Apa itu sindrom nefrotik?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sindrom nefrotik?

Sindrom nefrotik adalah kelainan yang terjadi ketika ginjal mengeluarkan terlalu banyak protein dalam urin yang keluar dari dalam tubuh. Setiap ginjal di dalam tubuh manusia mengandung 1 juta saringan untuk membersihkan darah yang mengandung limbah metabolik.

Ginjal yang sehat akan menyimpan zat penting bernama protein di dalam darah. Tubuh memerlukan protein untuk tumbuh dan memperbaiki diri sendiri.

Dengan sindrom ini, ginjal membuang protein bersamaan dengan limbah metabolik saat buang air kecil. Sindrom nefrotik menyebabkan pembengkakan (edema), terutama pada kaki dan pergelangan kaki serta meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Seberapa umum sindrom nefrotik?

Penyakit ini dapat muncul pada semua orang, tidak pandang usia. Pasalnya, setiap usia orang membutuhkan protein untuk hidup. Namun, anak-anak paling sering terkena penyakit ini.

Ada banyak jenis protein dan tubuh manusia pada dasarnya menggunakan protein untuk fungsi tertentu. Salah satu fungsi protein antara lain untuk membangun tulang, otot, jaringan lain, serta melawan infeksi dalam tubuh.

Lalu, ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik, ginjal akan membiarkan protein yang disebut albumin melewati penyaring masuk ke air kencing Anda.

Ketika Anda tidak memiliki cukup protein albumin di dalam darah Anda, cairan dapat menumpuk dan menyebabkan pembengkakan di kaki, kaki, dan pergelangan kaki Anda.

Selain protein, Anda perlu kolesterol juga di dalam tubuh. Sebetulnya tubuh Anda membuat sudah bisa menghasilkan kolesterol yang dibutuhkan, tetapi Anda juga dapat memenuhi kebutuhan kolesterol lewat makanan yang Anda makan.

Ketika terlalu banyak kolesterol dalam darah Anda, kolesterol bisa menempel bersama dan menumpuk di dalam pembuluh darah dan arteri Anda. Ini membuat jantung Anda lebih sulit memompa darah, dan dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Anda dapat membatasi peluang terkena penyakit dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasikanlah kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom nefrotik?

Sindrom nefrotik biasanya tidak memicu gejala seperti sakit dan nyeri di sekujur tubuh Anda,  tapi volume air di dalam tubuh menyebabkan stres dan rasa tidak nyaman. Selain itu, Anda mungkin memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi karena kerusakan ginjal.

Anda mungkin tidak tahu bahwa Anda memiliki sindrom nefrotik sampai Anda menjalani tes darah dan urin rutin di rumah sakit. Hasil tes Anda juga dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki terlalu banyak protein dalam urin atau bahkan tidak cukup protein  di dalam darah Anda. dalam tes pemeriksaan nantinya dokter juga dapat menunjukkan bahwa kadar kolesterol dan trigliserida Anda terlalu tinggi. Gejala sindrom nefrotik dapat meliputi:

  • Pembengkakan di kaki, kaki, pergelangan kaki, dan terkadang bisa sampai ke wajah dan tangan
  • Kenaikan berat badan yang signifikan
  • Tubuh merasa sangat lelah
  • Air kencing keluar berbusa atau berbuih
  • Tidak merasa lapar

Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, atau jika Anda memiliki tes darah yang menunjukkan kadar kolesterol dan trigliserida Anda terlalu tinggi, bicarakan dengan dokter Anda (dokter, perawat, atau asisten dokter) tentang memeriksa kesehatan ginjal Anda. Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Penyebab

Apa penyebab sindrom nefrotik?

Sindrom nefrotik biasanya karena kerusakan pada pembuluh darah kecil pada ginjal (glomerulus). Glomerulus menyaring darah ketika darah mengalir melalui ginjal.

Glomerulus yang sehat menyimpan protein darah (terutama albumin – zat yang berguna untuk mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh) dan menyaring limbah metabolik di dalam urin yang keluar dari dalam tubuh. Jika rusak, glomerulus tidak dapat menahan protein darah yang tersaring keluar dari dalam tubuh, mengakibatkan sindrom nefrotik.

Berbagai masalah ginjal ini mungkin mengakibatkan sindrom nefrotik, paling umum adalah radang ginjal yang disebut glomerulonefritis. Selain itu, diabetes adalah salah satu penyebab sindrom nefrotik.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom nefrotik?

  • Mengalami penyakit macam diabetes, lupus, powder degenerative, luka pada glomeruli, dan penyakit ginjal lainnya.
  • Beberapa jenis obat dapat menyebabkan sindrom nefrotik, misalnya obat anti radang nonsteroid dan antibiotik.
  • Beberapa infeksi meningkatkan risiko sindrom nefrotik termasuk: infeksi tenggorokan streptokokus, HIV, hepatitis B, hepatitis C, dan malaria.

Komplikasi sindrom nefrotik

Sindrom nefrotik dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain di tubuh Anda. Selain membuat tubuh Anda kehilangan protein melalui urin Anda, protein juga bisa berkurang di dalam darah Anda.

Hasilnya, tubuh Anda dapat mulai memiliki masalah lain, seperti gumpalan darah dan infeksi. Komplikasi lain yang dapat disebabkan oleh sindrom nefrotik meliputi:

Penyakit anemia

Penyakit anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah Anda lebih rendah dari jumlah normal. Anemia juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Penyakit jantung

Penyakit jantung, yang juga dikenal dengan istilah penyakit kardiovaskuler, adalah berbagai kondisi di mana terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi

Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Gagal ginjal / ESRD

Penyakit ginjal adalah gangguan yang terjadi pada ginjal. Ginjal adalah dua organ yang terletak di rongga perut Anda di kedua sisi tulang belakang di tengah punggung Anda, tepat di atas pinggang.

Ketika ginjal menjadi rusak, produk-produk limbah dan cairan dapat menumpuk dalam tubuh, menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki Anda, muntah, kelemahan, kurang tidur, dan sesak napas.

Penyakit ginjal dapat dipicu oleh berbagai masalah kesehatan lainnya, misalnya tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes. Ini artinya, orang yang memiliki kedua penyakit tersebut berisiko tinggi terkena penyakit ginjal.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sindrom nefrotik?

Pengobatan yang akan dokter lakukan umumnya tergantung dari hal penyebab sindrom nefrotik yang Anda alami. Beberapa obat-obatan yang bisa Anda konsumsi untuk menangani kondisi ini antara lain:

  • Obat tekanan darah, atau biasa disebut ACE inhibitor dan ARB, gunanya untuk menahan tekanan di glomeruli Anda dan menurunkan jumlah protein dalam urin Anda.
  • Obat diuretik atau pil air, untuk mengurangi pembengkakan di bagian tubuh yang membesar
  • Obat penurun kolesterol
  • Obat pengencer darah, atau antikoagulan, untuk membuat pembekuan darah kurang mungkin
  • Obat-obatan yang mematikan sistem kekebalan Anda, seperti kortikosteroid
  • Anda mungkin perlu mengurangi garam untuk mengurangi pembengkakan. Dokter Anda mungkin juga menyarankan Anda makan diet rendah lemak jenuh dan kolesterol.

Jika sindrom nefrotik Anda tidak membaik dengan perawatan obat di atas, kemungkinan Anda perlu tes dan pemeriksaan lainnya. Gejala biasanya mulai membaik dalam 2-3 minggu setelah memulai pengobatan dengan diet dan obat. Beberapa orang mungkin memerlukan obat-obatan yang berbeda seperti obat imunosupresif, prednisone, dan cyclophosphamide untuk membantu mengobati kondisi ini.

Karena orang yang terkena sindrom nefrotik cenderung memiliki penggumpalan darah di dalam kaki, pasien harus mendapatkan perawatan ekstra. Dokter dapat membantu memberikan obat antikoagulan untuk mencegah penggumpalan darah.

Obat-obatan lain seperti angiotensin yang mengubah penghambat enzim dapat berguna untuk mengurangi protein dan tekanan darah. Obat penurun kolesterol seperti statin  juga sering digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol pada sindrom nefrotik.

Apa saja tes yang paling umum dilakukan untuk sindrom nefrotik?

Dokter akan mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala seperti pergelangan kaki, kaki atau bahkan wajah yang membengkak. Dokter akan melihat kadar protein yang tinggi dalam tes urin. Tes darah akan dilakukan untuk menilai fungsi ginjal. Dalam beberapa kasus, biopsi ginjal mungkin dilakukan untuk menentukan penyebab sindrom nefrotik. Dalam biopsi, sepotong kecil jaringan diambil dari dalam ginjal dan dipelajari di dalam laboratorium.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom nefrotik?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi sindromnefrotik:

● Makan makanan rendah lemak dan garam.
● Tanyakan dokter tentang jumlah protein yang Anda harus makan dan air yang harus Anda minum setiap hari.
● Jangan terlalu sering berbaring dan bekerjalah secara aktif untuk membuang air dan mencegah penggumpalan.
● Minum obat sesuai petunjuk dokter, jangan berhenti sesuai keinginan sendiri.

Pencegahan

Panduan untuk mencegah risiko penyakit atau gangguan pada ginjal:

Satu-satunya cara untuk mencegah sindrom nefrotik adalah dengan mengendalikan kondisi yang bisa menyebabkan gangguan pada ginjal muncul.

Jika Anda memiliki penyakit yang berhubungan dengan ginjal atau tidak, segera bicarakan dengan dokter untuk mengetahui pencegahan dan cara mengendalikan penyakit Anda. Sehingga nantinya kerusakan ginjal bisa terhindar.  

Anda juga bisa meminta dokter untuk mengambil tes tentang kesehatan ginjal. Tidak lupa juga, selalu minum obat sesuai resep, dosis dan ketentuan yang telah diatur oleh dokter. Berikut adalah beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kondisi sindrom nefrotik:

  • Konsumsilah makanan yang sehat. Perbanyaklah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan purin, seperti jeroan. Makanan yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi ginjal.
  • Anda dapat menerapkan diet DASH yang bertujuan untuk mencegah atau menurunkan tekanan darah bila Anda mengalami hipertensi. Diet DASH menekankan pengurangan konsumsi lemak jenuh dan kolesterol, untuk digantikan dengan sumber protein, serat, serat vitamin dan mineral yang lebih banyak.
  • Bila Anda ingin mengonsumsi susu, keju atau produk sejenisnya, pilihlah yang rendah lemak.
  • Batasi asupan garam tidak melebihi 1 sendok teh, gula maksimal 4 sendok makan, dan lemak maksimal 5 sendok makan.

Panduan perubahan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit ginjal

Penyakit ginjal dapat terjadi pada orang yang memiliki ginjal sehat atau pada seseorang yang sudah memiliki masalah ginjal sebelumnya. Anak-anak pun juga dapat terkena penyakit ginjal. Meski pada anak-anak, penyakit ginjal lebih disebabkan oleh kelainan ginjal bawaan atau kerusakan saluran kemih saat lahir.

Maka selain mulai menyusun menu makanan harian yang lebih sehat dan bergizi, beberapa perubahan gaya hidu sederhana berikut ini juga dapat membantu Anda dan sekeluarga mencegah penyakit ginjal.

  • Hindarilah faktor-faktor yang dapat mencetuskan munculnya penyakit yang dapat membuat Anda mudah terkena penyakit ginjal, seperti diabetes dan hipertensi.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi cairan yang cukup. Konsumsilah setidaknya 2 liter air per hari. Ingat, cairan tidak hanya bisa Anda dapatkan dari minuman saja, namun juga makanan seperti sup dan sayur serta buah-buahan segar yang mengandung banyak air.
  • Bila Anda termasuk aktif berolahraga, cukupi kebutuhan cairan dalam jumlah yang lebih banyak.
  • Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga dapat menjaga berat badan anda stabil dan menurunkan tekanan darah anda.
  • Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obatan dan suplemen. Beberapa suplemen mengandung asam amino tinggi yang dapat mengganggu kerja ginjal. Bila anda ingin mengonsumsi suplemen, konsumsilah sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan. Pastikan pula obat-obatan yang Anda minum aman. Terutama bila Anda meminum obat herbal apalagi yang berupa racikan, pastikan obat tersebut terdaftar di BPOM.
  • Hindari rokok karena dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah anda. Tekanan darah yang meningkat dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal.
  • Hindari stress dengan melakukan hal-hal yang dapat membuat Anda senang, seperti berolahraga, melakukan yoga, mendengarkan musik atau bahkan mengobrol dengan teman.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 24, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca