home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

9 Fakta Mengenai Sperma yang Perlu Anda Ketahui

9 Fakta Mengenai Sperma yang Perlu Anda Ketahui

Sperma keluar bersamaan dengan air mani atau semen saat pria berejakulasi. Anda juga pasti sudah tahu bahwa sel sperma memiliki peranan penting untuk proses terjadinya kehamilan. Tapi tahukah Anda kalau setengah kode genetik anak dibawa sperma? Nah, masih ada banyak fakta tentang sperma yang bisa membantu Anda dan pasangan memiliki bayi yang sehat.

Fakta tentang sperma yang perlu Anda ketahui

Sperma adalah sel reproduksi pria yang mengandung kromosom. Saat melakukan hubungan seksual dan terjadi proses ejakulasi, sel sperma akan melakukan pembuahan pada sel telur untuk menghasilkan embrio manusia.

Sebelum dikeluarkan melalui ejakulasi, terjadi proses spermatogenesis atau pembentukan sel sperma dalam testis. Testis ini juga merupakan organ reproduksi pria yang penting sebagai penghasil testosteron atau hormon seks pria.

Walaupun punya fungsi yang penting, banyak kalangan pria masih abai dengan kesehatan sel sperma. Maka dari itu, ketahui berbagai fakta unik sperma seperti berikut ini.

1. Perbedaan sperma dan air mani

fakta tentang kualitas sperma yang bagus

Banyak orang menggunakan kedua istilah sperma dan air mani secara bergantian. Padahal, sebenarnya sperma dan air mani merupakan dua substansi atau zat yang berbeda. Sperma adalah bagian dari air mani dan hanya bisa Anda lihat dengan menggunakan mikroskop.

Sementara, air mani atau semen adalah cairan berwarna putih, kental, dan lengket yang penis Anda keluarkan saat ejakulasi. Air mani juga mengandung fruktosa dan proteolitik untuk membantu sperma menuju sel telur.

2. Sperma berbentuk normal dan abnormal

Morfologi atau bentuk sperma terbagi menjadi dua, yakni normal dan abnormal. Secara umum, menurut Loma Linda University Center for Fertility & IVF bentuk sperma dinilai berdasarkan ukuran kepala, kandungan DNA kepala, tampilan bagian tengah, dan struktur ekor.

Sperma normal akan memiliki bentuk kepala oval, bagian tengah utuh, dan ekor tunggal memanjang. Sementara, sperma abnormal bisa memiliki dua kepala, kepala besar atau kecil, ekor lebih banyak, dan ekor yang bengkok.

Pria sehat juga memiliki sel sperma abnormal setiap kali ejakulasi. Seorang pria dengan kesuburan baik memiliki 4 hingga 14 persen atau lebih sel sperma normal. Kurang dari itu, bisa dikategorikan sebagai kelainan sperma yang dikenal sebagai teratozoospermia.

3. Usia sperma relatif panjang

Studi menunjukkan pria membutuhkan waktu 42 hingga 76 hari atau sekitar dua bulan untuk memproduksi sperma, pematangan, hingga ejakulasi. Untungnya, proses ini akan berjalan secara terus-menerus dalam tubuh pria, berbeda dengan sel telur pada tubuh wanita.

Selain itu, usia sperma juga relatif panjang dan bahkan bisa hidup berhari-hari setelah ejakulasi. Sel sperma bisa bertahan hidup dalam tubuh wanita setelah berhubungan seksual selama 2 sampai 5 hari, tergantung kondisi lendir serviks dan siklus menstruasi wanita.

4. Sperma adalah perenang cepat

Setiap ejakulasi, ada lebih dari 200 juta sperma yang keluar. Harry Fisch, MD, ahli urologi dan profesor kedokteran reproduksi dari Weill Medical College of Cornell University seperti dikutip dari Women’s Health mengatakan bahwa ejakulasi pertama mengandung konsentrasi sperma tertinggi daripada setelahnya.

Meskipun sperma memiliki zat kimia yang bisa mengarahkan sperma untuk berenang lurus dan cepat mendekati sel telur, seringkali sperma tidak mematuhi zat kimia tersebut. Banyak sperma yang hanya berputar-putar dan tidak mencari sel telur.

5. Sperma memiliki sejumlah kalori

Anda mungkin mengira bahwa sperma hanyalah zat yang berfungsi untuk membuahi sel telur dan melakukan reproduksi. Fakta unik sperma yang Anda harus ketahui adalah bahwa sperma bersama dengan air mani memiliki sejumlah kalori.

Dalam satu sendok makan sperma mengandung sekitar 20 kalori. Hal ini berdasarkan fakta bahwa sperma mengandung sejumlah protein, lemak, bahkan kolesterol di dalamnya.

6. Temperatur testis memengaruhi kualitas sperma

memeriksa testis sendiri

Untuk mendapatkan kualitas sperma yang sehat, sangatlah penting bagi Anda untuk menjaga temperatur testis. Temperatur testis harus lebih rendah daripada temperatur tubuh. Kenaikan suhu testis hingga 37°C saja bisa mengganggu produksi sperma.

Sehingga penting bagi pria untuk menghindari kebiasaan yang menyebabkan peningkatan temperatur di sekitar testis, seperti memakai celana terlalu ketat, sering menyilangkan kaki, duduk terlalu lama, atau menggunakan laptop pada pangkuan Anda.

Kualitas sperma juga dipengaruhi oleh kesehatan pria secara umum. Kalangan pria yang menghindari rokok, diet tinggi lemak, dan paparan racun dari lingkungan umumnya memiliki sperma yang lebih baik dengan tingkat kesuburan tinggi.

7. Sperma mengandung nilai nutrisi baik

Cairan sperma dan air mani ternyata memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang baik. Kombinasi keduanya menghasilkan warna keputihan yang keruh berkat tingginya kandungan protein, lemak, dan karbohidrat di dalamnya.

Selain itu, sperma dan air mani juga mengandung nutrisi termasuk vitamin dan mineral, seperti asam askorbat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, sodium, potasium, vitamin B12, dan air.

8. Rasa sperma tergantung air mani

Beberapa pasangan mungkin memilih untuk menelan sperma saat melakukan oral seks. Rasa sperma sendiri tergantung dari kandungan yang terdapat dalam air mani. Air mani mengandung 96 persen air, 2 persen sperma, dan sisanya berupa zat lain, seperti fruktosa, natrium bikarbonat, vitamin, dan mineral.

Karena kandungan itulah, beberapa orang menggambarkan rasa sperma yang sedikit manis atau malah tidak berasa. Makanan yang pria konsumsi juga bisa memengaruhi rasa sperma, misal nanas dan kayu manis bisa membuat rasanya lebih manis. Sedangkan, konsumsi kafein atau bawang bisa membuatnya terasa lebih pahit dan asin.

9. Karakteristik tiap kromosom sama

Fakta mengenai sperma yang perlu Anda ketahui adalah sperma membawa kromosom X (perempuan) dan lainnya membawa kromosom Y (laki-laki) yang akan memengaruhi perkembangan kelamin janin dalam kandungan.

Penelitian sebelumnya menyebutkan sperma dengan kromosom Y memiliki ukuran kecil, ekor panjang, dan mampu bergerak lebih cepat. Sementara, sperma dengan kromosom X berukuran lebih besar, lebih kuat, dan bisa bertahan hidup lebih lama dalam tubuh wanita.

Tetapi, sebuah studi terbaru dalam Frontiers in Cell and Developmental Biology menunjukkan bahwa perbedaan utama antara kedua sperma ini hanya terletak pada kandungan DNA-nya. Perlu penelitian lanjutan dengan metode lebih spesifik untuk membedakan keduanya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Barton, D., & Cull, K. Sperm: 10 Interesting Facts Everyone Should Know – Natural Fertility Info.com. Natural Fertility Info. Retrieved 1 March 2017, from https://natural-fertility-info.com/10-facts-about-sperm.html

Hawkins, B. (2014). 9 Things You Didn’t Know About Sperm. Women’s Health. Retrieved 1 March 2017, from https://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/a19923726/sperm-facts/

15 fun facts about sperm – Today’s Parent. Today’s Parent. (2016). Retrieved 1 March 2017, from https://www.todaysparent.com/videos/15-fun-facts-about-sperm/

What Does Sperm Taste Like? What Changes the Taste?. New Health Advisor. Retrieved 18 May 2021, from https://www.newhealthadvisor.org/What-Does-Sperm-Taste-Like.html

Sperm Morphology. Loma Linda University Center for Fertility & IVF. Retrieved 18 May 2021, from https://lomalindafertility.com/infertility/men/sperm-morphology/

Rahman, M. S., & Pang, M. G. (2020). New Biological Insights on X and Y Chromosome-Bearing Spermatozoa. Frontiers in cell and developmental biology, 7, 388. https://doi.org/10.3389/fcell.2019.00388

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari Diperbarui 23/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan