home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Itu Douche untuk Vagina dan Kenapa Berbahaya Bagi Wanita?

Apa Itu Douche untuk Vagina dan Kenapa Berbahaya Bagi Wanita?

Merawat dan menjaga kesehatan vagina tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Wanita harus tahu betul apa saja manfaat dan risiko setiap bentuk perawatan. Lalu bagaimana dengan douching vagina? Apakah Anda sering melakukannya atau Anda belum pernah dengar metode ini?

Apa itu douche untuk vagina?

Douching berarti membersihkan vagina dengan cairan yang terdiri dari campuran berbagai bahan kimia. Biasanya cairan douching mengandung air, baking soda, cuka, pewangi, dan antiseptik. Cairan tersebut dikemas dalam sebuah douche, yaitu kantong dengan selang atau semprotan yang berfungsi untuk menyemprotkan cairan pada area kewanitaan.

kantong douching vagina
Alat douching vagina

Kebiasaan douching pertama kali diperkenalkan di Perancis. Arti kata douching sendiri diambil dari bahasa Perancis, artinya membasuh atau mengairi. Berikut adalah serba-serbi douching yang perlu dipahami setiap wanita.

BACA JUGA: Berbagai Penyebab Keputihan dan Gatal Pada Vagina

Mengapa orang melakukan douching?

Pada dasarnya, Anda tidak perlu melakukan douching vagina. Vagina Anda memiliki cara sendiri untuk membersihkan diri dan menangkal bakteri. Namun, kira-kira satu dari setiap 5 orang wanita melakukan douching. Ini karena douching bisa memberikan sugesti seolah-olah vagina Anda jadi terasa lebih bersih dan segar. Selain itu, cairan pembersih kewanitaan juga biasanya mengandung pewangi sehingga vagina pun jadi harum setelah douching.

Risiko dan bahaya douching vagina

Tidak ada bukti ilmiah soal manfaat douching bagi kesehatan reproduksi wanita. Douching justru bisa menimbulkan risiko dan bahaya yang tidak setimpal dengan rasa segar sesaat setelah melakukan douching. Tak ada dokter atau tenaga kesehatan yang menyarankan douching vagina.

BACA JUGA: 5 Cara Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Vagina

Pada vagina yang sehat, terdapat bakteri baik dan bakteri jahat dalam jumlah yang seimbang. Keseimbangan bakteri inilah yang akan menjaga tingkat keasaman normal vagina. Area kewanitaan memang harus cukup asam guna mencegah iritasi dan infeksi. Kondisi yang ideal bagi vagina ini akan terganggu jika Anda melakukan douching vagina. Berikut adalah empat risiko terbesar douching bagi organ intim Anda.

1. Infeksi bakteri vagina

Douching merusak keseimbangan bakteri pada vagina. Douching vagina justru akan memicu pertumbuhan bakteri jahat. Bila jumlah bakteri jahat pada area kewanitaan jauh lebih banyak dari bakteri baik, Anda berisiko mengidap infeksi bakteri vagina. Survei yang dilakukan oleh American Academy of Obstetrics and Gynaecology menunjukkan bahwa wanita yang sering melakukan douching vagina (seminggu sekali) lima kali lebih rentan mengidap infeksi bakteri vagina dibandingkan wanita yang tidak douching.

2. Penyakit radang panggul

Jika pada area kewanitaan Anda bakteri jahat sudah tumbuh cukup banyak, douching vagina justru akan mendorong bakteri-bakteri tersebut masuk ke organ dalam. Bakteri bisa masuk ke dalam vagina menuju rahim, saluran tuba falopi, dan indung telur. Hal ini memicu penyakit radang panggul. Rutin melakukan douching meningkatkan peluang Anda mengidap radang panggul hingga 73%.

BACA JUGA: 7 Gejala Anda Mungkin Mengidap Penyakit Kelamin

3. Masalah kehamilan

Douching bisa membuat Anda lebih sulit hamil. Selain itu, douching vagina juga berisiko menyebabkan kehamilan ektopik (janin tumbuh di luar rahim). Kemungkinannya mencapai 76% jika Anda rutin douching vagina. Ini karena kondisi ideal bagi sistem reproduksi Anda sudah terganggu. Lebih jauh, penelitian membuktikan wanita yang rajin douching berisiko melahirkan bayi di bawah berat badan normal.

BACA JUGA: Pentingnya Berat Badan Normal pada Bayi Baru Lahir

4. Kanker serviks

Wanita yang melakukan douching vagina lebih dari sekali seminggu ternyata empat kali lebih rentan diserang kanker serviks (leher rahim). Pasalnya, douching bisa meningkatkan risiko infeksi HPV genital pada vagina. HPV telah diketahui sebagai salah satu pemicu kanker serviks.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Vaginal Douching: Helpful or Harmful? http://www.webmd.com/women/guide/vaginal-douching-helpful-or-harmful Diakses pada 12 Januari 2017.

Douching fact sheet. https://www.womenshealth.gov/publications/our-publications/fact-sheet/douching.html Diakses pada 12 Januari 2017.

Do Women Need to Douche? http://www.everydayhealth.com/sexual-health/women-and-douching.aspx Diakses pada 12 Januari 2017.


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 05/11/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x