home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Makanan yang Mengandung Kalium untuk Tubuh

10 Makanan yang Mengandung Kalium untuk Tubuh

Kalium termasuk jenis mineral yang penting untuk menjalankan fungsi tubuh. Tubuh memang tidak memproduksi kalium sendiri, tetapi makanan tertentu memiliki kandungan kalium yang tinggi. Apa saja jenis makanan yang mengandung kalium?

Pilihan makanan yang mengandung kalium

makanan sumber kalium

Peran kalium (potasium) tidaklah main-main bagi tubuh Anda. Ada beragam manfaat kalium, mulai dari menjaga keseimbangan cairan, mengendalikan tekanan darah, hingga mendukung fungsi otot dan saraf.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI, orang dewasa membutuhkan sekitar 4.700 miligram kalium per hari. Ibu hamil dan menyusui butuh asupan kalium lebih banyak, hingga 5.100 miligram per hari.

Tubuh yang kekurangan kalium bisa menimbulkan kondisi yang disebut hipokalemia. Kondisi ini dapat memicu penurunan fungsi organ dan meningkatkan risiko penyakit tertentu, terutama pada lansia.

Itulah sebabnya, penting bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini melalui pilihan makanan yang tinggi akan kandungan kalium seperti di bawah ini.

1. Bayam

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang menyimpan segudang vitamin dan mineral. Salah satunya yaitu mineral kalium sebanyak 456,4 mg dalam 100 gram bayam segar.

Bukan hanya itu, bayam juga memiliki kandungan nutrisi, berupa vitamin A, vitamin K, serta antioksidan. Kandungan ini sendiri dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Nutrition.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa minum minuman yang mengandung 294 gram bayam bisa meningkatkan kadar senyawa antioksidan hingga hampir 30% hanya dalam waktu 24 jam.

2. Bit

Buah bit memiliki bentuk menyerupai lobak. Bahan pemberi warna merah alami ini termasuk sumber kalium yang baik karena mengandung sekitar 404,9 mg dalam 100 gram beratnya.

Selain itu, buah bit juga kaya akan kandungan mineral mangan, folat (vitamin B9), serta antioksidan yang berasal dari pigmen pemberi warna merah alami.

Kandungan kalium dan nitrat yang tinggi pada sayur bit ini berperan dalam melancarkan kerja pembuluh darah, tekanan darah tinggi, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Kentang

Kentang dikenal sebagai sumber karbohidrat yang baik. Selain itu, kentang juga menjadi salah satu makanan tinggi kalium dengan kandungan 396 mg kalium per 100 gram beratnya.

Sebagian besar sumber kalium pada kentang memang terdapat dalam dagingnya. Namun, sekitar sepertiga sisanya terkandung di dalam kulit kentang.

Itulah alasannya, banyak pakar menyarankan untuk mengolah dan mengonsumsi kentang bersama dengan kulitnya, tanpa perlu dikupas terlebih dahulu.

4. Alpukat

Alpukat adalah salah satu buah yang memiliki kandungan serat, antioksidan, vitamin C, vitamin K, asam folat, hingga lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk menjaga fungsi jantung.

Selain itu, buah ini juga termasuk makanan sumber kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh. Hal ini terbukti dengan ada sekitar 278 mg kalium dalam 100 gram buah alpukat segar.

Mengingat banyaknya kandungan nutrisi di dalamnya, buah alpukat memiliki manfaat baik bagi tubuh. Salah satunya bagi Anda yang sedang menjaga berat badan ideal.

Hanya dengan melakukan diet alpukat secara telaten, nafsu makan Anda akan lebih terjaga sehingga membantu mencapai berat badan impian.

5. Pisang

Buah pisang sudah dikenal sebagai salah satu sumber kalium. Hal ini karena dalam 100 gram buah pisang dapat menyumbang sekitar 392 mg kebutuhan kalium bagi tubuh.

Selain itu, pisang juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya, termasuk serat makanan, vitamin C, vitamin B6 (piridoksin), mangan, magnesium, serta senyawa antioksidan.

Anda bisa mengolah pisang menjadi berbagai sajian lezat dan sehat. Tentunya, metode ini bisa jadi cara ampuh meningkatkan selera makan dan menambah asupan kalium harian Anda.

6. Jeruk

Selain terkenal tinggi kandungan vitamin C, buah jeruk ternyata juga kaya akan kalium. Dalam 100 gram jeruk manis segar, terdapat 472,1 mg kalium untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Buah jeruk juga memiliki kandungan nutrisi, seperti vitamin A, asam folat (vitamin B9), tiamin (vitamin B1), dan senyawa antioksidan lainnya.

Bahkan, sebuah studi dalam Journal of Medicinal Food juga menjelaskan bahwa makan jeruk bersama dengan mineral kalsium dan vitamin D bisa membantu meningkatkan kepadatan tulang.

7. Ubi jalar merah

Selain kentang, ubi jalar merah bisa menjadi alternatif lain sumber karbohidrat dari umbi-umbian yang bisa Anda konsumsi sekaligus tinggi akan kandungan kalium.

Kandungan mineral kalium dalam ubi jalar merah tergolong cukup tinggi, yakni sekitar 565,5 mg dalam 100 gram beratnya dalam kondisi segar.

