Bolehkah Makan Nasi Merah Setiap Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nasi merah kerap menjadi pilihan banyak orang yang sedang diet atau yang beralih ke gaya hidup lebih sehat. Nasi merah secara umum memang tergolong lebih sehat dari nasi putih. Namun, apakah makan nasi merah setiap hari benar-benar direkomendasikan?

Kandungan nasi merah

nasi merah dan nasi putih

Nasi merah adalah biji-bijian utuh yang lebih kaya nutrisi dan serat dibanding dengan nasi putih.

Nasi merah termasuk sumber karbohidrat yang rendah kalori, tinggi serat, bebas gluten, dan tidak mengandung lemak trans. Dilansir dari laman Panganku, nasi merah mengandung berbagai zat gizi lainnya seperti:

  • Air: 64 gram
  • Energi: 149 kal
  • Protein: 2,8 gram
  • Lemak: 0,4 gram
  • Karbohidrat: 32,5 gram
  • Serat: 0,3 gram
  • Kalsium: 6 mg
  • Fosfor: 63 mg
  • Zat besi: 0,8 mg
  • Natrium: 5 mg
  • Kalium: 91,4 mg
  • Zink: 0,9 mg
  • Tembaga: 0,20 mikrogram
  • Vitamin B3: 1,6 mg
  • Vitamin B1: 0,06 mg

Selain zat gizi tersebut, nasi merah mengandung antioksidan flavonoid, seperti anthocyanin (antosianin) apigenin, myricetin, dan quercetin. Antosianin adalah kelompok senyawa fenolik yang memberikan warna merah dan ungu seperti pada kol, bawang merah, dan lainnya.

Antosianin termasuk ke dalam golongan antioksidan kuat. Antioksidan adalah senyawa yang mampu melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. Jika dibiarkan, stres oksidatif bisa merusak sel dan menyebabkan peradangan.

Antosianin bahkan dipercaya mampu meningkatkan daya lihat mata dan menghambat pertumbuhan tumor. Manfaat ini tentu bisa Anda dapatkan terus menerus jika makan nasi merah setiap hari.

Sebuah penelitian dari Jepang terbitan Asian-Australasian Journal of Animal Sciences menemukan kandungan antioksidan flavonoid nasi merah lebih tinggi dari nasi cokelat, sehingga kerjanya juga lebih efektif untuk melawan efek radikal bebas dalam tubuh.

Oleh karena itulah nasi merah punya banyak sekali manfaat untuk kesehatan seperti:

  • Menurunkan kolesterol
  • Memunculkan rasa kenyang yang lebih lama
  • Mencegah pembentukan gumpalan darah
  • Mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2

Melihat dari manfaat dan nutrisinya nasi merah termasuk makanan sehat yang bisa jadi sumber karbohidrat alternatif selain nasi putih.

Apakah sehat makan nasi merah setiap hari?

Jika sebagian besar zat gizi dalam nasi merah sangat baik untuk tubuh, lantas bolehkah dimakan setiap hari? Jawabannya tentu saja boleh. Tidak ada masalah jika Anda menjadikan nasi merah sebagai pengganti nasi putih setiap hari.

Makan nasi merah bisa jadi pilihan yang baik untuk memasok beragam vitamin, mineral, dan antioksidan untuk tubuh setiap hari. Anda bisa melengkapi hidangan nasi merah dengan berbagai sumber nutrisi lain seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral dari sayuran hijau, telur, daging atau unggas, dan kacang-kacangan.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bumbu dan rempah seperti kunyit, cabai, atau jintan untuk memperkaya rasa nasi merah yang tawar tanpa menambah kalori.

Namun ingat: karena nasi merah mengandung banyak serat, jangan lupa imbangi dengan banyak minum air. Minum air 8 putih gelas per hari untuk membantu melancarkan sistem pencernaan sehingga Anda tidak akan mengalami sembelit hingga kembung.

Anda juga tetap perlu rajin berolahraga agar pencernaan dan tubuh tetap sehat. Pasalnya serat yang berlebih membuat usus menjadi lebih ber-gas sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Alternatif lainnya, Anda bisa mencampur nasi merah dan nasi putih setiap hari untuk jadi menu makan sehat harian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Selain menjalani perawatan, pasien gagal ginjal ternyata juga perlu melakukan diet khusus. Apa saja hal yang perlu dipersiapkan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Ginjal 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
beras merah lebih sehat

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Makanan setelah operasi

Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit