5 Prinsip Menjaga Kesehatan Reproduksi Bagi Pria dan Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan orang menganggap kesehatan reproduksi hanya terkait dengan kehamilan dan kelahiran, sehingga sering dicap sebagai urusan wanita. Padahal, kesehatan sistem reproduksi sama-sama penting bagi pria dan wanita untuk bisa mempertahankan keturunan.

Kenapa kesehatan reproduksi itu penting?

Sistem reproduksi pria dan wanita berbeda dari segi bentuk maupun struktur yang mendukungnya.

Organ dari sistem reproduksi wanita meliputi vagina, rahim (uterus), ovarium, tuba falopi, dan vulva. Sementara sistem reproduksi pria terdiri dari penis, testis, dan skrotum (buah zakar).

Meski begitu, sistem reproduksi pria dan wanita sama-sama dirancang untuk untuk menghasilkan, melindungi, serta mengangkut sel telur atau sperma. Khususnya pada wanita, sistem reproduksi mereka juga bertanggung jawab untuk mempertahankan kehamilan dan menjadi tempat bertumbuh kembangnya janin sampai waktunya lahir.

Namun, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa sistem reproduksi mereka merupakan sistem yang paling rapuh dalam tubuh. Jika Anda tak pintar-pintar dalam menjaga kesehatan reproduksi, bukan tak mungkin Anda akan mengalami berbagai gangguan reproduksi di kemudian hari. Salah satunya, kesulitan untuk memperoleh keturunan.

Tips menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi.

1. Merawat kebersihan kelamin dengan baik

menjaga kebersihan kelamin

Memelihara kebersihan alat kelamin merupakan salah satu bentuk komitmen untuk menjaga kesehatan reproduksi. Kelamin yang kotor dan tidak terawat tentu membuat pasangan ogah-ogahan untuk berhubungan seks dengan Anda. Selain itu, kelamin kotor juga dapat meningkatkan risiko penyakit yang dapat mengganggu kerja sistem reproduksi.

Merawat kebersihan kelamin tidak perlu usaha yang ribet. Anda hanya perlu:

  • Selalu membersihkan alat kelamin setelah berkemih, serta sebelum dan setelah melakukan hubungan seksual.
  • Pastikan area genital selalu dalam keadaan kering dan tidak lembap.
  • Hindari menggunakan sabun wangi, sabun sirih, deodoran, bedak, dan vaginal douche karena dapat menyebabkan kulit kelamin rentan iritasi.
  • Mengganti celana dalam setiap hari, dan pastikan kalau celana yang digunakan mampu menyerap keringat dengan baik.
  • Bagi pria, pertimbangkan untuk sunat guna menghindari risiko infeksi bakteri di penis. Kulit kulup yang tidak diangkat dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Bila dibiarkan, kotoran tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan infeksi.

2. Makan makanan sehat

vitamin supaya cepat hamil

Apa yang Anda makan setiap hari akan memengaruhi kesehatan reproduksi Anda. Jika Anda terbiasa makan makanan yang sehat dan bergizi tinggi, tubuh akan terasa makin sehat dan bugar. Anda juga terhindar dari berbagai penyakit, termasuk penyakit yang menyerang sistem reproduksi.

Dokter kandungan (Obgyn) di Texas Fertility Center, dr. Natalie Burger, mengatakan asupan nutrisi yang tepat juga dapat membantu tubuh memproduksi sel sperma dan telur yang sehat serta berkualitas. Makanan sehat juga mempersiapkan tubuh wanita untuk menjalani kehamilan tanpa hambatan komplikasi.

Jadi, astikan makanan dalam piring Anda memenuhi prinsip gizi seimbang, yang mencakup karbohidrat, serat, protein, dan lemak baik.

3. Berhubungan seks yang aman

seks setelah keguguran

Prinsip melakukan seks yang aman tidak hanya terfokus pada pemakaian kondom saja. Perilaku seks aman didefinisikan sebagai segala bentuk tindakan pencegahan untuk melindungi diri dan pasangan dari risiko penyakit menular seksual. Bahkan, seks aman juga bisa diartikan sebagai upaya untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan.

Beberapa hal yang merupakan bentuk perilaku seks aman di antaranya:

  • Menggunakan alat kotrasepsi, seperti kondom atau pil KB
  • Tidak bergonta-ganti pasangan seks di satu waktu
  • Menjaga kebersihan organ intim sebelum dan setelah seks
  • Cek dan ricek riwayat seksual diri sendiri dan pasangan
  • Melakukan tes penyakit kelamin secara berkala

4. Rajin cek kesehatan ke dokter

Beberapa orang mungkin baru memeriksakan kesehatan reproduksinya ketika akan berencana hamil.

Padahal jikapun Anda tidak berencana hamil, sistem reproduksi tetap harus diperiksa secara rutin guna mencegah berbagai penyakit di kemudian hari yang biasanya muncul tanpa gejala.

Sebagai contoh, penyakit endometriosis yang menyerang wanita. Jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa membuat wanita sulit hamil. Infeksi yang menyerang testis juga dapat membuat pria sulit membuat pasangannya hamil.

Maka dari itu baik pria maupun wanita sangat dianjurkan untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka di klinik, rumah sakit, maupun laboratorium kesehatan. Biasanya pemeriksaan berfokus pada risiko infeksi, penyakit menular seksual, dan penyakit bawaan yang mungkin diturunkan dari orangtua.

Berikut beberapa jenis pemeriksaan kesehatan reproduksi yang paling umum dilakukan:

  • Pemeriksaan darah lengkap (complete blood count)
  • Pemeriksaan urin
  • USG
  • HSG
  • Tes penyakit kelamin, seperti tes sifilis dengan uji VDRL
  • Pap smear

5. Jauhi rokok dan minuman keras

olahraga saat berpuasa

Gaya hidup sehat adalah kunci menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, yang akan ikut memengaruhi kerja sistem reproduksi Anda.

Maka jika Anda seorang perokok dan peminum alkohol, sebaiknya berusaha untuk menghentikan kedua kebiasaan buruk ini. Tidak mudah memang, tapi tidak mustahil dengan niat dan tekad yang kuat.

Cobalah pelan-pelan dengan mengurangi satu gelas miras atau sebatang rokok per hari. Jika sudah terbiasa, barulah kurang beberapa batang rokok dan gelas lagi hingga Anda mampu berhenti sama sekali. Bila perlu, Anda bisa meminta dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau sahabat.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin berolahraga secara teratur agar tubuh Anda tetap bugar setiap hari. Olahraga bisa membantu Anda dalam mencapai berat badan ideal dan memperbesar peluang sukses hamil.

Begitu pula dengan membiasakan cukup tidur. Tidur adalah cara alami tubuh untuk menjaga kesehatannya sendiri. Jika Anda kurang tidur dampaknya akan terasa langsung pada kesehatan Anda, termasuk pada fungsi reproduksi dalam jangka panjang.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Edukasi Seksual dan Potensi HIV/AIDS pada Remaja

Edukasi seksual pada remaja sangat penting untuk menjaga dari kehamilan yang tidak diinginkan serta pencegahan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
HIV/AIDS 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mungkinkah Mencegah Hamil Setelah Berhubungan Seks?

Anda mungkin pernah melakukan hubungan seks tapi lupa menggunakan pengaman. Lalu, bagaimana cara mencegah hamil setelah berhubungan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 12 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Kontrasepsi Non Hormonal yang Bisa Anda Gunakan

Tidak hanya KB hormonal, ada berbagai pilihan KB non hormonal yang juga tak kalah efektif dalam mencegah kehamilan. Ketahui pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 12 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Belum Pernah Hamil, Amankah Bila Pakai KB Suntik?

KB suntik biasanya digunakan untuk menunda kehamilan pada wanita yang sudah pernah hamil. Mungkinkah bila KB suntik dipakai saat belum pernah hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 6 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tanda tanda mau melahirkan tanda-tanda persalinan

10 Tanda-Tanda yang Muncul Ketika Anda Akan Melahirkan dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Parafimosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
retrograde ejaculation atau ejakulasi retrograde

Ejakulasi Retrogade

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit