondisi ini?

Anda memang tidak dapat sepenuhnya mencegah bekas jerawat. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut, antara lain sebagai berikut.

  • Segera mengobati jerawat, baik dengan obat dari dokter maupun yang dijual bebas.
  • Kurangi peradangan dengan lidah buaya untuk jerawat atau kompres area jerawat dengan es.
  • Hindari memencet jerawat yang dapat memperparah infeksi.
  • Hindari melepas keropeng, yaitu perban alami kulit yang melindungi luka saat pemulihan.
  • Selalu lindungi kulit dengan tabir surya atau sunscreen.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Artikel dari ahli dr. Listya Paramita, Sp.KK

Mengulik Roaccutane, Obat yang Mujarab Atasi Jerawat

Salah satu obat jerawat minum yang populer adalah Roaccutane. Katanya, obat ini ampuh untuk menghilangkan jerawat yang membandel. Benarkah?

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
obat jerawat roaccutane
Jerawat, Kesehatan Kulit 24 November 2020

Bekas Jerawat

Noda bekas jerawat merupakan keluhan dari sebagian besar orang. Ketahui cara untuk mengatasinya dan juga penyebabnya agar dapat dihindari.

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
bekas jerawat hitam
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020

Tips dan Trik Menghaluskan Tekstur Wajah yang Tidak Rata Akibat Bekas Jerawat

Memperbaiki tekstur kulit wajah yang tidak rata bekas jerawat merupakan impian semua yang memiliki masalah ini. Coba beberapa tips dari ahlinya berikut ini.

Ditulis oleh: dr. Listya Paramita, Sp.KK
memperbaiki tekstur kulit wajah
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 24 Januari 2020

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Cuka Apel Efektif dan Aman untuk Obati Jerawat?

Cuka apel populer digunakan untuk mengatasi jerawat. Namun secara ilmiah, benarkah cuka apel aman dan efektif untuk jerawat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Ampuh Menggunakan Lemon untuk Jerawat?

Lemon dapat dimanfaatkan sebagai perawatan kecantikan. Namun, jangan sembarangan menggunakan lemon untuk jerawat. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat yang Ampuh, Cepat, dan Aman?

Suka risih karena jerawat terus datang lagi dan lagi? Mungkin ini saatnya Anda mencoba cara menghilangkan jerawat yang lebih ampuh. Simak di sini ya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 13 menit

Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, dan perawatan rumahannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menghilangkan jerawat dengan pasta gigi

Menghilangkan Jerawat dengan Pasta Gigi, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit
cara mencegah jerawat

Apa Saja Cara Ampuh untuk Mencegah Jerawat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 10 menit
cara menghilangkan bekas jerawat cara menghilangkan jerawat menghilangkan bekas jerawat alami

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat, dari Perawatan Dokter Hingga Kebiasaan Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 10 menit
bawang putih untuk jerawat

Benarkah Bawang Putih Bisa Menyembuhkan Jerawat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 5 menit