Bagi beberapa kalangan, umbi-umbian ini juga memiliki cita rasa yang lebih enak daripada kentang. Anda bisa mengolah ubi jalar dengan cara dikukus atau dipanggang.

8. Labu kuning

Labu kuning yaitu buah bulat oranye yang memiliki cita rasa unik. Populer diolah menjadi kolak saat bulan puasa, labu kuning menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Asupan kalium dalam 100 gram labu kuning sekitar 356,2 gram. Berbekal kandungan ini, labu kuning bermanfaat menurunkan tekanan darah dan mencegah risiko berbagai penyakit.

Bukan itu saja, labu kuning juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral lainnya, seperti vitamin A, vitamin C, asam folat (vitamin B9), magnesium, dan kalsium.

9. Kacang merah

Kacang merah menjadi salah satu sumber mineral kalium yang baik untuk tubuh. Jenis kacang ini mengandung sekitar 360,7 mg kalium dalam 100 gram beratnya.

Kandungan serat dan antioksidan menjadi nutrisi penting lain dari kacang merah. Keduanya bermanfaat dalam membantu melawan peradangan, melancarkan pencernaan, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Kacang-kacangan dikenal sebagai makanan yang mengandung kalium tinggi. Selain kacang merah, Anda juga bisa mengonsumsi kacang hitam, kacang navy, maupun kacang pinto.

10. Yogurt

Susu sapi segar mengandung sekitar 149 mg kalium. Namun, kandungan kalium ini akan meningkat pada produk olahan susu dari hewan sapi, salah satunya yogurt.

Dalam 100 gram yogurt mengandung 299 mg kalium untuk memenuhi kebutuhan harian. Yogurt juga mengandung nutrisi lain, termasuk kalsium dan vitamin B2 (riboflavin).

Yogurt juga dikenal sebagai makanan probiotik yang mengandung bakteri baik. Kandungan bakteri baik bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan mengatur nafsu makan Anda.

Risiko makan makanan yang mengandung kalium berlebihan

Artikel Kesehatan Seputar Penyakit Ginjal

Makanan yang mengandung kalium bermanfaat dalam menjaga detak jantung dan memastikan otot-otot tubuh bekerja semestinya. Namun, kelebihan kalium nyatanya bisa berbahaya bagi penderita gangguan ginjal.

Menurut National Kidney Foundation, asupan kalium berlebihan pada penderita penyakit ginjal dapat memicu kondisi serius yang disebut hiperkalemia.

Hiperkalemia yaitu kondisi di mana kadar kalium dalam darah lebih tinggi dari normal. Hal ini terjadi saat ginjal yang bermasalah tidak mampu membuang kelebihan kalium melalui urine.

Beberapa gejala awal jika Anda mengalami hiperkalemia, seperti kelemahan, mati rasa, dan kesemutan. Pada tahap tertentu, kondisi ini bisa menyebabkan detak jantung tidak teratur dan serangan jantung.

Jika Anda menderita gangguan ginjal atau penyakit kronis lainnya, sebaiknya batasi konsumsi makanan tinggi kalium. Bila perlu, konsultasikan ke dokter atau ahli gizi terkait asupan kalium harian Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Which Foods are Rich in Potassium?. WebMD. (2020). Retrieved 2 August 2021, from https://www.webmd.com/diet/foods-rich-in-potassium 

Jones, T., & Kubala, J. (2021). 14 Healthy Foods That Are High in Potassium. Healthline. Retrieved 2 August 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/high-potassium-foods

Praderio, C. (2019). 16 Best Foods With Potassium That Are Even Healthier Than a Banana. Prevention. Retrieved 2 August 2021, from https://www.prevention.com/food-nutrition/a20466110/13-foods-that-have-more-potassium-than-a-banana

Hypokalemia: Practice Essentials, Pathophysiology, Etiology. Medscape. (2021). Retrieved 2 August 2021, from https://emedicine.medscape.com/article/242008-overview 

Hyperkalemia: Practice Essentials, Background, Pathophysiology. Medscape. (2020). Retrieved 2 August 2021, from https://emedicine.medscape.com/article/240903-overview 

Potassium and Your CKD Diet. National Kidney Foundation. (2020). Retrieved 2 August 2021, from https://www.kidney.org/atoz/content/potassium 

Data Komposisi Pangan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Retrieved 02 August 2021, from http://www.panganku.org/

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Retrieved 02 August 2021, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Lee, S. G., Yang, M., Wang, Y., Vance, T., Lloyd, B., Chung, S. J., Koo, S. I., & Chun, O. K. (2014). Impact of orange juice consumption on bone health of the U.S. population in the national health and nutrition examination survey 2003-2006. Journal of medicinal food, 17(10), 1142–1150. https://doi.org/10.1089/jmf.2013.0072 

Cao, G., Russell, R. M., Lischner, N., & Prior, R. L. (1998). Serum antioxidant capacity is increased by consumption of strawberries, spinach, red wine or vitamin C in elderly women. The Journal of nutrition, 128(12), 2383–2390. https://doi.org/10.1093/jn/128.12.2383

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui 12/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x