6 Manfaat Kesehatan dari Talas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan berbagai makanan dari talas, salah satunya lapis Bogor, yang merupakan oleh-oleh khas Bogor. Talas adalah jenis umbi-umbian yang memiliki kesamaan dengan kentang. Tanaman ini hanya tumbuh di beberapa negara, biasanya di negara tropis di Asia.

Sebagai bahan makanan, talas memang tidak sepopuler kentang atau ubi. Namun, tahukah Anda talas memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan? Talas juga dapat digunakan sebagai makanan bagi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan, karena tanaman ini mengandung serat dan kaya akan vitamin, di antaranya vitamin A, C, E, B6, dan folat. Talas juga mengandung potassium yang baik untuk pencernaan. Potassium adalah nutrisi penting bagi tubuh karena kekurangan potassium dapat memicu penyakit jantung, darah tinggi, kanker, dan masalah infertilitas.

Apa saja manfaat talas?

Tak hanya rasanya yang enak, talas juga bisa memberikan kita berbagai manfaat kesehatan berikut ini:

1. Mengatasi masalah pencernaan

Talas dapat berperan penting dalam membantu kesehatan lambung dan usus, alias gastrointestinal. Talas membantu makanan dicerna dan diserap oleh lambung dan usus, sehingga proses pencernaan dapat berjalan lancar. Talas juga dapat mengurangi masalah-masalah pencernaan, seperti produksi gas yang berlebih, kembung, diare, dan kram perut.

2. Mengatasi masalah darah tinggi

Seperti yang sudah diutarakan di atas, talas mengandung potassium yang mampu mengurangi tekanan darah pada pembuluh darah. Oleh karena itu, talas baik untuk dikonsumsi oleh penderita darah tinggi. Talas juga mampu mengurangi stres pada sistem kardiovaskular, dan kandungan potassiumdi dalamnya mampu meningkatkan fungsi kognitif.

3. Membantu masalah penglihatan

Talas mengandung berbagai macam vitamin, salah satunya adalah vitamin A untuk membantu penglihatan lebih jernih. Selain itu, talas juga mengandung antioksidan, yang terdiri dari beta-carotene dan cryptoxanthin. Selain berfungsi untuk mencegah terjadinya katarak, beta-carotene juga bisa membantu mengatasi penyakit jantung.

4. Kesehatan kulit dan rambut

Talas mengandung vitamin A, E, dan B6. seperti yang sudah dijelaskan di atas. Vitamin ini berfungsi untuk memperbaiki sel kulit. Antioksidan yang terkandung dalam talas juga mampu untuk mencegah penuaan dini. Fungsi dari vitamin B6 sendiri adalah memperbaiki jaringan. Dengan mengkonsumsi talas secara rutin, kulit akan kembali bersinar, noda hitam juga akan menghilang secara alami. Bagi kulit kepala yang kering, vitamin E dalam talas dapat memberikan kelembapan pada rambut juga.

5. Sebagai penguat sistem kekebalan tubuh dan aliran darah

Talas mengandung vitamin B6 dan vitamin C untuk membantu produksi sel darah merah dan sel darah putih, yang berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C juga mengandung antioksidan yang bisa jadi pertahanan dari kanker dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi, talas juga mampu mencegah anemia karena kandungan zat besinya membantu proses pembentukan sel darah merah, sekaligus membantu melancarkan sirkulasi darah, memperlancar metabolisme, dan membentuk sel baru dalam tubuh.

6. Baik bagi penderita diabetes

Talas mampu mengatur kadar insulin dan glukosa dalam butuh, yang merupakan faktor penting untuk mencegah perkembangan penyakit diabetes. Jika Anda rutin mengonsumsi talas diiringi dengan diet yang sehat, Anda akan menurunkan risiko terhadap penyakit diabetes karena talas termasuk ke dalam serat yang baik untuk dikonsumsi.

Bagaimana cara mengonsumsi talas?

Saat ini memang sudah banyak inovasi ditemukan untuk mengolah talas, sehingga talas dapat dinikmati semua orang dalam berbagai. Ada beberapa cara yang bisa Anda pertimbangkan untuk menikmati talas:

  • Sebagai makanan utama. Talas mengandung jumlah karbohidrat yang lebih banyak daripada kentang. Sebagai makanan utama, biasanya yang dikonsumsi adalah akar dari talas tersebut.
  • Sup. Talas juga bisa dijadikan sebagai sup. Seperti di Jamaica, sup talas biasanya terdiri dari berbagai sayuran, yang mengandung protein dan karbohidrat.
  • Pudding. Pudding talas bisa dikombinasikan dengan kayu manis, vanilla, santan, dan gula.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Psoriasis kulit kepala

Psoriasis pada Kulit Kepala

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit