home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Operasi Mohs

Operasi Mohs

Operasi menjadi salah satu pilihan pengobatan untuk mengatasi kanker. Pada kasus kanker kulit, salah satu pengobatan pilihan adalah operasi Mohs. Penasaran seperti apa prosedur pengobatannya? Ketahui lebih jelas mengenai pengobatan tersebut dengan membaca ulasan berikut ini.

Definisi operasi Mohs

Apa itu operasi Mohs?

Operasi Mohs merupakan salah satu teknik pembedahan presisi untuk mengobati kanker kulit. Melalui operasi ini, lapisan tipis kulit yang mengandung sel kanker secara bertahap akan diangkat dan diperiksa sampai jaringan kulit tersebut bebas dari sisa sel kanker.

Pengobatan ini dikenal juga dengan sebutan bedah mikrografik Mohs. Tujuan dari operasi ini adalah untuk mengangkat sebanyak mungkin sel kanker pada kulit, dan sebisa mungkin menimbulkan sedikit kerusakan pada jaringan kulit sehat di sekitarnya.

Dengan begitu, operasi ini memungkinkan pasien sembuh dari kanker dan mengurangi kebutuhan perawatan kanker lainnya, seperti kemoterapi atau radioterapi.

Kapan saya perlu menjalani operasi Mohs?

Dokter menggunakan prosedur medis ini untuk mengobati berbagai jenis kanker kulit, seperti karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa, serta jenis melanoma lainnya.

Menurut laman Mayo Clinic, ada beberapa kondisi yang membuat Anda perlu menjalani operasi pada kulit ini seperti di bawah ini.

  • Memiliki risiko tinggi untuk kambuh kembali atau justru kondisi kambuh setelah sebelumnya diobati.
  • Kanker terletak di area yang perlu dipertahankan sebanyak mungkin jaringan sehatnya, seperti sekitar mata, telinga, hidung, mulut, tangan, kaki, dan alat kelamin.
  • Sel kanker yang menyerang kulit memiliki batasan yang sulit ditentukan.
  • Penyakit kanker bersifat agresif atau menimbulkan tumor yang berukuran besar.

Peringatan sebelum operasi mohs

Dokter dan pasien wanita muslim

Sebelum Anda menjalani tindakan medis ini, penting untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Beri tahu dokter mengenai kondisi kesehatan Anda, terutama jika punya penyakit di luar kanker.

Selain itu, beri tahu juga obat-obatan yang biasanya Anda gunakan sekaligus alergi terhadap kandungan obat tertentu jika Anda memilikinya.

Prosedur bedas Mohs memang cukup menantang. Namun kebanyakan dermatologis (dokter kulit) dapat melakukan bedah ini, bahkan beberapa di antaranya mengikuti pelatihan khusus. Sebab, bedah Mohs amat membutuhkan ketelitian yang presisi guna memastikan sel kanker pada kulit terangkat.

Proses operasi mohs

operasi bahu

Bagaimana persiapan sebelum menjalani operasi mohs?

Tim bedah akan meminta Anda melakukan beberapa persiapan sebelum menjalani operasi meliputi hal-hal berikut ini.

  • Berhenti minum obat tertentu. Beri tahu dokter bedah Anda tentang obat atau suplemen apa pun yang Anda gunakan, termasuk obat pengencer darah. Beberapa suplemen dapat menyebabkan perdarahan pasca-operasi. Jika dokter memberi lampu hijau pada jenis obat tertentu, Anda boleh terus mengonsumsinya.
  • Kenakan pakaian yang nyaman. Tergantung lokasi tumor, namun pakaian yang nyaman bisa membantu Anda menjalani prosedur dengan nyaman. Anda bisa juga diminta mengganti pakaian khusus operasi.
  • Minta seseorang untuk menemani atau bawa sesuatu untuk menemani Anda menjalani operasi ini. Sebab Anda mungkin butuh seseorang untuk membantu Anda usai operasi atau menemani Anda menghabiskan waktu selama proses operasi berlangsung.
  • Luangkan waktu sehari penuh untuk menjalani operasi ini.

Bagaimana proses operasi Mohs?

Pembedahan Mohs dilakukan secara rawat jalan di ruang operasi atau ruang prosedur yang dekat dengan laboratorium sehingga memungkinkan ahli bedah untuk memeriksa jaringan setelah diangkat.

Dalam kebanyakan kasus, prosedur ini dapat berlangsung berjam-jam. Akan tetapi, sulit untuk mengetahui seberapa luas tumor kulit hanya dengan melihat permukaannya, maka pengobatan bisa berlangsung seharian.

Lebih jelasnya, berikut langkah-langkah yang biasanya Anda alami selama prosedur.

  • Mengganti pakaian bedah jika memang dibutuhkan, terutama bila area tumor berada di kulit yang tertutupi pakaian.
  • Ahli bedah akan membersihkan area yang akan dioperasi, menyuntikkan anestesi lokal, dan menandainya.
  • Setelah anestesi mulai bekerja, ahli bedah Anda menggunakan pisau bedah untuk mengangkat bagian kanker yang terlihat bersamaan dengan jaringan di bawahnya sedikit lebih besar dari tumor yang terlihat.
  • Perban sementara ditempatkan pada sayatan tersebut dan proses ini memakan waktu hanya beberapa menit.
  • Dokter bedah akan membawa jaringan ini ke laboratorium untuk dianalisis. Proses inilah yang memakan waktu cukup lama.
  • Sementara Anda menunggu, ahli bedah akan memotong sampel jaringan menjadi beberapa bagian dan memeriksanya dengan mikroskop.
  • Kemudian, dokter bedah Anda sangat berhati-hati melacak tempat yang tepat di mana setiap potongan jaringan diambil dengan membuat peta. Dengan begitu, jika area kecil kanker ditemukan di salah satu jaringan, ahli bedah tahu persis area yang harus dioperasi.
  • Jika kanker tetap ada, operasi Mohs Anda akan dilanjutkan. Dokter bedah akan mengangkat lapisan jaringan tambahan dari daerah yang terkena, dan berhati-hati untuk menghilangkan jaringan yang mengandung kanker sambil membiarkan sebanyak mungkin jaringan sehat tetap utuh.
  • Sekali lagi, Anda akan menunggu sementara ahli bedah memeriksa jaringan di laboratorium. Oleh karena itu Anda bisa membawa buku atau apapun yang bisa menemani Anda selama proses bedah berlangsung.

Proses ini diulang sampai sampel jaringan terakhir yang diambil bebas dari kanker. Anestesi lokal akan diberikan kembali sesuai kebutuhan.

Apa yang peru saya lakukan setelah menjalani operasi mohs?

Setelah semua kanker diangkat, Anda dan ahli bedah dapat memilih cara untuk merawat luka bekas sayatan. Tergantung pada luasnya luka bekas operasi, berikut beberapa pilihan yang bisa diambil:

  • membiarkan luka sembuh dengan sendirinya,
  • menggunakan jahitan untuk menutup luka,
  • menggunakan kulit dari area yang berdekatan (skin flap) untuk menutupi luka, atau
  • menggunakan cangkok kulit dari bagian tubuh lain, seperti di belakang telinga, untuk menutupi luka.

Jika area pembedahan luas atau kompleks, ahli bedah Anda mungkin menutup luka Anda untuk sementara dan kemudian merujuk Anda ke ahli bedah lain untuk operasi rekonstruktif atau bedah plastik guna memperbaiki luka.

Hasil operasi Mohs

delirium adalah

Salah satu keuntungan dari prosedur ini adalah Anda langsung mengetahui hasilnya. Meski begitu, ahli bedah mungkin merekomendasikan kunjungan kembali untuk membicarakan perawatan lanjut atau merujuk ke dokter untuk memantau pemulihan luka operasi agar sembuh dengan benar.

Dokter kanker biasanya akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan kulit setidaknya sekali atau dua kali setahun, untuk memantau kanker kulit tidak kembali kambuh.

Komplikasi operasi mohs

Cara mengatasi luka robek atau vulnus laceratum

Sama seperti pengobatan kanker lainnya, prosedur pembedahan ini juga bisa menimbulkan efek samping seperti di bawah ini.

  • Perdarahan
  • Nyeri pada bekas operasi
  • Infeksi

Pada kasus jarang terjadi, perawatan kanker kulit ini juga bisa menimbulkan komplikasi.

  • Mati rasa sementara atau permanen di area bedah. Kondisi ini bisa terjadi jika ujung saraf ikut terpotong saat operasi pengangkatan jaringan.
  • Kelemahan semantara atau permanen pada area bedah, jika tumor berukuran besar dan membuat saraf maupun otot sekitarnya terputus.
  • Gatal atau nyeri serta menimbulkan keloid pada area bekas operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mohs Surgery – The Skin Cancer Foundation. (2021). Retrieved 21 July 2021, from https://www.skincancer.org/treatment-resources/mohs-surgery/

Mohs surgery – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 21 July 2021, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/mohs-surgery/about/pac-20385222

What is Mohs surgery?. (2021). Retrieved 21 July 2021, from https://www.aad.org/public/diseases/skin-cancer/types/common/melanoma/mohs-surgery

Skin cancer – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 21 July 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/symptoms-causes/syc-20377605.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 06/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.