Terapi Ultrasound Tidak Hanya untuk Kecantikan, Tapi Bisa Kurangi Sel Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/01/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Terapi ultrasound telah lama digunakan untuk merangsang jaringan tubuh yang sudah mengalami kerusakan. Umumnya, terapi ultrasound dipakai dalam dunia kecantikan, tetapi ternyata metode ini juga disebut-sebut cukup efektif menghancurkan sel kanker di tubuh. Bagaimana penjelasannya?

Apakah terapi ultrasound efektif menghancurkan sel kanker?

imunoterapi untuk kanker

Pada awal tahun 2020, American Institute of Physics mengungkapkan bahwa penggunaan ultrasound dengan frekuensi yang benar dapat menghancurkan sel kanker. 

Normalnya, terapi ultrasound atau USG memakai sinar dengan tingkat cahaya yang tinggi untuk menghancurkan sel kanker. Akan tetapi, ternyata paparan panas yang terlalu tinggi dari cahaya terapi tersebut dapat tidak hanya merusak sel kanker saja, melainkan juga sel sehat yang baik untuk tubuh. 

Maka itu, metode ini masih belum dipercaya efektif dapat menghilangkan sel kanker tanpa menimbulkan efek samping bagi tubuh. 

Akhirnya, para peneliti dari California Institute of Technology and City of Hope Beckman Institute berusaha mengembangkan terapi ultrasound intensitas rendah.

Cara ini dinilai cukup aman karena dapat mengurangi sel kanker tanpa menghancurkan sel-sel yang sehat dari tubuh. 

Terapi ultrasound dari Caltech ini dapat dipakai dengan mengurangi intensitas dan menyamakan frekuensi alat dengan sel kanker. Hasilnya, beberapa jenis sel kanker berkurang tanpa merusak sel darah yang tidak terkontaminasi. 

kanker

Penemuan ini pertama kali dilakukan ketika para peneliti mencoba mengembangkan teori oncotripsy, yaitu menetapkan frekuensi tertentu bisa menghancurkan sel.

Teori ini juga digunakan seperti seorang penyanyi yang dapat memecahkan gelas ketika bernyanyi dengan nada tertentu. Menurut mereka, dengan mengatur frekuensi pada alat ultrasound, terdapat perbedaan respons dari sel kanker dan sel sehat.

Walaupun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, bagaimana cara yang tepat dan apakah terdapat efek samping yang dapat muncul dari terapi ini. 

HIFU, ultrasound yang dapat menghancurkan sel kanker prostat

stadium kanker prostat

Selain penemuan oleh Caltech yang menyatakan bahwa terapi ultrasound dengan intensitas rendah dan frekuensi yang tepat dapat menghancurkan sel kanker, ternyata terdapat terapi lainnya. 

HIFU atau high intensity focused ultrasound merupakan kebalikan dari temuan Caltech. Menurut Cancer Research UK, terapi ultrasound  ini menggunakan frekuensi tinggi untuk menghancurkan sel kanker. 

HIFU tidak dapat menembus tulang padat atau udara, sehingga tidak dapat digunakan untuk semua jenis perawatan kanker. 

Maka itu, HIFU lebih sering digunakan dalam pengobatan kanker prostat. Hal ini dikarenakan prostat berada dalam pelvis. 

Pada saat terapi dilakukan, dokter akan memasukkan probe ultrasonik lewat anus karena sinar lebih akurat mengarah ke prostat. Tentu saja pada saat proses ini berlangsung Anda akan diberikan obat bius. 

faktor risiko kanker prostat

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa terapi ultrasound ini aman untuk menghancurkan sel kanker prostat. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lainnya untuk melihat apakah HIFU sama efektifnya dengan metode lainnya. 

Metode ini biasanya akan ditawarkan oleh dokter sebagai pengganti operasi atau radioterapi

Sejauh ini, HIFU hanya menimbulkan efek samping pada beberapa pasien. Umumnya, Anda akan merasakan efek samping yang tidak begitu parah setelah HIFU dilakukan, seperti:

  • Rasa nyeri dan tidak nyaman pada daerah belakang
  • Lebih sering buang air kecil yang bisa dikategorikan sebagai kebocoran urine
  • Mengalami ereksi setelah perawatan

Apabila Anda merasa khawatir efek samping ini tidak kunjung reda dan rasa sakit yang dialami cukup parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan. 

Terapi ultrasound mungkin hanya berlaku untuk menghancurkan jenis kanker tertentu. Oleh karena itu, selalu tanyakan kepada dokter jenis terapi apa yang kira-kira cocok dengan penyakit Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

Pasien kanker adalah salah satu kelompok orang yang cukup berisiko terinfeksi Coronavirus. Lantas, bagaimana perawatan kanker selama wabah COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 26/03/2020 . 6 menit baca

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Pertumbuhan sel kanker dari ginjal tergolong cepat, pengobatan harus segera dilakukan jika sudah terdiagnosis. Simak berbagai pilihan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Manfaat Kedekatan Ibu dan Anak: Bisa Terhindar dari Risiko Kekerasan Hubungan

Kedekatan antara ibu dan anak tentu bisa memberi manfaat pada kesehatan mental mereka. Bahkan, anak bisa juga terhindar dari hubungan abusive nantinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 25/02/2020 . 4 menit baca

Obat Kuat Bisa Mengganggu Penglihatan Bila Diminum Sembarangan

Obat kuat bisa memicu efek samping beragam, mulai dari sakit kepala, sakit perut, hingga mengganggu penglihatan dan membuat Anda melihat warna kebiruan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 24/02/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
wangi mengingatkan kenangan

Wangi Tertentu Ternyata Dapat Mengembalikan Ingatan Masa Lalu, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 4 menit baca
pewarna rambut kanker payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . 5 menit baca
susu murni mencegah obesitas

Dibanding Susu Rendah Lemak, Susu Murni Lebih Ampuh Mencegah Obesitas pada Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca